Gorontalopost.co.id, GORONTALO –- Kebakaran hebat melanda Gudang Safi Jaya Meubel di Desa Hutabohu, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo, Jumat (31/7/2026) malam. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 20.45 Wita itu menghanguskan bangunan gudang beserta seluruh isinya. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Gorontalo, Udin M.N. Pango, SE., M.Si, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas piket UPTD Damkar Kabupaten Gorontalo dari seorang warga bernama Anty melalui sambungan telepon.
“Begitu menerima laporan pada pukul 20.45 Wita, petugas langsung bergerak menuju lokasi satu menit kemudian dan tiba untuk melakukan penanganan pada pukul 20.52 Wita,” ujarnya.
Setibanya di lokasi, personel pemadam segera melakukan upaya pemadaman, melokalisir kobaran api agar tidak merembet ke bangunan lain, hingga melakukan proses pendinginan. Penanganan berlangsung selama lebih dari dua jam dan dinyatakan selesai pada pukul 23.21 Wita.

Berdasarkan keterangan pemilik usaha, Erni Puhi (49), aktivitas produksi dan penjualan meubel pada hari itu berjalan normal hingga pukul 17.00 Wita. Sebelum meninggalkan lokasi, seluruh karyawan telah memastikan aliran listrik dalam keadaan mati.
Namun sekitar pukul 20.40 Wita, salah seorang karyawan yang masih berada di sekitar gudang menghubungi Erni Puhi dan mengabarkan bahwa gudang telah terbakar. Melihat api yang semakin membesar dan tidak dapat dipadamkan secara mandiri, warga di sekitar lokasi segera menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Dalam operasi pemadaman, UPTD Damkar Kabupaten Gorontalo mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran yang dibantu satu unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Provinsi Gorontalo serta satu unit mobil Karhutla Samapta Polda Gorontalo. Sebanyak 10 personel Regu Brama diterjunkan ke lokasi.
Operasi pemadaman juga mendapat dukungan dari unsur TNI, Polri, PLN, serta masyarakat sekitar. Sedikitnya 8.000 liter air digunakan untuk menjinakkan kobaran api hingga kondisi dinyatakan aman dan terkendali.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui dan masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Sementara itu, kerugian material berupa bangunan gudang beserta seluruh isinya masih dalam proses pendataan, namun diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Komandan Operasi, Farid Taha, S.Pd, memastikan seluruh personel, armada, dan peralatan dalam kondisi baik setelah operasi pemadaman selesai. Pihak UPTD Damkar Kabupaten Gorontalo juga mengingatkan masyarakat agar segera menghubungi layanan pemadam kebakaran apabila menemukan tanda-tanda kebakaran. Seluruh layanan pemadaman maupun penyelamatan diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya. (roy)












Discussion about this post