logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Disway

Tiga Proposal

Lukman Husain by Lukman Husain
Friday, 15 August 2025
in Disway
0
dr Joao Angelo De Sousa Mota --

dr Joao Angelo De Sousa Mota --

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Oleh:
Dahlan Iskan

 

SI petir Joao Angelo De Sousa Mota bikin film layar lebar. Judulnya belum ia ungkap, tapi sudah selesai dibuat.

Joao sendiri bertindak sebagai eksekutif produser. Tebakan Anda tepat: itu film layar lebar tentang pertanian.

Related Post

Geger Gowa

Bintang Vela

Kupas Bawang

Tiga Inklusif

Mungkin karena Anda sudah melihat teaser-nya yang menyertai tulisan ini. Isinya tentang metode bertani merdeka. Seperti yang sudah ia kembangkan di kabupaten Timor Tengah Utara (baca Disway kemarin).

Aktivitas pertanian Joao di TTU ternyata tidak main-main. Setidaknya ia punya tujuh lokasi. Tiap lokasi luasnya tidak sama. Ada yang tiga hektare, 17 hektare, dan 23 hektare. Ada juga yang satu dan tiga hektare.

Semua miliknya sendiri. Bebas. Merdeka. Ia sendiri yang memutuskan mau lakukan apa saja: tanam padi, berbagai sayur atau holtikultura. Suka-suka ia.

Di sana Joao tidak perlu minta persetujuan siapa pun. Ia ingin apa pun bisa langsung dilaksanakan.

Kebiasaan merdeka di TTU itulah rupanya yang membuat ia kaget ketika menjabat direktur utama PT Agrinas Pangan Nusantara. Di TTU ia tidak punya atasan. Justru ia sendirilah atasan paling atas.

Tiba-tiba kini ia punya atasan. Ia tidak boleh berjalan sendiri.

Itu pula yang saya alami 15 tahun lalu. Dari posisi ”orang nomor satu” pindah menjadi orang yang punya atasan. Bahkan, waktu itu, atasan saya langsung banyak. Menteri BUMN adalah atasan saya. Juga menteri ESDM. Lalu menteri keuangan. Menko. Wapres. Presiden. Komisaris. Ketua komisi VI DPR.

Dulunya apa yang saya ucapkan harus dilaksanakan oleh ”bawahan”. Sering tanpa surat keputusan. Tanpa surat tugas. Tanpa lewat rapat. Hanya lewat perintah lisan.

Begitu diangkat menjadi dirut salah satu perusahaan BUMN keadaan berbalik kutub. Serba prosedur. Serba lewat kajian. Lewat persetujuan atasan.

Kurang lebih begitu pula yang dialami Joao. Bahkan atasan Joao lebih banyak lagi. Pemegang sahamnya saja dua: Danantara dan Kementerian BUMN.

Maka enam bulan menjadi dirut Agrinas Pangan, Joao merasa tidak bisa berbuat apa-apa. Di TTU, dalam enam bulan ia sudah bisa panen padi dua kali. Atau sekali panen padi, sekali panen jagung.

Sayangnya Joao belum mau menjawab: apa rencana besar yang diusulkan ke direksi Danantara untuk dilakukan Agrinas Pangan.

Mengapa pula sudah tiga kali kirim usulan. Kalau usulan kedua dan ketiga berupa revisi berarti Danantara sebenarnya sudah mempelajari usulan Joao. Lalu minta direvisi.

Anda sudah tahu: PT Agrinas Pangan adalah penjelmaan dari PT Yodya Karya. Ganti nama. Ganti tujuan. Ganti bidang usaha: dari kontraktor dan jasa teknik ke sektor pangan.

Tentu Yodya Karya tidak punya aset dalam bentuk lahan sawah atau kebun. Aset utamanya adalah SDM –dengan keahlian bidang perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan proyek.

Belakangan Yodya punya aset penting: gedung tinggi di dekat Cawang. Lima tahun terakhir Yodya Karya memang sangat maju. Labanya naik terus: terakhir berlaba Rp 150 miliar lebih (2023). Naik drastis dari tahun sebelumnya yang hanya Rp 21 miliar.

Colbert Thomas Pangaribuan, dirut Yodya Karya saat itu memang orang hebat. Ia dua kali menjabat dirut Yodya Karya. Oktober lalu posisinya digantikan oleh Joao.

Joao memang punya kemampuan di bidang konstruksi. Proyek besar terbarunya adalah rumah sakit Jenderal Sudirman. Di Jakarta Selatan. Besar. Menjulang tinggi. RS baru itu milik Kementerian pertahanan.

Hanya beberapa bulan Joao menjabat dirut Yodya Karya. Danantara pun lahir. Maka Yodya Karya menjadi anak perusahaan Danantara.

Begitu mendesaknya program pangan Presiden Prabowo sampai Yodya Karya diubah misinya: jadi perusahaan produksi pangan.

Joao mungkin punya pikiran ini: pangan adalah program terpenting Prabowo. Pasti dapat prioritas. Semangatnya pun naik tinggi. Ia mengira akan bisa langsung tancap gas.

Ternyata dana pertama Danantara justru dialirkan ke Garuda. Rp 6 triliun. Sifatnya memang pinjaman tapi tetap saja ada yang mengalir ke sana. Rasanya tidak pernah ada penjelasan Garuda menjadi prioritas program presiden. Ternyata Garuda bisa menyalip di udara –karena sulit membayangkan Garuda menyalip di tikungan.

Uang kedua Danantara lari ke Chandra Asri. Uang ketiga ke proyek energi bersih bersama investor Arab Saudi.

Tentu Joao membaca berita mengalirnya uang Danantara ke berbagai proyek tersebut. Mengapa tidak ada yang untuk Agrinas Pangan.

Mungkinkah Danantara kurang tertarik dengan proposal yang diajukan Joao?

Daya tarik dari seseorang sering ditentukan oleh latar belakangnya. Yang biasa bisnis di keuangan akan lebih antusias melihat proposal bidang itu. Lalu siapa yang tertarik melihat proposal bidang pertanian? Kalau pun dipaksakan ”tertarik” apakah bisa langsung memahami ruh bisnis pertanian?

Apakah di antara direksi Danantara ada yang punya minat di bidang pertanian? Kalau tidak, siapa yang menilai bagus tidaknya proposal dari Agrinas Pangan? Konsultan?

Sangat jengkel kalau misalnya atasan lebih percaya konsultan daripada proposal dirut. Berarti sang dirut dianggap tidak ahli di bidangnya.

Problem terbanyak di BUMN ada di sini: tidak memahami bisnis tertentu tapi punya kuasa untuk memutuskan. Akhirnya mengandalkan jasa konsultan. Hilanglah motivasi eksekutif BUMN untuk maju.

Awalnya saya memahami posisi Danantara: belum punya uang untuk Agrinas Pangan. Lalu saya ingat: uang ada. Hanya Agrinas Pangan kalah dalam prioritas.

Sebagai alumni Norwich University, Joao pasti tidak mudah menyerah. Norwich adalah kampus untuk pendidikan militer yang ternama. Lokasinya di negara bagian paling utara Amerika Serikat: Vermont.

Norwich sudah menghasilkan lebih dari 100 jenderal bintang empat –melebihi kampus militer mana pun.

Apalagi dari Norwich, Joao masih ke UNAM di Meksiko. Tiga pemenang hadiah Nobel asal Meksiko semuanya alumni UNAM –Universidad Nacional Autónoma de México.

UNAM adalah universitas terbesar di Meksiko. Mahasiswanya 350.000 orang. Kampusnya masuk heritage UNESCO. Luasnya 7 km2. Joao kuliah di Centro Escuela Para Estrangero (CEPE) di kampus Ciudad. “Yo hablo Espanyol,” kata Joao.

Sebenarnya agak aneh kalau PT Agrinas Pangan tidak punya uang sama sekali. Kalau hanya untuk operasional mestinya punya uang. Bahkan untuk memulai proyek kecil-kecilan sekali pun. Bukankah laba Yodya otomatis pindah buku menjadi saldo keuangan Agrinas Pangan?

Mungkin Joao tidak mau kecil-kecilan. Ia ingin segera punya proyek pangan besar-besaran. Perlu dana besar. Saldo warisan Yodya Karya tidak cukup.

Maka lebih baik mundur.

Lima bulan lagi Agrinas Pangan sudah harus tutup buku. Bagaimana isi laporan keuangannya tahun 2025 kalau di enam bulan pertama perusahaan belum bisa jalan.

Waktu memang cepat sekali berlalu. Sejak Danantara dibentuk, enam bulan lalu, para petani sudah panen dua kali: kecuali Agrinas Pangan. (*)

Tags: Catatan Harian DahlanDahlan IskanDiswayHarian Dahlanharian diswayTulisan Dahlan

Related Posts

Geger Gowa

Geger Gowa

Monday, 24 August 2026
Bintang Vela

Bintang Vela

Saturday, 22 August 2026
Kupas Bawang

Kupas Bawang

Saturday, 22 August 2026
Tiga Inklusif

Tiga Inklusif

Thursday, 20 August 2026
Prabowo Mahathir

Prabowo Mahathir

Thursday, 20 August 2026
Dominasi Suasana

Dominasi Suasana

Tuesday, 18 August 2026
Next Post
Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie saat memimpin upacara janji suci Gerakan Pramuka Provinsi Gorontalo yang dirangkaikan dengan HUT Pramuka ke 64 di Pelataran Taman Menara Limboto, Kabupaten Gorontalo, Rabu (13/8/2025). (Foto – Nova Diskominfotik).

Wagub Idah Syahidah Pimpin Upacara Ulang Janji Gerakan Pramuka Gorontalo, Siap Sambut Peran Saka Nasional, Bangga Gorontalo Tuan Rumah

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 30 Juli 2026

Rekomendasi

Dari Gorontalo ke Jepang, Dellacious Coffee Mulai Merambah Pasar Global

Dari Gorontalo ke Jepang, Dellacious Coffee Mulai Merambah Pasar Global

Tuesday, 25 August 2026
KKI 2026: Penjualan UMKM Gorontalo Melonjak 186,8 Persen

KKI 2026: Penjualan UMKM Gorontalo Melonjak 186,8 Persen

Tuesday, 25 August 2026
KKI 2026: Empat UMKM Gorontalo Bawa Karawo dan Pangan Lokal Menembus Panggung Nasional

KKI 2026: Empat UMKM Gorontalo Bawa Karawo dan Pangan Lokal Menembus Panggung Nasional

Saturday, 22 August 2026
Lupa Servis Motor? Daya Auto Bikin Jadwal Perawatan Honda Lebih Teratur

Lupa Servis Motor? Daya Auto Bikin Jadwal Perawatan Honda Lebih Teratur

Tuesday, 25 August 2026

Pos Populer

  • Pengabmas Perkuat Peran Kader dan Dukun dalam Deteksi Dini Kegawatdaruratan Kehamilan

    Pengabmas Perkuat Peran Kader dan Dukun dalam Deteksi Dini Kegawatdaruratan Kehamilan

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • KKI 2026: Empat UMKM Gorontalo Bawa Karawo dan Pangan Lokal Menembus Panggung Nasional

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Poltekkes Kemenkes Perkuat Peran Kader Desa Bunggalo Kendalikan Diabetes Melitus

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Poltekkes Gorontalo Gencarkan Edukasi Diabetes, Jus Buah Naga Jadi Pilihan

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Mantap! Kontingen Gorontalo Raih Award Pemberitaan Terbaik Jamnas 2026

    52 shares
    Share 21 Tweet 13
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.