logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Disway

Della Surya

Lukman Husain by Lukman Husain
Friday, 21 March 2025
in Disway
0
cath lab--

cath lab--

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Oleh:
Dahlan Iskan

 

TikTok benar-benar bisa dipakai alat memfitnah yang luar biasa. Saya sampai merinding melihat video-video di situ. Khususnya yang menyangkut dr Della Rianadita. Della direktur RSUD Depati Hamzah milik Pemkot Pangkalpinang, Bangka.

Video itu menuduh langsung dr Della telah korupsi pembelian cath lab di RS itu. Puluhan miliar rupiah. Video juga minta agar pasien BPJS jangan ke RS itu. Tidak akan bisa ditangani kecuali harus bayar mahal.

Related Post

Halo Wani

Juara Dunia

Hidup QRIS

Yossi Cohen

Di video lain, dr Della tampil bicara. Tapi bukan suara dia. Gerak bibirnya juga tidak terlalu cocok dengan kata-kata yang terdengar.

Saat bicara Della pakai jilbab. Tangannyi sedang diborgol. Di video itu seolah dia mengaku sebagai koruptor pembelian cath lab –alat yang bisa untuk memasang ring pada jantung.

“Saya kebal hukum. Saya tidak akan ditangkap,” begitu kata-kata yang terdengar seolah dari bibir Della. Jelas sekali video itu rekayasa.

Video lain juga menghujat suami Della: dr Kuncoro Bayu Aji. Kuncoro kini lagi mengikuti program pendidikan di kota Nanjing. Ini merupakan program pertama Kemenkes untuk 52 dokter se-Indonesia. Mereka disebar di berbagai kota di Tiongkok.

Video fitnah itu mengungkap bahwa sang suami dikirim ke Tiongkok dengan cara menutup kesempatan dokter lainnya. Della dianggap amat jahat di video-video TikTok itu.

Dua bulan lamanya dr Della membiarkan TikTok itu. Tapi belakangan ibundanya tidak mau ke masjid. Tidak mau pula menghadiri tahlilan. Setelah ditanya kenapa, barulah ibundanyi menjawab: malu. Di masjid, anaknyi jadi pembicaraan akibat TikTok tersebut.

Demi sang ibu dokter Della pun ke polisi. Dia mengadukan pemilik akun TikTok bernama “Anak Muda O Pos”. Polisi ternyata bisa menemukan siapa pemilik akun tersebut: Trie Lius Putri. Umur 26 tahun.

Setelah melakukan pengusutan, polisi berhasil membongkar nama di balik Trie. Nama itu membuat dokter Della kaget bukan main: ia seorang dokter. Ahli jantung. Namanya: Surya Hafidiansyah Putra. Dia tahu nama itu dari pemberitaan di media.

“Beliau tetangga saya sendiri,” ujar Della. “Rumahnya selisih 10 rumah dari rumah saya,” tambahnyi.

Dokter Della asli Bangka. Lahir, sekolah, sampai tamat SMA di Pangkalpinang. Lalu kuliah di Yogyakarta: di fakultas kedokteran Universitas Muhammadiyah.

Di kampus itu Della bertemu Kuncoro. Asli Yogyakarta. Saat mengambil spesialis jantung PPDS-nya di UNS Solo. Sepulang dari Nanjing kelak tentu Kuncoro bisa mengoperasikan mesin cath lab di RSUD Pangkalpinang.

Dokter Surya pun diperiksa polisi. Lalu ditahan. Sampai sekarang belum diungkap apa motif dokter Surya menggunakan Trie untuk melawan Della lewat TikTok.

Yang tersebar adalah soal persaingan alat dan profesi: dr Surya adalah ahli jantung di RSUP Bung Karno di Pangkalpinang. RSUP ini milik provinsi Bangka Belitung.

RS Bung Karno sudah lebih dulu memiliki mesin cath lab. Dokter Surya adalah satu-satunya orang yang bisa mengoperasikan alat tersebut di sana.

Berarti kini ada dua cath lab di Bangka. Yang milik RSUD di tengah kota Pangkalpinang, yang milik RSUP di kabupaten Bangka, dekat dengan kota Pangkalpinang.

Menurut Agus Putra, wartawan kami di Babel Pos, jarak antara dua rumah sakit ini sekitar 30 menit pakai mobil.

Dokter Surya lulusan FK Universitas Sumatera Utara (USU). Lalu mengambil spesialis jantung dan pembuluh darah di Universitas Indonesia (UI) Jakarta.

Setelah dokter Surya ditahan kesan yang muncul: dokter Della memperkarakan dokter Surya. Dokter Surya ditahan gara-gara dilaporkan oleh dokter Della.

“Saya tidak melaporkan dr Surya. Yang saya perkarakan itu akun TikTok,” ujar Della. “Pemilik akunnya saja saya tidak tahu,” tambahnyi.

Setelah tahu pemilik akun itu seorang remaja putri Della kaget. Lebih kaget lagi ketika tahu rekan sejawatnya sendiri yang berada di balik remaja putri tersebut.

Setelah polisi mengungkap siapa di balik akun TikTok tersebut Della ingat peristiwa dua tahun lalu. “Waktu itu dokter Surya menelepon saya. Hampir satu jam,” ujar Della.

Isi pembicaraan: soal pengadaan cath lab di RSUD. Intinya dokter Surya tidak setuju ada dua cath lab di Pangkalpinang.

Della mengaku bahwa dia hanya ketempatan. Pengadaannya oleh Kemenkes. Mesin itu sekarang sudah tiba. Sedang dipasang. Sekalian menunggu tenaga yang kini sedang dilatih di Tiongkok.

Apakah tidak terlalu banyak Pangkalpinang punya dua alat cath lab?

“Dilihat dari jumlah pendaftar BPJS yang dirujuk ke RS Harapan Kita Jakarta dua cath lab tidak berlebihan,” ujar Della. “Bahkan saya dengar akan tiba satu cath lab lagi untuk satu RSUD Kabupaten di Bangka ini,” tambahnyi.

Memang agak aneh kalau motif video TikTok  itu persaingan cath lab dan monopoli keahlian menjalankannya. Dua-duanya kan milik Pemda –provinsi dan kota. Bisa dimengerti kalau pemilik cath lab pertama adalah RS swasta. Itu pun tidak akan sampai pada tingkat seserem di TikTok itu.

“Ternyata benar-benar kejadian kan bahwa pengadaan alat canggih dihambat oleh praktik seperti itu,” ujar Menkes Budi Gunadi Sadikin. Ia memang lagi disorot tajam soal untuk apa mengadakan begitu banyak cath lab sampai ke tingkat RS kabupaten.

Sedih. Kini satu-satunya dokter yang bisa menjalankan mesin cath lab di Bangka ditahan. Alatnya ikut “tertahan”. Pasien yang sudah antre jadi korban.

Anda pun pasti sedih bahwa medsos dipakai alat fitnah seperti itu. Apalagi sesama dokter. Sesama profesi. Sesama cari uang di ladang yang sama.

Polisi pasti akan menawarkan jalan tengah. Siapa tahu ada yang mau minta maaf secara terbuka. Lalu ada yang mau memaafkan. Mumpung ini adalah hari-hari terakhir bulan Puasa. Sebentar lagi Lebaran Idulfitri tiba. Maaf lahir batin.(*)

Tags: Catatan Harian DahlanDahlan IskanDiswayHarian Dahlanharian diswayTulisan Dahlan

Related Posts

Wani Sabu saat menerima Lifetime Achievement Award di ajang Contact Center World 2025 di Bali.-Instagram Wani Sabu-

Halo Wani

Wednesday, 22 April 2026
Ilustrasi fitur-fitur di Halo BCA.--

Juara Dunia

Tuesday, 21 April 2026
Ilustrasi penggunaan QRIS di Tiongkok yang banyak membantu WNI.-Dibuat dengan bantuan AI-

Hidup QRIS

Monday, 20 April 2026
Salah seorang jurnalis asing mengabadikan gambar sebuah kerusakan akibat serangan udara AS yang menyasar sebuah perkampungan di wilayah Fardis, Barat kota Tehran, Iran.-Vahid Salemi-Association Press

Yossi Cohen

Friday, 17 April 2026
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terjaring OTT KPK, dengan total kekayaan tercatat Rp20,3 miliar.--Instagram gatutsunu

Tulung Agung

Thursday, 16 April 2026
--

Bertahan Menyerang

Wednesday, 15 April 2026
Next Post
Aksi protes yang digelar oleh mahasiswa dari berbagai kampus di Jakarta atas disahkannya RUU TNI terus berlanjut di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta, Kamis 20 Maret 2025.

Pengesahan RUU TNI, Disambut Demo Ricuh Mahasiswa

Discussion about this post

Rekomendasi

Empat orang tersangka resmi ditahan oleh Satuan Reskrim Polres Pohuwato, terkait kasus dugaan penganiayaan.

Empat Tersangka Penganiayaan Ditahan, Lokasi Kejadian di Area PETI DAM Pohuwato

Thursday, 23 April 2026
Pohuwato The Gold of Celebes

Pohuwato The Gold of Celebes

Monday, 27 February 2023
AKBP H. Busroni

Pidana Menanti Polisi Terlibat PETI, Janji Kapolres Pohuwato, Termasuk Sanksi Internal

Wednesday, 22 April 2026
Epistemologi dan Ontologi Sadaka: Analisis Historis, Teologis, dan Sosiokultural   

Epistemologi dan Ontologi Sadaka: Analisis Historis, Teologis, dan Sosiokultural  

Monday, 20 April 2026

Pos Populer

  • Dua orang remaja meninggal dunia setelah menabrak sebuah mobil tronton yang terparkir di jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo.

    Tabrak Tronton Dua Remaja Tewas, Hilang Kendali Saat Tronton Terparkir di Tepi Jalan

    188 shares
    Share 75 Tweet 47
  • Epistemologi dan Ontologi Sadaka: Analisis Historis, Teologis, dan Sosiokultural  

    135 shares
    Share 54 Tweet 34
  • Batas-Batas Pengobatan

    86 shares
    Share 34 Tweet 22
  • Oknum ASN Diduga Palsukan Akta Kematian

    182 shares
    Share 73 Tweet 46
  • Cerita Aulia Lahiya, Demi Cuan Uji Nyali di Wahana Tong Setan

    52 shares
    Share 21 Tweet 13
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.