logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Metropolis

Sidang Kasus Penipuan SPBE, Saksi Akui Terima Uang Rp 1,4 Milyar

Lukman Husain by Lukman Husain
Friday, 8 August 2025
in Metropolis
0
Kontraktor pekerjaan SPBE PT Bumi Panua memberikan keterangan dalam persidangan kasus dugaan penipuan dan penggelapan sebesar Rp 1,4 milyar.

Kontraktor pekerjaan SPBE PT Bumi Panua memberikan keterangan dalam persidangan kasus dugaan penipuan dan penggelapan sebesar Rp 1,4 milyar.

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.co.id, GORONTALO – Sidang kasus dugaan penipuan pembangunan SPBE PT Bumi Panua, dengan terdakwa mantan Kadishuttamben Provinsi Gorontalo, Husen Hasni, kembali bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Gorontalo.

Uniknya, dalam persidangan dengan agenda pemeriksaan saksi atas nama Dharma Yudi selaku kontraktor, yang digelar pada Rabu (6/8), sekitar pukul 13.30 Wita hingga 21.00 Wita, terungkap bahwa aliran dana yang dialamatkan oleh korban Willy Akbar Adjami kepada terdakwa Husen Hasni, sebesar Rp 1,4 milyar pada 2019 silam, ternyata diterima langsung oleh saksi Dharma Yudi.

Dana tersebut diterima secara langsung oleh saksi untuk pembangunan fisik SPBE dan untuk pengurusan perizinan, namun anehnya saksi tidak bisa mempertanggungjawabkan pengunaan dana tersebut digunakan untuk apa saja.

Menariknya, tuduhan jika terdakwa menyuruh untuk menerima uang Rp 1,4 milyar dari korban juga sangat aneh. Mengingat kontrak belum ada dan pekerjaan pembangunan SPBE juga nanti pertengahan 2020, namun uang sudah diterima oleh saksi sejak November 2019, melalui rekening pribadinya tanpa sepengetahuan terdakwa.

Related Post

Ops Patuh Otanaha 2026, 14 Hari Kepolisian Perketat Pengawasan di Jalan

Pelaku Pencurian Lintas Provinsi Dibekuk di Gorontalo

Farmasi Poltekkes Dampingi Warga Ipilo Olah Herbal Jadi Produk Ekonomi

Poltekkes Gorontalo Bekali Mahasiswa dan Alumni Keterampilan Berwirausaha

Selain itu, sidang yang dipimpin langsung oleh majelis hakim Otto Wijanarto dengan hakim anggota Daimon Siahaan dan Muhamad Kadafi ini, terungkap bahwa bukti transferan Rp 1,4 milyar yang disita oleh penyidik Polda Gorontalo dan diterima oleh pihak Kejaksaan Tinggi Gorontalo, serta dihadirkan dipersidangan, hanya foto copy saja.

Penasehat Hukum terdakwa, Ali Rajab ketika diwawancarai menjelaskan, saksi atas nama Dharma Yudi mengaku menerima uang dari istri terdakwa atas nama Laila suratinoyo sebagai pemilik PT. Bumi Panua sudah Rp 5,1 milyar dan uang yang diterima dari korban Willy Rp 1,4 milyar. Dengan demikian, dana yang diterima saksi adalah Rp 6,5 milyar.

“Bukti penerimaan uang kepada saksi tidak seperti itu. Yang sebenarnya adalah Rp 6,7 milyar. Hasil audit independen dari acuntan public yang kami perlihatkan kepada saksi Dharma Yudi, sangat jelas. Di mana kerugian perusahaan lebih dari Rp 3 milyar akibat proyek pembangunan SPBE yang tidak selesai yang dikerjakan oleh saksi,” jelasnya.

Lanjut kata Ali, uang yang dikirim oleh korban bukan kepada terdakwa, akan tetapi mengalir kepada saksi Dharma Yudi selaku kontraktor. Dalam fakta persidangan kali ini, sudah sangat jelas di mana dana Rp 1,4 milyar yang dilaporkan oleh Willy ini, dipakai bukan untuk pekerjaan pembangunan SPBE Bumi Panua, dan pengurusan surat izin karena hal tersebut tidak benar dan tidak bisa dibuktikan.

Ali Rajab juga menegaskan, dalam fakta persidangan kali ini, bukti-bukti berupa foto pekerjaan SPBE yang tertuang dalam berkas penyidikan, tidak dapat dibuktikan oleh saksi Dharma Yudi saat persidangan. “Kami dari tim kuasa hukum terdawa HH, berkesimpulan, keterangan saksi dalam persidangan kali ini, tidak benar,” pungkas Ali Rajab, S.H. (kif)

Tags: Kasus Penipuan SPBEpengadilan negeri gorontaloSidang Kasus PenipuanSPBE PT Bumi Panua

Related Posts

Ops Patuh Otanaha 2026, 14 Hari Kepolisian Perketat Pengawasan di Jalan

Ops Patuh Otanaha 2026, 14 Hari Kepolisian Perketat Pengawasan di Jalan

Tuesday, 27 October 2026
Pelaku Pencurian Lintas Provinsi Dibekuk di Gorontalo

Pelaku Pencurian Lintas Provinsi Dibekuk di Gorontalo

Tuesday, 27 October 2026
Farmasi Poltekkes Dampingi Warga Ipilo Olah Herbal Jadi Produk Ekonomi

Farmasi Poltekkes Dampingi Warga Ipilo Olah Herbal Jadi Produk Ekonomi

Monday, 26 October 2026
Poltekkes Gorontalo Bekali Mahasiswa dan Alumni Keterampilan Berwirausaha

Poltekkes Gorontalo Bekali Mahasiswa dan Alumni Keterampilan Berwirausaha

Monday, 26 October 2026
Empat Lomba Meriahkan Semarak Bulan Bahasa Bastrasia 2026

Empat Lomba Meriahkan Semarak Bulan Bahasa Bastrasia 2026

Saturday, 24 October 2026
Jurusan Farmasi Poltekkes Gorontalo Bina KWT Belimbing 25, Lahirkan Dua Produk Herbal Inovatif

Jurusan Farmasi Poltekkes Gorontalo Bina KWT Belimbing 25, Lahirkan Dua Produk Herbal Inovatif

Friday, 23 October 2026
Next Post
Kapolres Pohuwato, AKBP H. Busroni,S.I.K,M.H membagikan bendera merah putih kepada pengguna jalan.

Jelang 17 Agustus, Kapolres Pohuwato Bagi Bendera ke Masyarakat

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 30 Juli 2026

Rekomendasi

Basri Amin

Generasi Penerus dan Generasi “Terus-Menerus”

Monday, 26 October 2026
Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi (Bukan) Kewajiban Negara

Vietnam Melompat ke Depan, Indonesia Melompat di Tempat

Tuesday, 27 October 2026
Hendak Dipasok ke Tambang Ilegal, 30,1 Ton Solar Bersubsidi Diamankan Polisi

Hendak Dipasok ke Tambang Ilegal, 30,1 Ton Solar Bersubsidi Diamankan Polisi

Tuesday, 27 October 2026
Ops Patuh Otanaha 2026, 14 Hari Kepolisian Perketat Pengawasan di Jalan

Ops Patuh Otanaha 2026, 14 Hari Kepolisian Perketat Pengawasan di Jalan

Tuesday, 27 October 2026

Pos Populer

  • Akui Lecehkan Dua Mahasiswi Bimbingan Sikripsi, Oknum Dosen Serahkan Diri ke Polisi

    Akui Lecehkan Dua Mahasiswi Bimbingan Sikripsi, Oknum Dosen Serahkan Diri ke Polisi

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Lolos dari Gorontalo, Polda Metro Jaya Amankan 54 Ton Batu Hitam, Lima Orang Ditangkap

    74 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Generasi Penerus dan Generasi “Terus-Menerus”

    74 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Demo Jilid II Membayangi Polda, Wakapolda Pasang Kuda-Kuda, Ingatkan Personel Tetap Humanis

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Vietnam Melompat ke Depan, Indonesia Melompat di Tempat

    43 shares
    Share 17 Tweet 11
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 4 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.