logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Disway

Tenang Panas

Lukman Husain by Lukman Husain
Saturday, 9 November 2024
in Disway
0
-

-

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Oleh:
Dahlan Iskan

 

DI PILKADA serentak November nanti seluruh provinsi di Jawa sampai hari kemarin terlihat tenang. Tidak ada perang isu yang panas.

Di Jakarta panasnya justru dalam proses seleksi calon oleh partai politik. Ada drama pencalonan Anies Baswedan dan Ahok. Panas. Mengkhawatirkan. Drama justru berakhir sebelum layar dibuka.

Related Post

Tulung Agung

Bertahan Menyerang

Cari Muka

Jalan Baru

Yang akhirnya tampil di Pilgub Jakarta adalah tokoh-tokoh yang tutur kata dan pembawaannya tenang.

Ridwan Kamil dan Pramono Anung sama-sama sosok yang pandai mengendalikan emosi.

Sebagai penantang yang sedang dikepung semua partai rupanya tidak membuat Pramono berusaha menarik perhatian dengan segala cara.

Pramono tidak mudah kepancing pertanyaan wartawan. Komentar-komentarnya merendah. Sejuk.

Pramono seperti bukan Banteng Ketaton. Ia seperti nothing to lose. Pun Rano Karno calon wakil gubernurnya. Tidak ada suara dengan nada tinggi.

Suswono, pasangan Ridwan Kamil, juga sosok yang santun. Sebagai mantan menteri ia juga bisa menerima dicalonkan hanya sebagai wakil gubernur. Lebih rendah hati dibanding Risma yang berhenti sebagai menteri sosial untuk jadi calon gubernur Jatim.

Mungkin Suswono merasa tidak apa-apa sekadar jadi cawagub tapi kans menangnya besar. Dibanding jadi calon gubernur untuk kalah.

Suasana Jatim juga tenang. Khofifah Indar Parawansa merasa aman. Meski Risma sangat populer tapi waktunya sangat mepet. Kecuali pasangan Risma-Gus Han, berhasil memobilisasi Gus-Gus di Jatim.

Gus Han adalah pemrakarsa berdirinya asosiasi Gus-Gus di kalangan NU: Asparagus. Tentu tidak semua Gus rukun di Asparagus. Masih ada IGGI –Ikatan Gus Gus Indonesia.

Mungkin Bu Risma-Gus Han bisa menang kalau suara PDI-Perjuangan bisa total bersatu. Mesin partai berputar all out. Ditambah calon dari PKB bisa mencuri suara NU sampai 15 persen –berfungsi mengurangi suara Khofifah.

Di Banten dan Jabar juga berlangsung tenang. Airin calon gubernur dari Golkar-PDI Perjuangan sangat percaya diri dengan angka 70 persen.

Di Jabar, Dedi Mulyadi juga sangat yakin menang. Calon PKS, Ahmad Syaikhu dan pasangannya, Ilham Habibie, masih perlu Kang Aher turun ke lapangan.

Aher –Ahmad Heryawan— gubernur Jabar dua periode dari PKS, dianggap masih punya pengaruh besar di bawah.

Dedi Mulyadi memang populer meski ada isu ia sangat percaya kebatinan. Tapi masyarakat kecil Jabar juga masih percaya takhayul.

Dedi juga dianggap ”kasar” dalam bertutur kata di bahasa Sunda. Sunda yang sering ia gunakan bukan bahasa Sunda halus. Pemimpin yang diimpikan di kalangan Sunda adalah pemimpin yang nyunda, nyakola, dan nyantri.

Nyunda, Anda sudah tahu: sosok yang menjunjung tinggi kesundaan yang santun dan halus. Dedi bukan tipe itu.

Nyakola, Anda juga sudah tahu:  memiliki tingkat pendidikan formal yang tinggi, minimal sarjana S1. Sedang ”nyantri” Anda lebih tahu: agamis; memahami dan mengamalkan ajaran Islam.

Di Jateng-lah yang kayaknya paling panas. Mantan kapolda lawan mantan panglima TNI. Ahmad Luthfi vs Andika Perkasa. Di balik mereka ada Jokowi dan Megawati.

Jokowi kabarnya akan all out membuat Luthfi menang. Ia bukan keluarga Jokowi. Tapi Jokowi punya perhatian khusus pada Jateng.

Lihatlah baju Pilkada yang dikenakan Luthfi dan pasangannya, Gus Yasin. Warnanya biru. Potongannya khas memakai kerah. Konon Jokowi sendiri yang memilihkan warna biru itu.

Pun motto Luthfi: Ngopeni Nglakoni Jawa Tengah. Konon itu atas pilihan Jokowi.

Saat Pilkada berlangsung, Jokowi sudah bukan presiden lagi. Tapi Mas Gibran sudah menjadi wakil presiden.

Jangan-jangan begitu kehilangan jabatan presiden, Jokowi tambah sibuk: ikut jadi jurkam calon-calon yang ia dukung.(*)

Tags: Catatan Harian DahlanDahlan IskanDiswayHarian Dahlanharian diswayTulisan Dahlan

Related Posts

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terjaring OTT KPK, dengan total kekayaan tercatat Rp20,3 miliar.--Instagram gatutsunu

Tulung Agung

Thursday, 16 April 2026
--

Bertahan Menyerang

Wednesday, 15 April 2026

Cari Muka

Tuesday, 14 April 2026
Jubir Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei menyatakan perundingan Islamabad gagal, tapi jalur diplomatik tetap terbuka -Tasnim News Agency-

Jalan Baru

Monday, 13 April 2026
Drum Mesiu

Drum Mesiu

Saturday, 11 April 2026
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan bahwa kebijakan Work From Home (WFH) tidak wajib diterapkan setiap hari Jumat, khususnya bagi karyawan swasta-Dok. Kemnaker -

WFH Sarengat

Friday, 10 April 2026
Next Post
#CARI_AMAN : Sosialisasi keselamatan berkendara yang dilakukan PT DAW bekerjasama Polda Sulut, dan PT Jasa Raharja bagi mahasiswa Fakultas Pertanian Unsrat, Manado, Jumat (27/9)

Kolaborasi DAW, Polri, dan Jasa Raharja, Giliran Faperta Unsrat Dapat Edukasi Keselamatan Berkendara

Discussion about this post

Rekomendasi

Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pohuwato resmi melaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) dalam perkara dugaan pemalsuan surat kepada Kejaksaan Negeri Pohuwato, Senin (13/4/2026).

Oknum ASN Diduga Palsukan Akta Kematian

Thursday, 16 April 2026
Oknum Kades di Pohuwato saat diperiksa sebagai tersangka, dan dilakukan penahanan terkait dengan dugaan aktivitas PETI. (foto: istimewa)

Jadi Bos PETI Oknum Kades Dibui, Kerahkan Eskavator Keruk Material Tambang di Sungai Alamutu

Wednesday, 15 April 2026
Polda Gorontalo Limpahkan Kasus Pelanggaran Hak Cipta ke Kejaksaan, Ka Kuhu Diangkut Mobil Tahanan

Polda Gorontalo Limpahkan Kasus Pelanggaran Hak Cipta ke Kejaksaan, Ka Kuhu Diangkut Mobil Tahanan

Thursday, 16 April 2026
Penahanan Oknum Kepala Desa di salah satu desa di Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato berinisial KR.

Oknum Kades di Pohuwato Dibui, Diduga Jadi Pemodal PETI Buntulia

Thursday, 16 April 2026

Pos Populer

  • Basri Amin

    Profesi-Profesi Hebat

    123 shares
    Share 49 Tweet 31
  • Putra Gorontalo Calon Wali Kota Jaksel

    89 shares
    Share 36 Tweet 22
  • Oknum ASN Diduga Palsukan Akta Kematian

    77 shares
    Share 31 Tweet 19
  • Edan! di Halte Kampus UNG, Pria Ini Pamerkan ‘Anunya’ di Hadapan Mahasiswi

    40 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Oknum Pegawai BSG Bobol Brankas, Kerugian Rp 13,1 Miliar, Termasuk Kuras Rekening Dormant

    42 shares
    Share 17 Tweet 11
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.