logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Disway

Tulung Agung

Lukman Husain by Lukman Husain
Thursday, 16 April 2026
in Disway
0
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terjaring OTT KPK, dengan total kekayaan tercatat Rp20,3 miliar.--Instagram gatutsunu

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terjaring OTT KPK, dengan total kekayaan tercatat Rp20,3 miliar.--Instagram gatutsunu

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Oleh:
Dahlan  Iskan

IA jadi bupati karena bupati sebelumnya ditangkap KPK. Kini setelah jadi bupati, dirinya sendiri yang ditangkap KPK: Tulungangung, Jatim.

Maka Wakil Bupati Ahmad Baharudin kini dapat durian runtuh: menjabat bupati Tulungagung.

Sebenarnya sejak menjelang pilkada lalu Baharudin sudah mendapat rekomendasi dari partainya: untuk jadi calon bupati Tulungagung. Ia memang ketua Gerindra di kabupaten itu. Tapi ia merasa tidak mampu. Terutama soal pendanaan.

Baharudin memang pengusaha: konveksi pakaian. Tapi tidak cukup besar untuk jadi sumber dana pilkada. Ia juga anggota DPRD Tulungagung dari Gerindra tapi masih merasa tidak mampu membiayai pilkada.

Related Post

Secukupnya Selamanya

Serius Nonsense

Desil Kuantil

Karya Perkara

Akhirnya Gerindra mencabut rekomendasi untuk Baharudin. Lalu menunjuk non kader sebagai calon bupati: Gatut Sunu. Ahmad Baharudin dijadikan calon wakilnya.

Gatut Sunu sendiri saat itu lagi limbung. Sebagai incumbent wakil bupati, ia ingin maju jadi nomor satu. Untuk itu Gatut ikut penjaringan calon bupati yang diadakan PDI-Perjuangan.

Gatut lolos. Sebagai incumbent wabup, elektabilitasnya memang tinggi. Gatut pun sudah bisa tenang. Ia bisa ikut pilkada melawan bupatinya sendiri.

Di politik ketenangan itu langka. Tiba-tiba rekomendasi PDI-Perjuangan diberikan kepada orang lain: Sumaryoto. Mungkin PDI-Perjuangan lebih yakin ke incumbent bupati daripada incumbent wakil bupati.

Di saat limbung itulah keluar akalnya: ia merayu Baharudin untuk bisa maju lewat Gerindra –biarpun rekomendasi Gerindra sudah diberikan ke Baharudin.

Rupanya Gatut berhasil merayu pemegang rekomendasi Gerindra itu. Gatut sanggup menanggung biaya pilkada. Baharudin tidak perlu keluar banyak uang masih pula bisa jadi wakil bupati.

Pasangan Gatut-Baharudin menang.

Di Tulungagung, Gatut dikenal penuh perhitungan. Terutama soal uang. Gatut tahu sulitnya cari uang. Toko bangunan miliknya memang maju tapi skalanya tetap toko di desa.

Di Tulungangung, Gatut dikenal sebagai orang yang ketat dalam hal keuangan. Itu sudah jadi omongan orang di warung-warung kopi. “Pak Gatut itu, kalau misalnya ada lomba berwudu, ia pasti juaranya,” ujar tokoh di kota Tulungagung. Maksudnya: air yang jatuh ke tangannya tidak sedikit pun yang bisa menetes ke bawah.

Rupanya Gatut menginginkan ini: bagaimana agar lebih banyak lagi air yang mancur ke tangannya. Ia menemukan akal. Jiwa kewirausahaannya ia bawa ke birokrasi. Ia ciptakan inovasi. Ide baru.

Cara lain dari yang lain. Ia ciptakan sistem yang belum terjadi sebelumnya: semua pejabat baru yang ia angkat harus membuat pernyataan pengunduran diri. Tanpa tanggal. Pernyataan itu diserahkan kepada Gatut.

Kapan saja Gatut ingin memberhentikan pejabat itu, ia tinggal mengisi tanggal di surat pernyataan itu.

Dengan demikian semua pejabat baru sangat loyal kepada Gatut. Mereka takut tiba-tiba surat pernyataan itu bertanggal. KPK mengindikasikan cara itu sebagai jalan menuju korupsi.

Gatut pun ditangkap KPK. Baharudin jadi bupati. Tentu untuk jadi bupati definitif harus menunggu Gatut dijatuhi hukuman oleh pengadilan. Siapa tahu Gatut punya cara lain untuk bebas dari penjara.

Apa yang didapat Baharudin saat ini pernah didapat oleh Gatut.

Gatut pernah berjuang untuk jadi bupati 10 tahun lalu. Ia sudah keluar banyak uang. Tapi ia gagal dapat rekomendasi sebagai cabup maupun cawabup.

Rekomendasi PDI-Perjuangan jatuh kepada Maryoto dan pasangannya, Heru Suseno. Maryoto terpilih. Lalu ditangkap KPK. Heru Suseno pun naik dari wakil menjadi bupati.

Berarti posisi wakil bupati kosong. DPRD pun melakukan pemilihan. Dua calon bertarung di DPRD. Gatut terpilih lewat proses yang dramatis di DPRD.

Bayangkan sendiri: betapa mahal proses menjadi calon yang gagal, lalu proses pemilihan wabup di DPRD. Dan kemudian proses pilkada yang membuatnya terpilih menjadi bupati.

Tulungagung dulu terkenal karena punya terowongan Neyama. Kini Tulungagung terkenal sebagai sasaran KPK. (*)

Tags: Catatan Harian DahlanDahlan IskanDiswayHarian Dahlanharian diswayTulisan Dahlan

Related Posts

Secukupnya Selamanya

Secukupnya Selamanya

Thursday, 10 September 2026
Serius Nonsense

Serius Nonsense

Wednesday, 9 September 2026
Desil Kuantil

Desil Kuantil

Monday, 7 September 2026
Karya Perkara

Karya Perkara

Saturday, 5 September 2026
Lima Miliar

Lima Miliar

Friday, 4 September 2026
Hujan Salat

Hujan Salat

Thursday, 3 September 2026
Next Post
Ridwan Monoarfa

Dana Abadi Rakyat Gorontalo: Menghidupkan Kembali Semangat Serambi Madinah Melalui Wakaf Produktif

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 30 Juli 2026

Rekomendasi

Harfest 2026, BI Buka Jalan UMKM Gorontalo Tembus Pasar Ekspor

Harfest 2026, BI Buka Jalan UMKM Gorontalo Tembus Pasar Ekspor

Thursday, 10 September 2026
Meriahkan Harfest 2026, Yura Yunita Akan Tampil di Gorontalo

Meriahkan Harfest 2026, Yura Yunita Akan Tampil di Gorontalo

Thursday, 10 September 2026
Poltekkes Gorontalo dan Warga Tinelo Olah Sampah Plastik Menjadi Furnitur Ecobrick

Poltekkes Gorontalo dan Warga Tinelo Olah Sampah Plastik Menjadi Furnitur Ecobrick

Wednesday, 9 September 2026
Berkendara Saat Hujan Abu dan Asap, Honda Bagi Tips Agar Tetap Nyaman

Berkendara Saat Hujan Abu dan Asap, Honda Bagi Tips Agar Tetap Nyaman

Wednesday, 9 September 2026

Pos Populer

  • Harfest 2026, BI Buka Jalan UMKM Gorontalo Tembus Pasar Ekspor

    Harfest 2026, BI Buka Jalan UMKM Gorontalo Tembus Pasar Ekspor

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Meriahkan Harfest 2026, Yura Yunita Akan Tampil di Gorontalo

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • 86 SPBU di Sulawesi Kena Sanksi Pertamina

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Poltekkes Gorontalo dan Warga Tinelo Olah Sampah Plastik Menjadi Furnitur Ecobrick

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Berkendara Saat Hujan Abu dan Asap, Honda Bagi Tips Agar Tetap Nyaman

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.