Gorontalopost.co.id — Beradar kabar duka dari kalangan dai, Ustad Yahya Waloni, dikabarkan meninggal dunia saat sedang khutbah Jumat di Masjid Darul Falah, Jln Aroepala, Minasa Upa, Kelurahan Gunung Sari, Rappocini, Kota Makassar, Jumat (6/6).
Ustad Yahya Waloni disebutkan tiba-tiba terduduk saat membawakan khutbah ke dua. Para jemaah Masjid langsung mengevakuasinya ke RS Bahagia, tak jauh dari lokasi masjid.
Kabar duka Ustad Yahya Waloni cukup menghebohkan, apalagi bertetapan dengan hari raya Idul Adha, kabar duka ini cepat beredar melalui grup whatsapp, lengkap dengan foto sang pemilik nama lengkap Dr H M Yahya Yopie Waloni Sth Mth (55) itu terbaring kaku di rumah sakit. “Iya, Ustaz Yahya Waloni,” ujar Ketua Masjid Falah,
Syahruddin Usman, kepada wartawan siang tadi. Syaharuddin membenarkan Ustad Yahya Waloni meninggal saat sedang membawahkan khutbah jumat sekitar pukul 12.30 Wita. Ustaz Yahya Waloni sempat terduduk hingga tak sadarkan diri saat menyampaikan khotbah Jumat kedua.
“Sudah khotbah pertama, semangat, menyampaikan tentang ketauhidan. Begitu sudah duduk, khotbah kedua, hanya menyampaikan beberapa menit,” katanya.
“Beliau wafat dalam keadaan terbaik. Di hari yang agung, di tempat mulia, dan dalam keadaan sedang menyampaikan khutbah. Kami semua kehilangan,”tambah salah satu pengurus masjid.
Diketahui, Ustad Yahya Waloni merupakan seorang mualaf. Dia populer lantaran latar belakangnya senagai mantan pendeta, dia pernah terdaftar sebagai pemuka agama pada Badan Pengelola Am Sinode GKI di Tanah Papua, Wilayah VI Sorong-Kaimana, serta pernah menjabat sebagai Ketua Sekolah Tinggi Theologia (STT) Calvinis Ebenhaezer di Sorong tahun 1997-2004. Tahun 2006 di Tolitoli, ia memutuskan mualaf, sejak saat itu waktunya dihabiskan untuk berdakwah. (Gp)













Discussion about this post