Gorontalopost.co.id — Setiap momentum hari besar, hari ulang tahun, atau selamatan, sejumlah pihak kerap mengirimkan ucapan dalam bentuk papan karangan bunga. Seperti pemberian ucapan selamat atas pelantikan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang baru saja dilakukan Presiden.
Deretan karangan bunga dan papan ucapan itu memadati kantor Gubernur, Bupati dan Wali Kota. Papan-papan berisi kata-kata ucapan ‘selamat’ itu, terkadang mubazir. Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie, punya ide terkait itu. Mantan Ketua Kwarda Pramuka Gorontalo ini meyerukan, agar pemberian ucapan dalam bentuk karangan bunga seperti itu, dapat diganti dengan bibit tanaman.
“Di situ (bibit tanaman) tetap diberi tanda ucapanya. Kalau seperti itu, kan lebih bermanfaat. Tamananya bisa ditanam, turut melestarikan lingkungan,”kata Idah saat jumpa wartawan di rudis gubernur Gorontalo, Ahad (2/3).
Penekanan yang sama kembali disampaikanya saat apel perdana ASN di lingkungan Pemprov Gorontalo, Senin (3/3) di halaman rumah dinas Gubernur. Idah mengatakan, pemberian ucapan dalam bentuk bibit tanaman seperti itu, tidak akan mematikan usaha para pelaku usaha papan ucapan. Justeru kata Idah, akan lebih berfariasi, dan pemesan punya pilihan selain hanya papan ucapan saja.
“Sekali lagi ini tidak mematikan usaha pelaku usaha papan ucapan. Mereka bisa lebih berkreasi, karena sudah dimulai, maka bisa juga menyiapkan bibit tanamanya,”terang Idah. Ia melihat, selama ini, pemberian ucapan dalam bentuk papan karangan bunga, kurang memberi dampak labih. “Kan sayang, bayarnya mahal loh, Rp 500 – Rp 700 ribu. Setelah itu hanya beberapa hari diambil lagi, atau dibiarkan saja begitu, jadi sampah. Kalau tanaman, kan bisa ditanam. Atau disumbangkan ke lembaga atau dinas-dinas yang mebutuhkan. Lalu di tanam di arae-area gersang,”paparnya.
Beruntung, kalau bibit tanaman adalah tanaman produktif, seperti buah-buahan. “Akan lebih bermanfaat,”tandasnya. Hal serupa sudah dilakukan di sejumlah daerah, dimana para kepala daerah hanya menerima pemberian ucapan dalam bentuk bibit tanaman. (tro)











