logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Disway

Rekor Kambing

Lukman Husain by Lukman Husain
Monday, 22 September 2025
in Disway
0
--

--

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Oleh:
Dahlan Iskan

 

SAYA pegang rekor diri sendiri: 10 hari tidak berhenti makan kambing. Maksud saya: daging kambing. Siang kambing. Malam kambing.

Tebakan Anda benar: itu karena saya harus makan masakan halal selama di Beijing awal September tadi. Semua restoran halal menu utamanya kambing. Buku menunya tebal, tapi tiap halamannya selalu ada kambing.

Related Post

Ya Tidak

Jumat Keramat

Iris Istri

PLN Transisi

Selingannya: la mian –mie tarik. Kuahnya juga terasa kuah kambing. Selingan lain: daging ayam. Aromanya juga kambing. Tentu masih ada sayur-sayuran. Bumbunya terasa kambingnya.

Untung sarapan paginya di hotel. Lebih banyak sayur, roti, bakbao (tujuh jenis bakbao), mie, jagung, telo, kentang, labu, telur direbus air teh, salad, bubur xiao mi, bubur delapan jenis kacang-kacangan, dan susu kedelai. Hampir tidak ada daging.

Begitu menjelang siang mulailah berpikir: ke resto yang mana siang nanti. Ada enam resto halal di sekitar hotel saya. Namanya beda-beda menunya hampir sama.

Papan nama resto halal umumnya berwarna hijau. Ada tulisan 清真 kecil di sebelah nama resto yang ditulis besar. Kadang ada juga tulisan Arab amat kecil yang bunyinya ”halal”.

Di restoran yang sangat besar kadang ada tulisan Arab ukuran kecil yang bunyinya bismillahirrahmanirrohim.

Yang di sekitar hotel semua tulisannya Mandarin. Tidak ada tulisan Arabnya. Memang kelas resto ini kelas sederhana. Hotel ini berlokasi di pinggiran timur Beijing. Hotelnya juga kecil. Di ruko. Tapi dibuat modern. Minimalis tapi ditata dengan sangat apik –mirip hotel kecil di Jepang.

Menjelang senja kesibukan kembali sama: soal di mana makan malam. Pilihan pertama pasti sate kambing. Di resto mana pun daging kambingnya pasti empuk. Gurihnya amat-amat.

Satenya bisa lima jenis: sate campur lemak, sate iga yang masih ada tulangnya, sate campur tulang muda, sate ukuran jumbo dengan tusuk dari besi panjang, sate jerohan kambing.

Yang tidak ada: gule kambing. Lain kali, kalau pergi lama begini, perlu sangu bumbu gule. Lalu merayu pelayan resto untuk membikinkan gule. Pasti mau. Kan hampir tiap hari makan di situ. Mau mereka modifikasi juga boleh: dicampur bumbu sate.

Semua resto itu milik orang suku Hui. Disebut huiming. Mereka juga menyebut kami ”huiming”. “Apakah kalian juga huiming?” tanya mereka kepada kami.

Maksudnya: apakah kami juga memeluk agama Islam. Tentu suku saya bukan Hui tapi tidak mengapa disebut begitu. Ibarat semua sepeda motor disebut Honda –apa pun mereknya.

Di salah satu resto saya menemukan menu baru. Senengnya bukan main. Ada yang beda. Seperti kue dipotong kecil-kecil lalu ditaburi wijen sangat rapat.

Akhirnya kami menemukan menu menarik yang bukan kambing. Saya pun bertanya apa yang dibungkus wijen yang amat rapat itu. Jawabnya bikin saya tersenyum sendiri: itu daging kambing yang dibungkus wijen!

Suku Hui di Beijing itu umumnya perantau. Mereka berasal dari provinsi Gansu –dengan ibu kotanya Lanzhou. Jauh di bagian barat Tiongkok. Gansu berbatasan dengan provinsi Xinjiang.

Tentu ada juga yang bilang datang dari Ningxia atau Qinghai –dua provinsi tetangga yang mayoritas penduduknya juga Muslim. Di Tiongkok terdapat 40.000 masjid, terbanyak di empat provinsi itu.

Sepuluh hari nonstop makan kambing saya pun punya dendam yang kuat: begitu tiba di rumah kelak akan langsung makan soto Banjar made in Galuh Banjar.

Akhirnya saya tiba di Indonesia kembali. Begitu masuk rumah saya buka tudung makanan di meja: istri saya menyajikan gule iga kambing!

Alhamdulillah. Puji Tuhan. (*)

Tags: Catatan Harian DahlanDahlan IskanDiswayHarian Dahlanharian diswayTulisan Dahlan

Related Posts

Ya Tidak

Ya Tidak

Thursday, 22 October 2026
Jumat Keramat

Jumat Keramat

Monday, 19 October 2026
Iris Istri

Iris Istri

Saturday, 17 October 2026
PLN Transisi

PLN Transisi

Saturday, 17 October 2026
Camino Nakasendo

Camino Nakasendo

Friday, 16 October 2026
Hati Ngadirejo

Hati Ngadirejo

Wednesday, 14 October 2026
Next Post
Lokasi perkebunan tebu di lahan HGU Desa Saripi Kecamatan Paguyaman Kabupaten Boalemo yang sudah rusak parah akibat dirambah PETI. (Foto: Roy/Gorontalo Post).

Polisi Tak Berdaya Atasi PETI di Paguyaman, Hutan Karet dan Perkebunan Tebu Rusak

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 30 Juli 2026

Rekomendasi

Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi (Bukan) Kewajiban Negara

Vietnam Melompat ke Depan, Indonesia Melompat di Tempat

Tuesday, 27 October 2026
Basri Amin

Generasi Penerus dan Generasi “Terus-Menerus”

Monday, 26 October 2026
Hendak Dipasok ke Tambang Ilegal, 30,1 Ton Solar Bersubsidi Diamankan Polisi

Hendak Dipasok ke Tambang Ilegal, 30,1 Ton Solar Bersubsidi Diamankan Polisi

Tuesday, 27 October 2026
Muhammad Firdaus AF

Sinergi Daerah Kunci Stabilitas Harga Pangan

Wednesday, 28 October 2026

Pos Populer

  • Akui Lecehkan Dua Mahasiswi Bimbingan Sikripsi, Oknum Dosen Serahkan Diri ke Polisi

    Akui Lecehkan Dua Mahasiswi Bimbingan Sikripsi, Oknum Dosen Serahkan Diri ke Polisi

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Lolos dari Gorontalo, Polda Metro Jaya Amankan 54 Ton Batu Hitam, Lima Orang Ditangkap

    74 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Generasi Penerus dan Generasi “Terus-Menerus”

    74 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Demo Jilid II Membayangi Polda, Wakapolda Pasang Kuda-Kuda, Ingatkan Personel Tetap Humanis

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Vietnam Melompat ke Depan, Indonesia Melompat di Tempat

    43 shares
    Share 17 Tweet 11
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 4 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.