logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Headline

Haji 2026, Mina dan Jamarat jadi Fase Terberat Jamaah Butuh Fisik yang Prima

Lukman Husain by Lukman Husain
Friday, 29 May 2026
in Headline
0
Haji 2026, Mina dan Jamarat jadi Fase Terberat Jamaah Butuh Fisik yang Prima

Jamaah haji memadati terowongan Muashim di Mina. (foto: Media Center Haji 2026)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

gorontalopost.co.id– Mina dan Jamarat menjadi fase terberat dalam prosesi puncak ibadah haji tahun ini. Tak sedikit jamaah yang tumbang akibat kelelahan. Ditambah lagi jamaah yang lupa arah pulang menuju tenda mereka di Mina seusai melontar jumrah.

Ada pula jamaah yang terpisah dari rombongan karena padatnya lautan manusia yang hendak menuju Jamarat. Jamarat punya karakteristik berbeda dengan ibadah di Masjidil Haram, wukuf di Arafah, maupun mabit di Muzdalifah.

Di ketiga lokasi itu, jamaah haji lebih banyak diam di tempatnya. Sementara di Mina, terutama di Jamarat, jamaah haji terus menerus bergerak dan berjalan nyaris tanpa henti.

Dimulai dari keluar dari tenda Mina, berjalan berkilo-kilometer menuju Jamarat, melontar jumrah, lalu berjalan lagi menuju tenda di Mina.

Related Post

Adhan Instruksikan, Waria Dicoret dari Bansos

Tabrak Beton Usai Nobar Pildun, Pendukung Argentina Tewas

Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail Tinjau Kualitas Pembangunan Rumah BSPS

Sekdaprov Gorontalo Sofian Ibrahim Pimpin TPID Pantau Harga Pangan di Pasar

Waktu jamaah lebih banyak habis di perjalanan. Sementara, waktu melontar jumrahnya sangat singkat.

Untuk satu jumrah, jamaah hanya butuh waktu kurang dari satu menit, bahkan tak sampai 30 detik untuk melontar tujuh batu.

Kemudian ia harus bergerak ke dua jumrah berikutnya, lalu bergegas keluar dari area jamarat karena ada puluhan ribu jamaah haji lain di belakangnya yang juga hendak melontar jumrah.

Kepala Satuan Operasi Armuzna Letkol Surnadi menjelaskan, sesuai hasil koordinasi dengan otoritas Arab Saudi, pihaknya telah melarang jamaah haji untuk keluar dari tenda, apalagi menuju Jamarat antara pukul 10.00-14.00. Karena cuaca musim panas Arab Saudi di Siang hari kurang bersahabat bagi mayoritas jamaah haji Indonesia.

Jamaah juga harus menyiapkan bekal untuk mengantisipasi dinamika situasi di jamarat. Baik saat perjalanan dari tenda menuju jamarat maupun saat berada di area lontar jumrah. “Jangan lupa membawa air minum untuk pada saat kita haus langsung minum,” ujarnya di area Jamarat, Kamis (28/5).

Sejauh ini, lanjut Surnadi, jamaah haji Indonesia tergolong cukup tertib dalam melontar jumrah. Pihaknya sudah menetapkan bawha jamaah yang mabit di Mina melontar jumrah di lantai 3 Jamarat. Sementara, jamaah yang menjalani tanazul melontar di lantai 1 Jamarat.

“Kita lihat sendiri, di pukul 10.58 (Waktu Arab Saudi) Alhamdulillah jamaah Indonesia sudah mau mengikuti saran-saran atau aturan-aturan yang dikeluarkan dari pemerintah kita,” jelasnya.

Di tempat terpisah, Wakil Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntak menjelaskan, kejadian-kejadian jamaah lupa arah pulang dan tersasar lebih banyak terjadi di hari pertama.

Yakni saat melontar jumrah Aqabah. “Karena baru hari pertama, mereka sedang pengenalan lokasi. Karena mereka kan tiga hari mabit di Mina. Biasanya di Mina itu lebih meletihkan,” terangnya.

Bisa dibayangkan, pada hari pertama, jamaah yang sehari sebelumnya wukuf di Arafah lalu mabit di Muzdalifah, hanya punya waktu sejenak untuk beristirahat di tenda Mina.

Setelah itu, mereka harus bergegas pergi ke Jamarat dengan berjalan kaki untuk melontar jumrah Aqabah dan tahalul awal.

Di saat bersamaan, jutaan jamaah haji dari seluruh dunia juga melakukan hal yang sama. Jalur-jalur menuju jamarat untuk sementara dibuat sistem buka tutup dan memutar oleh askar untuk mengurangi kepadatan.

Akibatnya, jamaah haji harus memutar lebih jauh untuk menuju jamarat di tengah cuaca yang panas dan berdesakan dengan sesama jamaah.

Karena itu, Dahnil meminta jamaah haji tidak memaksakan diri. Terutama mereka yang berstatus lansia. “Kalau tidak sanggup, ada baiknya dibadalkan (lontar jumrah),”tandasnya. (jp)

Tags: Haji 2026jamaah haji indonesiajamaratJCH Gorontalomina

Related Posts

Adhan Instruksikan, Waria Dicoret dari Bansos

Adhan Instruksikan, Waria Dicoret dari Bansos

Friday, 17 July 2026
Tabrak Beton Usai Nobar Pildun, Pendukung Argentina Tewas

Tabrak Beton Usai Nobar Pildun, Pendukung Argentina Tewas

Friday, 17 July 2026
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail Tinjau Kualitas Pembangunan Rumah BSPS

Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail Tinjau Kualitas Pembangunan Rumah BSPS

Thursday, 16 July 2026
Sekda Provinsi Gorontalo Sofian Ibrahim (kiri) bersama TPID Provinsi Gorontalo melakukan pemantauan harga pangan di pasar Sentral Kota Gorontalo, Selasa (14/7). (foto: dok/bi-gorontalo)

Sekdaprov Gorontalo Sofian Ibrahim Pimpin TPID Pantau Harga Pangan di Pasar

Wednesday, 15 July 2026
Digagas Forkopimda, Kapolda, Kajati, Danrem Ngopi Bareng

Digagas Forkopimda, Kapolda, Kajati, Danrem Ngopi Bareng

Wednesday, 15 July 2026
Inovasi Pemkot dan BTN: Kartu AIR Belajar Pantau Kehadiran dan Dorong Budaya Menabung

Inovasi Pemkot dan BTN: Kartu AIR Belajar Pantau Kehadiran dan Dorong Budaya Menabung

Tuesday, 14 July 2026
Next Post
Pet Byar

Pet Byar

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 16 Juli 2026

Rekomendasi

Dari Hama Menjadi Cuan, Tim Pengabdian UNG Latih Warga Produksi Tepung Ikan Sapu-sapu

Dari Hama Menjadi Cuan, Tim Pengabdian UNG Latih Warga Produksi Tepung Ikan Sapu-sapu

Saturday, 18 July 2026
Umar Karim

Salah Desil DTSEN, Data Warga Miskin Terbaca ‘Konglomerat’, Umar: Kok Sama dengan Rafi Ahmad

Friday, 17 July 2026
Pemberdayaan Kader Kesehatan, Tim Pengabmas Poltekkes Gorontalo Terapkan Pendekatan Family Center Care di Telaga Jaya   

Pemberdayaan Kader Kesehatan, Tim Pengabmas Poltekkes Gorontalo Terapkan Pendekatan Family Center Care di Telaga Jaya  

Friday, 17 July 2026
Harga Bright Gas Turun, Pertamina Hadirkan LPG Berkualitas

Harga Bright Gas Turun, Pertamina Hadirkan LPG Berkualitas

Friday, 17 July 2026

Pos Populer

  • APH di Gorontalo Solid, Kapolda, Kapolres Silaturahim ke Markas TNI-Kejaksaan

    APH di Gorontalo Solid, Kapolda, Kapolres Silaturahim ke Markas TNI-Kejaksaan

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Saksi Ungkap Perbuatan Terdakwa PETI, Tertangkap Tangan Saat Menambang Emas Ilegal di Saripi

    37 shares
    Share 15 Tweet 9
  • Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail Tinjau Kualitas Pembangunan Rumah BSPS

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Mewaspadai Lonjakan Harga Pangan: Menjaga Daya Beli dan Pertumbuhan Ekonomi Gorontalo

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Poltekkes Kemenkes Gorontalo Demonstrasikan Tiliaya Sebagai Jajanan Sehat Anak Sekolah

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.