logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Headline

Iing Casdirin: Tekun, Bersahaja, dan Konsisten

Lukman Husain by Lukman Husain
Wednesday, 29 May 2024
in Headline
0
Iing Casdirin semasa hidup saat menjalani perawatan di Rumah Sakit. (foto : istimewa)

Iing Casdirin semasa hidup saat menjalani perawatan di Rumah Sakit. (foto : istimewa)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Oleh :
Suhendro Boroma
CEO JJMN/Jawa Pos Grup

 

PUKUL 21.21 WIB Senin 27 Mei 2024, kabar duka itu datang: Iing Casdirin meninggal dunia. “Benar,” kata teman yang saya tanya melalui WA. “Pukul 08.00 (diberangkatkan) dari rumah duka, pukul 09.30 (28/5/2024) pemakaman di Cirebon Timur.” Begitu info Yanto, CEO Radar Cirebon Grup, tempat almarhum Iing Casdirin menghabiskan kariernya sebagai wartawan.

Kabar duka ini mengejutkan. Almarhum memang sudah bolak balik masuk rumah sakit. “Saya sudah beberapa kali dirawat di rumah sakit,” katanya kala menjemput saya di Cirebon di suatu kesempatan sekitar 3 tahun lalu.

Related Post

Wagub Idah Syahidah Apresiasi Peran Perempuan di Hari Kartini, Gerakan Perempuan Berdonor Bukti Nyata Perempuan Berdaya

Sekda Boalemo, Prof. Nurdin Gantikan Sherman

Gubernur Gusnar Ismail Serahkan Bantuan Banih Jagung untuk Petani di Kabupaten Gorontalo

Izin Tambang, IPR Dengilo Tunggu Persetujuan Pemkab

Cukup serius: Iing sakit ginjal yang akut. Ini penyakit khas wartawan pekerja keras. Selain ginjal, liver dan maag kronis. Iing seperti kurang peduli dengan penyakitnya. Tetap aktif dan masuk kantor seperti biasa.

Dokter yang biasa merawatnya sudah selalu menasihatinya. Saat bertemu 3 tahun, 2 tahun lalu, dan tahun lalu di Cirebon, saya mengingatkan, “berobatlah dengan serius. Jangan sampai cuci darah.”

“Saya sehat dan masih kuat,” ujarnya sambil terkekeh, tiga tahun silam. Dia menjemput saya di hotel, mengajak makan salah satu seafood restoran terbaik di Cirebon. “Pak Yanto udah menunggu,” katanya. “Awas, ujar Yanto mengingatkan, “jaga makanan, yang ini dan itu Mas Iing nggak bisa makan.”

Usai makan, Iing mengajak saya dan istri ke kebun mangga milik keluarganya. “Istri saya udah duluan, udah nunggu di kebun,”katanya sambil kami pamitan dengan Yanto.

Dalam perjalanan, kami melanjutkan obrolan tentang penyakitnya. Sambil nyetir, dia bertutur, “Saya pernah anfal (serangan mendadak) sedang di kantor, dan nyetir (mobil) sendiri ke rumah sakit sambil kontak dokternya,” katanya sambil terkekeh. Wow. Sontak saya kaget dengan kisahnya. “Alhamdulillah tiba dengan lancar di rumah sakit dan sudah sehat,” katanya datar.

Iing memang pekerja keras. Dia tipe wartawan yang selalu serius dalam banyak hal. Tetapi dia selalu tersenyum saat bertegur sapa dengan teman sejawat. Bertutur kata santun. Tenang dalam bersikap dan merespons. Teliti dan menyeleksi kata-kata yang diucapkan. Intonasinya datar.

Dia bukan tipe emosional. Jauh dari karakter meledak-ledak. Mengajukan pertanyaan kepada nasumber berita juga sama: meluncur datar datar saja.

Tapi tulisannya bernas. Efisien dan efektif dalam pemilihan dan penggunaan kata-kata. Iing termasuk salah satu wartawan Manado Post yang cemerlang. Siapapun redakturnya tidak butuh banyak polesan. Dia juga disiplin dan konsisten.

“Wartawan dikenal dan dihargai orang karena tulisannya, bukan karena hebat pidatonya.” Saya menanamkan prinsip itu kepada semua calon wartawan Manado Post yang baru tahap pelatihan dan magang.

Iing salah satu yang mengamalkannya dengan baik. Dari reporter ekonomi, alumnus Pendidikan Ekonomi IKIP Manado (Unima) ini cepat menanjak menjadi redaktur. Salah satu redaktur yang menonjol kala Manado Post sudah berkantor di Rike, Jl Babe Palar —masih gedung lama.

Dengan kelebihan-kelebihan itu membuatnya menjadi salah satu yang dipilih untuk mengembangkan Gorontalo Post di tahapan awal. Iing, dan beberapa teman dari Manado Post lainnya, di bawah pimpinan Hamim Pou – Bupati dua periode Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo, merintis dan mengembangkan Gorontalo Post.

Kala itu, kantornya di Jl Kasuari Baru No 8, warga Gorontalo sedang gencar dan sangat bergairah membentuk Provinsi Gorontalo. Iing dalam dalam barisan itu: menyuarakan dengan nyaring, lantang dan berintensitas tinggi aspirasi pembentukan Provinsi Gorontalo. Setiap hari gelora aspirasi itu ditampilkan di Gorontalo Post.

Setelah itu, Iing kembali ke Manado sebagai salah salah redaktur andalan Manado Post. Hanya sebentar. Tak lama berselang, Yanto, Direktur Utama Radar Cirebon, memintanya untuk pulang kampung. Iing melanjutkan kiprah jurnalistiknya dan berkibar bersama Radar Cirebon.

Di Radar Cirebon, Iing langsung menjadi salah satu pimpinan di top management. Terakhir, dia dipercaya menjadi pimpinan di Radar Cirebon TV. “Saya sudah di TV,” katanya sambil mengajak saya keliling ruangan-ruangan di Cirebon TV, awal tahun lalu.

Sewaktu masih di Manado Post, Iing mempersunting gadis Manado. Iing memboyong istri dan anaknya ke Cirebon. Belakangan saya dapat info, Iing menikah dengan Aat Ratnaningrum, seorang notaris di Cirebon, setelah cerai dengan istri sebelumnya.

“Saya udah sering mengingatkan, tapi Mas Iing menghadapi penyakitnya dengan santai saja,” ungkap Aat, saat kami ngobrol di kebun mangga mereka, di Majalengka, tak jauh dari Kota Cirebon.

Selain menekuni pekerjaannya masing-masing, Iing dan Aat asyik berkebun mangga. Luas dan datar, sekitar 10 hektare. “Ini kebun (mangga) warisan orang tua,” tutur Aat, “saya dan Mas Iing yang meneruskan.”

Udah lama saya pingin ke kebun mangganya. Selain mau makan mangganya, melihat kebunnya, juga pingin belajar bercocok tanam mangga. “Nggak usah banyak tanya-tanya, bawa aja ke kebunnya di Bolmut salah satu pekerja kami untuk praktik langsung budidaya mangga di sana,” kata almarhum sambil tersenyum.

Setidaknya tiga kali saya diajak ke kebun mangga itu. Dalam perjalanan Jakarta-Surabaya dengan mobil, tidak sulit untuk mampir di Cirebon. “Mas, saya mampir ke Cirebon ya,” kata saya via telepon. “Siyaapp,” sahutnya, “nanti kita ke kebun mangga lagi.”

Dalam setiap kesempatan ke kebunnya, Iing selalu ditemani istrinya. Sekali waktu istrinya mengajak teman-temannya. Saya ditemani istri dan ponakan. “Bawah pulang mangganya ya, nanti bisa sekalian bagi ke tetangga rumah,” ujar Aat.

Bertumpuk-tumpuk mangga di bagasi mobil diberikan sebagai ole-ole. Di akhir 2023, saya dan istri mampir lagi di Cirebon.

“Mas, kok agak pucat,” saya spontan bertanya. “Saya baru keluar rumah sakit,” katanya sambil nyetir ke kebun mangga. “Saya aja yang nyetir,” pinta saya. “Nggak apa-apa, aman,” katanya sambil tersenyum.

Rupanya sakit ginjalnya makin akut. “Puasa (Ramadhan) lalu, Iing udah cuci darah,” ungkap Yanto. Itupun setelah dirayu dan diyakinkan oleh Yanto. Dia sudah sulit bernafas, kreatininnya 28.

Sangat tinggi. Normalnya, kreatinin darah kadarnya 0,7-1,3 mg/dL untuk pria, dan 0,6-1.1 mg/dL untuk wanita. Untuk tes urine, kadar kreatinin yang normal di kisaran 0,8-1,8 g/hari untuk pria, dan 0,6-1,6 g/hari untuk wanita.

Tapi Iing belum juga menganggapnya serius. Ini bertolak belakang dengan sikapnya yang serius, disiplin dan sungguh-sungguh dalam pekerjaan.

Yanto menceritakan, “almarhum masih nonton bareng Indonesia-Uzbekistan (semi final Piala Asia U-23 tahun 2024 di Stadion Abdullah bin Khalifa, Qatar, 29 April 2024).”

Dalam kesahajaannya, Senin malam 27 Mei 2024 Iing menerima takdir. Teman-temannya di Manado, Gorontalo, dan sudah barang tentu kerabatnya di Cirebon menyampaikan ucapan belasungkawa. Sambil memberi kesaksian: “almarhum orang baik,santun dan sederna.”

Selamat jalan sahabat. Moga Jannah tempatmu.*

Tags: Iing CasdirinKabar DukaSuhendro BoromaTulisan Suhendro

Related Posts

Wagub Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie melihat langsung giat donor darah dalam rangka Hari Kartini 2026, Selasa (21/4). (Foto : Nova/Diskominfotik)

Wagub Idah Syahidah Apresiasi Peran Perempuan di Hari Kartini, Gerakan Perempuan Berdonor Bukti Nyata Perempuan Berdaya

Wednesday, 22 April 2026
Prof. Dr. Ir. Nurdin, S.P., M.Si diambil sumpah dalam pelantikan sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Boalemo. (Foto/Diskominfo)

Sekda Boalemo, Prof. Nurdin Gantikan Sherman

Wednesday, 22 April 2026
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyerahkan bantuan benih jagung kepada petani di Kelurahan Bulota, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Jumat (17/4). (Foto : Haris/diskominfotik)

Gubernur Gusnar Ismail Serahkan Bantuan Banih Jagung untuk Petani di Kabupaten Gorontalo

Tuesday, 21 April 2026
Wardoyo Pongoliu

Izin Tambang, IPR Dengilo Tunggu Persetujuan Pemkab

Tuesday, 21 April 2026
Bahlil Lahadalia

Non Subsidi, Harga BBM Naik, LPG Ikut Melambung

Monday, 20 April 2026
Gubernur Gusnar Ismail bersama Wagub Idah Syahidah Rusli Habibie menghadiri rapat konsolidasi dengan UPT Kemendikdasmen di aula BPMP Provinsi Gorontalo, Jumat (17/4). (Foto : Haris/diskominfotik)

Gubernur – Wakil Gubernur Hadiri Rapat Konsolidasi UPT Kemendikdasmen di Gorontalo

Monday, 20 April 2026
Next Post
-

Juri Hamil

Discussion about this post

Rekomendasi

AKBP H. Busroni

Pidana Menanti Polisi Terlibat PETI, Janji Kapolres Pohuwato, Termasuk Sanksi Internal

Wednesday, 22 April 2026
Dua orang remaja meninggal dunia setelah menabrak sebuah mobil tronton yang terparkir di jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo.

Tabrak Tronton Dua Remaja Tewas, Hilang Kendali Saat Tronton Terparkir di Tepi Jalan

Monday, 20 April 2026
Wardoyo Pongoliu

Izin Tambang, IPR Dengilo Tunggu Persetujuan Pemkab

Tuesday, 21 April 2026
Basri Amin

Batas-Batas Pengobatan

Monday, 20 April 2026

Pos Populer

  • Dua orang remaja meninggal dunia setelah menabrak sebuah mobil tronton yang terparkir di jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo.

    Tabrak Tronton Dua Remaja Tewas, Hilang Kendali Saat Tronton Terparkir di Tepi Jalan

    181 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Oknum ASN Diduga Palsukan Akta Kematian

    181 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Epistemologi dan Ontologi Sadaka: Analisis Historis, Teologis, dan Sosiokultural  

    119 shares
    Share 48 Tweet 30
  • Batas-Batas Pengobatan

    83 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Viral Siswi SMP di Kabgor Di-bully, Orang Tua Pelaku Justeru Minta Proses Hukum

    76 shares
    Share 30 Tweet 19
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.