logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Headline

Awal Ramadan Negara Muslim Berbeda, Di Gorontalo Posisi Hilal Minus 1,5 Derajat

Lukman Husain by Lukman Husain
Wednesday, 18 February 2026
in Headline
0
Pemantauan rukyatul hilal yang dipusatkan di kampus IAIN Sultan Amai Gorontalo, Selasa (17/2) sore. (Foto: Nur Awalia/mg/gorontalo post)

Pemantauan rukyatul hilal yang dipusatkan di kampus IAIN Sultan Amai Gorontalo, Selasa (17/2) sore. (Foto: Nur Awalia/mg/gorontalo post)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.co.id, GORONTALO — Penentuan awal Ramadan 1447 Hijriah di Provinsi Gorontalo dilakukan melalui pemantauan rukyatul hilal yang dipusatkan di kampus IAIN Sultan Amai Gorontalo, Selasa (17/2/2026) sore.

Kegiatan observasi tersebut melibatkan unsur Kementerian Agama Republik Indonesia, tim BMKG, petugas rukyat, serta pengamat dari Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII).

Ketua Tim Kerja Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) pada bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) islam Kanwil Kemenag Provinsi Gorontalo, Safriyanto Kaawoan menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pengamatan, hilal tidak berhasil terlihat.

Secara astronomi, posisi hilal saat matahari terbenam berada pada ketinggian minus 1,5 derajat. “Dengan posisi tersebut, bulan masih berada di bawah ufuk ketika matahari terbenam. Secara perhitungan ilmiah, kondisi ini membuat hilal mustahil untuk diamati,” jelasnya.

Related Post

Gorontalo Half Marathon 2026: Nama Pejabat Dikeluarkan dari Desain Medali Finisher 

Rp 68,2 M Dana Asrama Haji Gorontalo Ditolak, Kemenhaj: Mepet Waktu, Beresiko

Ssstttt, Dini Hari 1 September Harga BBM Non Subsidi Naik Lagi, Pertamina Dex Rp 25.200 per Liter

Gubernur Gusnar Ismail Berangkatkan Peserta Studi Lapangan PKA ke Tomohon

Kendati begitu, sebagian umat muslim di Gorontalo, semalam telah melaksanakan salat tarawih, pertanda hari ini sudah mulai melaksanakan puasa ramadan. Perbedaan seperitu itu, tak hanya di Indonesia.

Negara-negara muslim di dunia juga mengalami hal serupa. Arab Saudi menetapan 1 Ramadan pada Rabu (18/2) hari ini atau sama seperti Muhammadiyah di Indonesia, sementara pemerintah di negara-negara muslim di Asia Tenggara seperti Indonesia dan Malaysia menetapkan awal Ramadan pada Kamis (19/2) besok.

Mahkamah Agung Arab Saudi pada Selasa (17/2) malam mengumumkan bahwa hilal yang menandai awal Ramadan telah terlihat di wilayah Kerajaan tersebut.

Arab News memberitakan hal itu membuat bulan Ramadan akan dimulai pada Rabu, 18 Februari. Dengan begitu, hari ini akan menjadi hari pertama bulan suci, menandai dimulainya puasa dan doa di seluruh Kerajaan.

Sementara umat Islam di Malaysia akan mulai menjalankan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah pada Kamis (19/2). Pengumuman tersebut disampaikan Penyimpan Mohor Besar Raja-Raja Tan Sri Syed Danial Syed Ahmad.

Dalam siaran langsung dari Kuala Lumpur, Syed Danial mengatakan penetapan awal Ramadhan dilakukan atas titah Yang di-Pertuan Agong Sultan Ibrahim setelah mendapat persetujuan para raja di Malaysia.

“Dengan ini saya mengumumkan bahwa tanggal permulaan puasa bagi negeri-negeri seluruh Malaysia adalah pada hari Kamis, 19 Februari 2026,” ujar Syed Danial pada Selasa (17/2) malam.

Pengamatan terhadap hilal untuk menentukan awal Ramadhan dilakukan pada Selasa petang di 29 lokasi di seluruh Malaysia, termasuk Menara Kuala Lumpur, Pusat Konvensi Internasional Putrajaya, dan Pulau Langkawi.

Malaysia menetapkan awal Ramadan berdasarkan metode rukyat dan hisab dengan mengacu pada kriteria imkanur rukyah atau terlihatnya hilal secara fisik.

Awal Ramadan 2026 Malaysia sama dengan negara-negara tetangganya. Dewan Agama Islam Singapura (Singapore’s Religious Islamic Council/MUIS) menetapkan 1 Ramadan jatuh pada Kamis, 19 Februari.

Situs yang membahas seputar dunia Islam, Islamic Information, melaporkan penetapan tersebut berdasarkan perhitungan astronomi. Menurut laporan mereka, hilal tak akan terlihat pada 17 Februari.

Begitu pula dengan Indonesia yang melalui sidang Isbat Kementerian Agama memutuskan awal puasa atau 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis 19 Februari 2026.

Keputusan itu diambil berdasarkan hasil sidang Isbat penentuan awal Ramadan 1447 H yang dipimpin langsung Menteri Agama Nasaruddin Umar di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (28/2). “Berdasarkan hasil hisab dan tidak adanya hilal yang terlihat disepakati 1 Ramadan jatuh pada 19 Februari 2026,” kata Nasaruddin, Selasa (17/2).

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengatakan banyak negara-negara Islam yang belum melihat hilal atau bulan sabit baru awal Ramadan 1147 Hijriah pada Selasa (17/1) kemarin. Nasaruddin menyebut kalender hilal global versi Turki pun mencatat 18 Februari 2026, belum masuk 1 Ramadan 1447 Hijriah.

“Adapun posisi hilal di seluruh Indonesia ketinggian berkisar -2 derajat 24 menit 42 detik, berarti itu … belum hilal berwujud masih di bawah ufuk, hingga 0 derajat 58 menit 47 detik. Jadi di seluruh wilayah kepulauan Indonesia, bahkan Asia Tenggara, bahkan pemerintah-pemerintah di diskusinya, di seluruh negara-negara Islam pun itu belum ada suatu negara Muslim pun yang masuk kategori wujud hilal belum muncul karena masih di bawah ufuk,” Nasaruddin usai Sidang Isbat di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (17/2). “Dan juga kita liat juga kalender hilal global versi Turki itu juga belum mulai Ramadannya besok,” ujarnya menambahkan.

Nasaruddin menyampaikan berdasarkan hasil sidang isbat, pemerintah memutuskan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis 19 Februari. Menurutnya, para petugas di 96 titik tidak melihat hilal hingga matahari terbenam.

“Dalam menetapkan awal bulan Kamariah, Indonesia menggunakan visibilitas hilal MABIMS yaitu tinggi hilal (minimal) 3 derajat dan sudut elongasi 64 derajat, ini standarnya,” ujarnya.

“Dengan demikian berdasarkan hasil hisab serta tidak adanya laporan hilal terlihat, disepakati bahwa 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada hari Kamis 19 Februari,” kata Nasaruddin menambahkan.

Keputusan pemerintah ini membuat awal puasa Ramadan tahun ini berbeda dengan PP Muhammadiyah, yang telah menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah akan jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026 besok.

Dikutip dari situs resminya, pakar falak Muhammadiyah, Arwin Juli Rakhmadi Butar-Butar menjelaskan alasan mengapa Muhammadiyah menetapkan awal Ramadan pada Rabu besok.

Pertama, Muhammadiyah secara resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada 18 Februari M sebagaimana tercantum dalam Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025 serta penjelasan Majelis Tarjih dan Tajdid Nomor 01/MLM/I.1/B/2025.

Penetapan ini menggunakan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) sebagai metode baru yang kini menjadi acuan resmi Muhammadiyah. Ini menggantikan metode wujudul hilal yang sebelumnya digunakan.

“Kedua, implementasi KHGT mensyaratkan keterpaduan tiga unsur utama yang dikenal sebagai Prinsip, Syarat, dan Parameter (PSP). Salah satu parameter pentingnya ialah terpenuhinya posisi hilal setelah ijtimak dengan ketinggian minimal 5 derajat dan elongasi 8 derajat di mana saja di permukaan bumi, bukan terbatas pada wilayah tertentu,” kata Arwin dikutip dari situs resmi Muhammadiyah, Selasa (17/2). (mg-08/net)

Tags: Awal RamadanKementerian Agama RILembaga Dakwah Islam Indonesiapemantauan rukyatul hilalRamadan 1447 Hijriah

Related Posts

Gorontalo Half Marathon 2026: Nama Pejabat Dikeluarkan dari Desain Medali Finisher 

Gorontalo Half Marathon 2026: Nama Pejabat Dikeluarkan dari Desain Medali Finisher 

Wednesday, 2 September 2026
Rp 68,2 M Dana Asrama Haji Gorontalo Ditolak, Kemenhaj: Mepet Waktu, Beresiko

Rp 68,2 M Dana Asrama Haji Gorontalo Ditolak, Kemenhaj: Mepet Waktu, Beresiko

Wednesday, 2 September 2026
Ssstttt, Dini Hari 1 September Harga BBM Non Subsidi Naik Lagi, Pertamina Dex Rp 25.200 per Liter

Ssstttt, Dini Hari 1 September Harga BBM Non Subsidi Naik Lagi, Pertamina Dex Rp 25.200 per Liter

Tuesday, 1 September 2026
Embarkasi Haji Gorontalo Terancam Macet, Dana Rp68,25 M untuk Asrama Haji Ditolak

Embarkasi Haji Gorontalo Terancam Macet, Dana Rp68,25 M untuk Asrama Haji Ditolak

Monday, 31 August 2026
Gubernur Gusnar Ismail Berangkatkan Peserta Studi Lapangan PKA ke Tomohon

Gubernur Gusnar Ismail Berangkatkan Peserta Studi Lapangan PKA ke Tomohon

Monday, 31 August 2026
Pemprov Gorontalo dan Kejati Gorontalo Teken Nota Kesepakatan Optimalisasi PAD

Pemprov Gorontalo dan Kejati Gorontalo Teken Nota Kesepakatan Optimalisasi PAD

Friday, 28 August 2026
Next Post
Iptu Kisran Mile

Dugaan Peti di kawasan Hutan Sapa, Polres Boalemo Klaim Tidak Tolak Laporan Warga

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 30 Juli 2026

Rekomendasi

Rp 68,2 M Dana Asrama Haji Gorontalo Ditolak, Kemenhaj: Mepet Waktu, Beresiko

Rp 68,2 M Dana Asrama Haji Gorontalo Ditolak, Kemenhaj: Mepet Waktu, Beresiko

Wednesday, 2 September 2026
Menenun Kembali Jati Diri Gorontalo: Wastra Lama, Harapan Baru bagi UMKM Gorontalo

Menenun Kembali Jati Diri Gorontalo: Wastra Lama, Harapan Baru bagi UMKM Gorontalo

Wednesday, 2 September 2026
DAW: Bukan Cuma Oli Mesin, Oli Gardan Motor Matic Juga Perlu Diganti

DAW: Bukan Cuma Oli Mesin, Oli Gardan Motor Matic Juga Perlu Diganti

Wednesday, 2 September 2026
Ahli Uang

Ahli Uang

Wednesday, 2 September 2026

Pos Populer

  • HNW–Din Syamsuddin Dorong Pesantren Jadi Rujukan Pendidikan Holistik

    HNW–Din Syamsuddin Dorong Pesantren Jadi Rujukan Pendidikan Holistik

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Rp 68,2 M Dana Asrama Haji Gorontalo Ditolak, Kemenhaj: Mepet Waktu, Beresiko

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Menenun Kembali Jati Diri Gorontalo: Wastra Lama, Harapan Baru bagi UMKM Gorontalo

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Hadiri Seminar UI, Kepala BIN Herindra Dorong Regulasi Antispionase untuk Jaga Kedaulatan

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kemarau Diprediksi Hingga November, Petani Gagal Panen, Nelayan Dihadapkan Musim Timur

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.