Gorontalopost.co.id, BOALEMO -– Seorang warga Desa Mekar Jaya, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo, yang bernama Mohammad A. Oli (56), meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik.
Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (4/6) sore. Pada saat itu, Awaludin Bantu (21) yang merupakan warga sekitar, mendengar suara teriakan dari luar rumah.
Saat mencari sumber suara, Awaludin menemukan korban sudah dalam posisi tergeletak di saluran air pinggir jalan, dengan tangan menyentuh kabel listrik aktif yang terurai di tanah.
Melihat hal tersebut, Awaludin langsung meminta bantuan dan warga pun segera menginformasikan hal ini kepada pihak Polsek Wonosari. Usai menerima informasi sekitar pukul 15.15 Wita, personel Polsek Wonosari yang dipimpin langsung oleh Kapolsek, Iptu Zulkifli Saeng,S.H.,M.H. langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).
Saat berada di TKP, anggota Kepolisian langsung mengamankan lokasi guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, serta memastikan situasi di sekitar TKP aman dari potensi bahaya listrik susulan bagi warga lainnya.
Kapolsek Wonosari, Iptu Zulkifli Saeng,S.H.,M.H. menjelaskan, selain mengamankan dan melakukan olah TKP, pihak Kepolisian juga langsung berkoordinasi dengan tim medis untuk mengevakuasi korban ke Puskesmas Bongo II, guna dilakukan Visum et Repertum (VeR).
”Langkah cepat ini kami lakukan sebagai bentuk pelayanan prima dan kepedulian Polri kepada masyarakat. Kami hadir di tengah-tengah warga, terutama di saat terjadi musibah seperti ini, untuk memberikan penanganan yang cepat, tepat, dan humanis,” ungkapnya.
Dari hasil pemeriksaan di lapangan kata mantan Kapolsek Popayato Barat ini, kabel hitam yang menjadi sumber petaka tersebut merupakan kabel instalasi dari tiang utama menuju rumah warga, yang sebenarnya sudah dibongkar sejak 2019 silam.
Sayangnya, sisa kabel yang masih terhubung ke tiang listrik, luput dari pembersihan atau penertiban oleh pihak terkait, sehingga terurai dan membahayakan keselamatan warga sekitar.
“Dengan adanya peristiwa ini, kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih waspada terhadap instalasi atau kabel listrik yang menjuntai di sekitar pemukiman. Kami juga akan segera berkoordinasi dengan pihak otoritas penyedia listrik dalam hal ini PLN setempat, agar segera merapikan sisa-sisa kabel usang di area tersebut, guna menjamin keselamatan dan kenyamanan aktivitas warga ke depan,” terangnya.
Sementara itu, terkait dengan peristiwa ini, pihak keluarga korban menyatakan keikhlasan atas musibah ini, dan secara resmi menolak untuk dilakukan tindakan otopsi terhadap jenazah. (kif)













Discussion about this post