logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Disway

Gu Lebang

Lukman Husain by Lukman Husain
Thursday, 28 May 2026
in Disway
0
Gu Lebang
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Oleh:
Dahlan Iskan

Ini kali pertama saya salat Iduladha di Tiongkok: kemarin pagi. Kalau Idulfitri sudah beberapa kali.

Awalnya saya lupa kalau kemarin itu Iduladha. Pukul lima pagi saya sudah ke luar hotel. Sendirian: cari-cari lokasi untuk live Dismorning pukul 06.00 waktu Nanning, Tiongkok. Taman dan halaman hotel ini terlalu rapi dan bersih: Li Yuan Resort. Sulit cari benda tercecer yang bisa dipakai untuk alas HP.

Ternyata Dismorning libur. Oh, iya. Iduladha.

Related Post

Perang Bintang

Rampok Mamdani

Untung Hoki

KDKMP Tercinta

Saya pun cari-cari di mana masjid terdekat. Di pusat kota. Di kota tua. Sedang hotel saya ini di kawasan pengembangan baru. Yakni di kawasan pusat konferensi ASEAN. Kota Nanning, ibu kota provinsi Guangxi, sudah lama berambisi jadi ”ibu kota”-nya Asia Tenggara. Letaknya memang sangat dekat dengan Vietnam, Laos, dan Myanmar. Segala macam konferensi tingkat ASEAN diselenggarakan di sini. Termasuk di sektor kelistrikannya –yang saya diundang menjadi salah satu pembicaranya.

Sepagi itu tidak mungkin saya membangunkan teman Tiongkok saya. Pasti masih tidur. Saya pun naik taksi aplikasi: hanya 10 menit. Belum terlambat. Salat Iduladha baru dimulai pukul 07.00.

Begitu tiba di Jalan Xinhua, sudah banyak orang bergerombol di pinggir jalan. Laki-lakinya khas pakai topi Hui, warna putih, kecil, ditaruh di bagian ubun-ubun dengan rambut bagian depan sengaja dipejengkan. Wanitanya pakai jilbab. Lama-lama jilbab wanita Islam Tiongkok mirip dengan gaya jilbab wanita Indonesia atau Malaysia.


“Di lantai empat,” ujar salah seorang yang saya tanya di mana salatnya. Masjid ini sudah bangunan baru. Empat lantai. Yang paling bawah untuk restoran mie daging sapi. Lalu bisa naik tangga atau lift. Masjidnya di lantai empat, tapi kalau sedang Idulfitri atau Iduladha, lantai tiga dan dua juga untuk salat.

Masjid tuanya yang bergaya Tiongkok, yang dibangun di zaman dinasti Qing, sudah rusak. Dibangunlah masjid baru di tahun 1981.

Khotbahnya pendek: total pakai bahasa Arab. Tapi sebelum mulai salat ada ceramah panjang dalam bahasa mandarin. Ceramahnya pakai layar lebar digital. Judulnya: Apa yang dilakukan di hari raya Iduladha.

Pertama, harus berhati gembira. Di layar dimunculkan film kartun yang membuat orang gembira. Lalu pakai baju baru. Muncul di layar gambar bapak-ibu-anak pakai baju baru. Berikutnya: ke masjid. Salat. Lalu berkurban. Ditampilkan di layar gambar onta, sapi, dan kambing. Boleh salah satunya.

Ceramah menjadi panjang karena peristiwa Ibrahim akan menyembelih Ismail, putranya, diceramahkan sampai ke soal filsafat di balik peristiwa itu.

Di kota lain, di masjid sebesar ini, biasanya di barisan terdepan ada tujuh jemaah yang berpakaian seragam: bersurban dengan ekor panjang di kepala. Merekalah ”Imam cadangan”.

Di Nanning tidak saya lihat itu. Maka ketika salat berjamaah akan dimulai Pak Imam menghadap jemaah: “Kami perlu tujuh orang yang mau jadi….,” katanya dalam bahasa Mandarin. Beberapa orang unjuk jari pertanda mau jadi relawan. Pak Imam pun menunjuk tujuh orang untuk berdiri.

Tujuh orang itulah yang lantas mengucapkan seruan dalam bahasa Arab secara bersamaan. Seruan itu diucapkan sebanyak tujuh kali. Itulah seruan untuk mulai salat. Setelah seruan ketujuh, semua orang berdiri, merapatkan dan meluruskan barisan. Isi seruan tadi memang untuk merapikan dan meluruskan barusan.

Saya perhatikan: berapa kalikah Imam mengucapkan komando ”Allahu Akbar” di awal salat: tiga kali saja. Bukan sembilan kali seperti di Indonesia.

Di rakaat kedua, Imam langsung membaca Al Fatihah. Tidak diawali dengan Allahu Akbar sama sekali –di Indonesia diawali Allahu Akbar tujuh kali.

Setelah Al Fatihah Imam langsung membaca surah kulhu yang pendek itu. Lalu, “Allahu Akbar,” seru Imam setelah selesai baca kulhu.

Saya pun otomatis membuat gerakan rukuk membungkuk. Jemaah di kanan kiri saya tidak. Ternyata, setelah kulhu itu, Imam membaca Allahu Akbar tiga kali. Barulah rukuk. Saya tersenyum malu saat membatalkan rukuk yang akibat kecele itu.

Selesai salat, saya menemui Imam. Berkenalan. Sekalian agar yang salat di lantai dua dan tiga lebih dulu memakai tangga turun. Agar tidak berdesakan. Begitulah memang pengumuman yang dikumandangkan: agar yang di lantai empat lebih bersabar.

“Berapa korban kambing di masjid ini tahun ini?”

“Banyak sekali. Lebih seratus,” ujar Pak Imam yang bermarga He (何春光).

“Di mana pelaksanaan penyembelihan kurbannya?”

“Di tempat penyembelihan kambing,” jawabnya. Di Tiongkok penyembelihan hewan memang tidak boleh di sembarang tempat. Kurban pun wujudnya uang. Panitia masjidlah yang membelikan hewannya.

Di Tiongkok Iduladha disebut hari raya Gu Le Bang (古尔邦).

Coba Anda ulangi dan ulangi pelan-pelan kata itu: rupanya diambil dari bahasa Arab ”Kurban”. (*)

Tags: Catatan DahlanDahlan IskanDISDiswayGu Lebangharian disway

Related Posts

Rampok Mamdani

Rampok Mamdani

Saturday, 11 July 2026
Perang Bintang

Perang Bintang

Saturday, 11 July 2026
--

Untung Hoki

Thursday, 9 July 2026
KDKMP Tercinta

KDKMP Tercinta

Wednesday, 8 July 2026
Kambing Verde

Kambing Verde

Tuesday, 7 July 2026
Wasiat Icha

Wasiat Icha

Monday, 6 July 2026
Next Post
Banjir Bandang Hantam Gorut, KAT Didingga Porak-poranda

Banjir Bandang Hantam Gorut, KAT Didingga Porak-poranda

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 13 Juli 2026

Rekomendasi

Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie saat berziarah ke makam Almarhum H. Rachmat Gobel di Taman Makam Pahlawan (TMP) Nasional Utama Kalibata, Jakarta Selatan, Ahad (12/7/2026). (Foto : dok-pemprov)

Wagub Gorontalo Idah Syahidah Ziarah ke Makam Almarhum Rachmat Gobel di TMP Kalibata

Monday, 13 July 2026
Basri Amin

Pagar “Makan” Tanaman

Monday, 13 July 2026
Pengunjung salah satu supermarket yang berbelanja alat atau perlengkapan sekola, Minggu (12/7/2026). (Foto: Roy/Gorontalo Post).

Jelang H-1 KBM, Toko dan Supermarket ATK Diserbu Pengunjung

Monday, 13 July 2026
Foto bersama Ketua Tim Pengabdian Siti Choirul Dwi Astuti, Kepala Desa, Kader, ibu hamil dan Mahasiswa Sarjana Terapan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Gorontalo pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berlangsung di Desa Dutohe Kec. Kabila Kabupaten Bone Bolango.Jumat, (10/7)

Poltekkes Gorontalo Berdayakan Pensiunan Swasta dan Ibu Hamil

Monday, 13 July 2026

Pos Populer

  • Ilustrasi LGBT

    LGBTQ Ancam Kedaulatan Negara, Diatur Dalam Perpres, Didukung DPR

    29 shares
    Share 12 Tweet 7
  • Wagub Gorontalo Idah Syahidah Tutup MTQ Provinsi Gorontalo 2026

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Wagub Gorontalo Idah Syahidah Ziarah ke Makam Almarhum Rachmat Gobel di TMP Kalibata

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • In Memoriam Rachmat Gobel dan Jalan Pulang yang Istimewa

    199 shares
    Share 80 Tweet 50
  • Legislator Muda, Apa yang Berubah?

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.