logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Disway

Reshuffle Bubur

Lukman Husain by Lukman Husain
Monday, 13 October 2025
in Disway
0
Reshuffle Bubur
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Oleh:
Dahlan Iskan

 

TANGGAL 8 Oktober berlalu dengan tenang. Padahal dunia politik sudah telanjur gerah dengan tanggal itu. Dikira hari Rabu itu tanggal terjadinya cicilan ketiga reshuffle kabinet Merah Putih pimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Presiden Prabowo telah melewatkan tanggal 8 Oktober sebagai momentum dimulainya jalan baru ekonomi Indonesia. Presiden Prabowo begitu suka dengan angka delapan. Ternyata 8 Oktober tidak terjadi apa-apa.

Related Post

Yossi Cohen

Tulung Agung

Bertahan Menyerang

Cari Muka

Tiwas dikira tanggal delapan kemarin saat yang paling tepat untuk reshuffle. Bahkan ketika Presiden Prabowo tidak jadi hadir di acara Investor Daily Summit Rabu pagi itu dikira karena lagi finalisasi siapa in siapa out.

Sampai tengah malam tanggal delapan posisi para menteri tetap aman. Maka politikus memperbarui spekulasi mereka: mungkin presiden akan melakukannya tanggal 17 Oktober. Angka satu dan tujuh juga bisa disebut delapan. Kenapa bukan tanggal 26? Kan dua tambah enam juga delapan?

Angka 26 tidak jadi pilihan spekulasi. Reshuffle mestinya dilakukan menjelang jabatan Presiden berumur satu tahun: 20 Oktober 2025.

Maka kalau tanggal 17 Oktober tidak juga terjadi reshuffle pilihannya tinggal 18 Oktober. Masih ada angka delapannya. Pokoknya sebelum tanggal 20 Oktober.

Tanggal 17 Oktober juga hari bersejarah dalam politik kekuasaan. Pada tanggal itu, tahun 1952, TNI Angkatan Darat berdemo di depan Istana Merdeka Jakarta. Panser, tank, dan kendaraan lapis baja berbaris lapangan Monas persis di depan Istana. Moncong pelurunya dihadapkan ke Istana. Pesawat-pesawat tempur terbang rendah di atas Istana.

Tujuannya: menekan Soekarno agar lebih menggunakan kekuasaannya sebagai presiden. Termasuk mau membubarkan DPR Sementara.

Kini Presiden Prabowo juga ditekan oleh keadaan: harus lebih berbuat banyak memperbaiki keadaan ekonomi negara. Demo besar akhir Agustus lalu pada dasarnya akibat rakyat tidak sabar menunggu perbaikan.

“Kalau setelah demo itu tidak dilakukan reshuffle keadaan akan tambah parah. Bisa-bisa bulan Februari depan presiden jatuh dari kekuasaannya,” ujar Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa di depan Investor Daily Summit Rabu sore lalu. Maksudnya: kalau menteri keuangannya tidak diganti dari Sri Mulyani kepada dirinya.

Tapi reshuffle awal September itu hanya mengganti sebagian kecil menteri. Para politikus dan aktivis menginginkan reshuffle besar-besaran. Juga penyederhanaan jumlah anggota kabinet.

Tapi kenapa tanggal 8 Oktober kemarin tidak jadi dilakukan reshuffle?

Ada yang berspekulasi: untuk menjaga perasaan Presiden Jokowi. Ayah Wapres Gibran Rakabuming Raka itu bertemu Presiden Prabowo dua hari sebelum tanggal delapan. Mereka baru saja bertemu empat mata. Masing-masing tidak didampingi siapa pun: pertanda alangkah tingginya kerahasiaan materi yang dibicarakan.

Rupanya bubur itu masih panas di bagian tengahnya. Maka meski bagian pinggirnya sudah habis disendok bagian tengahnya masih berasap. Perlu diinginkan dulu beberapa hari.

Bulan ini genap setahun Prabowo menjadi presiden. Mungkin Anies Baswedan akan memberi nilai lebih tinggi dari angka 11 –satu sampai seratus.

Presiden Prabowo sudah kehilangan waktu satu tahun. Popularitasnya memang kian tinggi –apalagi setelah gebrak podium saat berpidato di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Banyak juga yang angkat topi ketika akhirnya Prabowo mau menyendok bagian pinggir bubur. Menkop Budi Arie, Menpora Dito Ariotedjo, dan Menko Polkam Budi Gunawan sudah tersendok.

Mungkin perlu kipas besar untuk membuat bagian tengahnya cepat berkurang panasnya.(*)

Tags: Catatan Harian DahlanDahlan IskanDiswayHarian Dahlanharian diswayTulisan Dahlan

Related Posts

Salah seorang jurnalis asing mengabadikan gambar sebuah kerusakan akibat serangan udara AS yang menyasar sebuah perkampungan di wilayah Fardis, Barat kota Tehran, Iran.-Vahid Salemi-Association Press

Yossi Cohen

Friday, 17 April 2026
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terjaring OTT KPK, dengan total kekayaan tercatat Rp20,3 miliar.--Instagram gatutsunu

Tulung Agung

Thursday, 16 April 2026
--

Bertahan Menyerang

Wednesday, 15 April 2026

Cari Muka

Tuesday, 14 April 2026
Jubir Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei menyatakan perundingan Islamabad gagal, tapi jalur diplomatik tetap terbuka -Tasnim News Agency-

Jalan Baru

Monday, 13 April 2026
Drum Mesiu

Drum Mesiu

Saturday, 11 April 2026
Next Post
Audiensi Gubernur Gusnar Ismail dengan Wamenaker Afriansyah Noor di Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Jumat (10/10). (Foto : Tim komunikasi Gubernur)

Gubernur Gusnar Ismail Temui Wamenaker Afriansyah Noor di Jakarta, Gerak Cepat, Rp 5,3 M Digelontorkan Latih Ribuan Tenaga Kerja

Discussion about this post

Rekomendasi

Imran Rahman

Viral Siswi SMP di Kabgor Di-bully, Orang Tua Pelaku Justeru Minta Proses Hukum

Thursday, 16 April 2026
Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pohuwato resmi melaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) dalam perkara dugaan pemalsuan surat kepada Kejaksaan Negeri Pohuwato, Senin (13/4/2026).

Oknum ASN Diduga Palsukan Akta Kematian

Thursday, 16 April 2026
Tersangka dugaan penganiayaan ibu kadung diborgol polisi.

Miris, Anak Sayat Ibu Kandung Hingga Berdarah

Friday, 17 April 2026
Oknum Kades di Pohuwato saat diperiksa sebagai tersangka, dan dilakukan penahanan terkait dengan dugaan aktivitas PETI. (foto: istimewa)

Jadi Bos PETI Oknum Kades Dibui, Kerahkan Eskavator Keruk Material Tambang di Sungai Alamutu

Wednesday, 15 April 2026

Pos Populer

  • Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pohuwato resmi melaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) dalam perkara dugaan pemalsuan surat kepada Kejaksaan Negeri Pohuwato, Senin (13/4/2026).

    Oknum ASN Diduga Palsukan Akta Kematian

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Profesi-Profesi Hebat

    127 shares
    Share 51 Tweet 32
  • Putra Gorontalo Calon Wali Kota Jaksel

    90 shares
    Share 36 Tweet 23
  • Jadi Bos PETI Oknum Kades Dibui, Kerahkan Eskavator Keruk Material Tambang di Sungai Alamutu

    62 shares
    Share 25 Tweet 16
  • Oknum Pegawai BSG Bobol Brankas, Kerugian Rp 13,1 Miliar, Termasuk Kuras Rekening Dormant

    51 shares
    Share 20 Tweet 13
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.