logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Headline

Oknum Mantri Bank di Pohuwato Tipu Puluhan Nasabah, Uang Rp 1 M Digondol! Digunakan Trading Crypto

Lukman Husain by Lukman Husain
Friday, 18 September 2026
in Headline
0
Oknum Mantri Bank di Pohuwato Tipu Puluhan Nasabah, Uang Rp 1 M Digondol! Digunakan Trading Crypto

DS oknum mantri salah satu bank pemerintah pada unit Randangan, saat menjalani proses pelimpahan berkas dari penyidik Polda ke Jaksa Penuntut untuk proses persidangan, Kamis (17/9). (Foto: Natharahman/Gorontalo Post)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

gorontalopost.co.id— Penanganan kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana yang menjerat DS, mantri atau petugas kredit salah satu bank milik pemerintah (BUMN), pada unit Randangan, Kabupaten Pohuwato, memasuki tahap penuntutan. Setelah berkas perkaranya dinyatakan lengkap atau P-21, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Gorontalo segera menyerahkan tersangka dan barang bukti kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Pohuwato. Pelimpahan tersebut dijadwalkan berlangsung Kamis (17/9), setelah penyidik berkoordinasi dengan jaksa penuntut umum. DS sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara yang menyeret 24 nasabah dengan nilai kerugian yang ditaksir mencapai Rp1.029.490.908.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Gorontalo, Kombes Pol. Maruly Pardede, membenarkan bahwa proses penyidikan terhadap perkara tersebut telah rampung. Menurutnya, kelengkapan berkas perkara menandai dimulainya tahapan berikutnya, yakni proses penuntutan oleh kejaksaan. “Alhamdulillah penyidik menjawab keluhan-keluhan dari masyarakat khususnya para nasabah yang meminta keadilan dan tersangka atas DS segera dilimpahkan ke kejaksaan untuk dilanjutkan ke persidangan,” katanya.

Kasus ini sebelumnya mencuat setelah DS ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan pada 26 Juni 2026. Dalam proses penyidikan, polisi menemukan dugaan penyimpangan yang dilakukan tersangka saat menjalankan tugas sebagai mantri bank unit Randangan Cabang Marisa. Berdasarkan hasil penyidikan, terdapat sejumlah modus yang diduga dilakukan DS. Salah satunya adalah menarik dana dari rekening nasabah tanpa seizin pemilik rekening. Dalam salah satu kasus, saldo rekening seorang nasabah disebut berkurang hingga Rp148 juta. Dana tersebut diduga digunakan tersangka untuk aktivitas perdagangan aset kripto atau trading crypto.

Selain penarikan dana dari rekening, penyidik juga mengungkap dugaan penggelapan uang setoran angsuran dan pelunasan kredit dari para nasabah. Uang yang diserahkan kepada tersangka disebut tidak seluruhnya disetorkan ke bank, meski nasabah memperoleh bukti berupa slip atau struk penerimaan setoran. Menurut Maruly, posisi DS sebagai mantri membuat tersangka memiliki akses langsung kepada nasabah, termasuk melakukan penagihan dan menerima setoran di wilayah kerja yang relatif jauh dari kantor unit bank. “Modus operandinya tersangka DS melakukan pencatatan palsu, karena jabatannya sebagai seorang mantri yang tugasnya mengkolektif dana-dana yang akan disetorkan oleh masyarakat. Tersangka datang ke rumah para nasabah, kemudian dana tersebut dititipkan, tapi yang seharusnya dana ini disetorkan ke bank, sama yang bersangkutan tidak disetorkan ke bank,” jelas Maruly.

Related Post

Jokowi Pamerkan Ijazah di Pengadilan, Roy Suryo Tertawa: “Palsu Kok!”

Wagub Idah Syahidah RH Apresiasi Hadirnya Layanan Samsat di Pasar Murah

Lama Profesor

Diadukan ke Kemendagri, Adhan: Ada yang Tidak Sesuai Fakta

Polisi menduga uang yang telah diterima dari nasabah tidak dimasukkan ke dalam sistem pencatatan keuangan bank. Namun, sebagai bukti kepada nasabah, tersangka tetap memberikan struk yang seolah-olah menunjukkan bahwa setoran telah diterima dan disetorkan. “Kemudian, tidak disetorkan ke bank tapi tetap diberikan struk bahwa itu sudah disetorkan ke bank. Makanya barang bukti yang dihadirkan di sini, dengan modus operandinya itu adalah beberapa struk palsu dan satu struk asli penarikan rekening,” lanjutnya.

Dugaan perbuatan tersebut berlangsung pada Maret hingga Mei 2026. Penyidik menduga tersangka memanfaatkan kondisi wilayah kerja sebagai mantri yang mencakup sejumlah desa dengan jarak cukup jauh dari kantor BRI Unit Randangan, sehingga aktivitasnya tidak selalu dapat dipantau secara langsung. Atas perbuatannya, DS dijerat Pasal 49 ayat (1) huruf A dan huruf B Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan.

Ketentuan tersebut memuat ancaman pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 15 tahun, serta denda paling sedikit Rp10 miliar dan paling banyak Rp200 miliar. Dengan dinyatakannya berkas perkara lengkap dan dilanjutkan dengan penyerahan tersangka serta barang bukti kepada kejaksaan, proses hukum terhadap DS selanjutnya berada pada tahap penuntutan.

Di sisi lain, Polda Gorontalo masih membuka kemungkinan adanya korban lain yang belum masuk dalam pendataan penyidik. Maruly meminta masyarakat yang merasa pernah menyerahkan uang kepada DS untuk kepentingan setoran kredit, namun menduga dana tersebut tidak disetorkan ke bank, segera menyampaikan laporan kepada penyidik.
Masyarakat juga diminta melapor apabila menemukan adanya transaksi penarikan rekening yang tidak pernah dilakukan atau tidak diketahui oleh pemilik rekening. “Silakan melaporkan bahwa apa yang selama ini mungkin dititipkan kepada pelaku DS untuk setoran, ternyata mungkin bisa jadi tidak disetorkan oleh pelaku di bank BRI, ataupun ada yang memang rekeningnya ternyata tiba-tiba berkurang, silakan dilaporkan, diinfokan ke penyidik Ditreskrimsus Polda Gorontalo untuk didalami,” pungkas Maruly.(tha)

Tags: Bank BUMNDireskrumum Polda GorontaloMantri Bankpohuwatopolda gorontaloUnit Randangan

Related Posts

Lama Profesor

Friday, 6 November 2026
Wagub Idah Syahidah RH Apresiasi Hadirnya Layanan Samsat di Pasar Murah

Wagub Idah Syahidah RH Apresiasi Hadirnya Layanan Samsat di Pasar Murah

Friday, 6 November 2026
Jokowi Pamerkan Ijazah di Pengadilan, Roy Suryo Tertawa: “Palsu Kok!”

Jokowi Pamerkan Ijazah di Pengadilan, Roy Suryo Tertawa: “Palsu Kok!”

Friday, 6 November 2026
Diadukan ke Kemendagri, Adhan: Ada yang Tidak Sesuai Fakta

Diadukan ke Kemendagri, Adhan: Ada yang Tidak Sesuai Fakta

Tuesday, 3 November 2026
Wagub Idah Syahidah RH Tutup Kemah Satya Tunas di Kabupaten Gorontalo

Wagub Idah Syahidah RH Tutup Kemah Satya Tunas di Kabupaten Gorontalo

Monday, 2 November 2026
Dugaan Korupsi Video Wall, Giliran HHN Ditahan Kejati

Dugaan Korupsi Video Wall, Giliran HHN Ditahan Kejati

Monday, 2 November 2026
Next Post
Pemkot Gorontalo Bidik SAKIP BB, Wawali Minta OPD Buktikan Dampak Program

Pemkot Gorontalo Bidik SAKIP BB, Wawali Minta OPD Buktikan Dampak Program

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 30 Juli 2026

Rekomendasi

HK Cs Dilapor ke Polda, Terkait Dugaan Perusakan Fasilitas Perusahaan

HK Cs Dilapor ke Polda, Terkait Dugaan Perusakan Fasilitas Perusahaan

Thursday, 5 November 2026
Rampas Paksa Mobil Warga, Tiga Debt Colecktor Jadi Tersangka

Rampas Paksa Mobil Warga, Tiga Debt Colecktor Jadi Tersangka

Thursday, 5 November 2026
Oknum Pengusaha Diduga Jadi Mafia Tanah, Dilapor ke Polda Atas Dugaan Penggelapan Tanah Warga

Oknum Pengusaha Diduga Jadi Mafia Tanah, Dilapor ke Polda Atas Dugaan Penggelapan Tanah Warga

Friday, 30 October 2026
Basri Amin

Kalender “Literasi” Gorontalo 

Monday, 2 November 2026

Pos Populer

  • Basri Amin

    Kalender “Literasi” Gorontalo 

    57 shares
    Share 23 Tweet 14
  • HK Cs Dilapor ke Polda, Terkait Dugaan Perusakan Fasilitas Perusahaan

    48 shares
    Share 19 Tweet 12
  • Enam Bulan Buron, Oknum Notaris Ditangkap di Jakarta

    55 shares
    Share 22 Tweet 14
  • Penambang Ilegal Saripi Tebar Teror, Rusak Fasilitas Pabrik Gula, Karyawan Resah dan Ketakutan

    81 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Mantan Aleg Deprov Diamankan Polda, Terkait Dugaan Pemalsuan Surat di Pertambangan Pohuwato

    33 shares
    Share 13 Tweet 8
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 4 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.