Gorontalopost.co.id, GORONTALO UTARA – Seorang wisatawan lokal dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam saat mengikuti kegiatan camping di Pulau Bogisa, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara, Minggu (2/8). Korban dievakuasi ke daratan oleh tim gabungan setelah dilakukan upaya penyelamatan.
Informasi mengenai peristiwa tersebut pertama kali beredar melalui video yang diunggah akun Facebook Agus Gamba pada pukul 10.35 Wita. Dalam video tersebut disebutkan insiden terjadi sekitar pukul 08.20 Wita. Informasi awal ini masih menunggu konfirmasi resmi dari aparat berwenang.
Berdasarkan keterangan saksi Agus Kamba dalam video, ia bersama seorang wisatawan asal Jerman baru sekitar 10 menit tiba di Pulau Bogisa. Saat itu saksi sedang menerbangkan drone, sementara wisatawan asing tersebut bersantai di tepi pantai.
Tidak lama kemudian terdengar teriakan meminta tolong dari arah tenda. Di lokasi kejadian terdapat lima orang yang sedang mandi di sekitar pulau dan mengalami kesulitan di perairan.
Saksi bersama warga dan tim yang berada di lokasi segera melakukan upaya penyelamatan. Empat orang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, sedangkan seorang korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.
Wisatawan asal Jerman yang berada di lokasi sempat memberikan pertolongan pertama kepada korban sesaat setelah dievakuasi. Namun, upaya tersebut tidak berhasil menyelamatkan nyawa korban.
Dalam video yang beredar juga terdengar laporan bahwa personel Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Gorontalo bergerak cepat setelah menerima informasi adanya korban tenggelam. “Begitu ditelepon langsung datang. Fast response,” ujar agus Kamba perekam video.
Proses evakuasi dilakukan menggunakan kapal nelayan dan satu unit speedboat melalui kerja sama personel Lanal Gorontalo, pemilik kapal nelayan, serta masyarakat yang berada di lokasi. Setelah berhasil dibawa ke daratan, korban dinyatakan telah meninggal dunia.
Kepada wartawan Komandan Pos SAR (Danpos SAR) Kwandang, S. Alan Hasania,mengungkapkan, aporan kejadian diterima sekitar pukul 09.10 Wita. Saat dalam perjalanan ke lokasi kejadian, tim SAR berpapasan dengan perahu nelayan yang telah lebih dahulu mengevakuasi korban dari perairan Pulau Bogisa.
Korban yang telah dinyatakan tidak bernyawa langsung dibawa menuju RSUD Zainal Umar Sidiki Gorontalo Utara untuk menjalani proses identifikasi. Selanjutnya Jenazah Cika diberangkatkan ke rumah duka menggunakan ambulans untuk disemayamkan dan dimakamkan oleh pihak keluarga.
“Ya, nama korban yakni Riska Halid alias Cika yang merupakan bagian dari rombongan wisatawan berjumlah sembilan orang,”kata Alan. Rombongan tersebut yang hendak berwisata dan bermalam di pulau tersebut sudah ada sejak Sabtu 01/08/2026.
Keesokan paginya yakni Ahad (2/8/2026), pukul 07.00 Wita tiga orang dari rombongan berenang di sekitar pulau. Sayangnya, ketiganya tidak mahir berenang dengan baik dan benar. Berselang beberapa menit berenang, Riska terhempas dengan arus laut mengarah ke luar Pulau Bogisa.
Hal ini membuat Riska terseret ke perairan yang lebih dalam. Sementara dua rekannya berhasil menyelamatkan diri setelah terbawa ke area patahan pasir yang dangkal. Delapan korban berhasil selamat sementara Chika dinyatakan meninggal dunia. (roy)












Discussion about this post