logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Disway

Somasi RBT

Lukman Husain by Lukman Husain
Thursday, 4 April 2024
in Disway
0
Robert Bonosusatya setelah menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung, Senin, 1 April 2024. -RMOL-

Robert Bonosusatya setelah menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung, Senin, 1 April 2024. -RMOL-

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Oleh:
Dahlan Iskan

 

“SANDRA DEWI belum bisa jenguk suami,” tulis media.

Berarti penahanan ini serius sekali. Agar sang suami, Harvey Moeis, tidak bisa kontak dengan siapa pun. Termasuk dengan teman-teman usahanya.

Related Post

Kenari Tua

Rumah Pala

New Rhun

Tuntutan Tinggi

Bintang film setenar dan secantik Sandra Dewi pun tidak dapat dispensasi. Berarti betapa penting penahanan Moeis.

Rupanya pengakuan Moeis soal korupsi timah Rp 271 triliun sangat diperlukan oleh kejaksaan agung. Terutama untuk bisa menjerat pelaku lain yang lebih tinggi. Juga untuk mengungkap sisi non-lingkungan kasus megakorupsi ini.

Tentu kejaksaan agung  harus bisa mengungkap sisi  korupsi yang non kerusakan lingkungan. Yang sampai sekarang belum pernah  diungkapkan.

Padahal tanpa mengungkap korupsi non-lingkungan perkara menjadi kurang terasa ”korupsi”.

Kalau korupsinya ‘hanya’ sebatas kerusakan lingkungan maka akan banyak pertanyaan: mengapa perusak lingkungan yang lain tidak ditangkap. Dengan tuduhan korupsi yang sama. Lalu betapa banyak yang harus ditangkap dengan tuduhan korupsi.

Dengan penahanan ketat itu rasanya tidak perlu ada yang ragu kasus terbesar dalam sejarah republik ini akan menguap begitu saja. Bahwa yang nonkerusakan lingkungan belum diungkapkan mungkin masih perlu memperkuat bukti. Pengakuan Moeis saja belum cukup. Apalagi untuk menjerat yang berada di atas langit ke tujuh. Pun bila ditambah pengakuan selebriti kelas Helena Lim.

Mungkin tidak mudah mendapat pengakuan Moeis. Apalagi mendapatkan bukti darinya.

Perkiraan saya Helenalah yang paling mudah diminta ‘menyanyi’ di tahanan. Terutama soal sangkan-paraning uang: dari mana dan ke mana uang itu. Jangan-jangan belum ditanya pun Helena sudah bercerita. Lihatlah psikologinya: belum jadi penyanyi pun dia sudah merilis sendiri album. Judulnya ”Pasrah”. Jangan-jangan kini justru mulai banyak yang mendengarkan lagu itu.

Helena pasti ditanya asal usul uang kontan senilai Rp 33 miliar di brankas di rumahnyi. Tinggal apakah dia bisa menjelaskan sumber uang itu dari mana.

Punya uang kontan sebanyak Rp 33 miliar tidaklah salah. Menyimpan uang sebanyak itu di rumah sendiri juga tidak salah. Masalahnya: itu uang apa dan dari mana –lalu akan ke mana.

Bahwa pakaian dan perhiasan yang melekat di badannyi sering senilai Rp 10 miliar juga tidak salah. Bahkan bisa membuatnyi kelihatan lebih cantik. Saya sering bertemu wanita yang tasnyi saja seharga Rp 1,5 miliar. Sepatunyi Rp 50  juta. Dan yang di telinganyi  saya taksir antara Rp 1 sampai Rp 5 miliar. Belum lagi yang bergelayut di leher.

Berlian adalah benda kecil yang sangat mulia –meski di dunia perminyakan berlian hanya dipakai untuk mata bor.

Tabiat Helena yang amat obral pamer kekayaan adalah sasaran empuk untuk memperoleh pengakuan. Siapa pun yang pernah berhubungan dengan Helena kini tentu ingin  bertemu dia: minta agar nama mereka diselamatkan dari berkas perkara.

Mungkin jaksa lebih sulit mendapat pengakuan dari Moeis dari pada dari Helena. Karena itu penahanannya sangat khusus.

Apalagi Moeis-lah ”tangga” terpenting untuk mencapai sasaran lebih tinggi lagi.

Moeis bisa saja  mengunci mulut lebih rapat dari pintu kamar tahanannya. Apalagi soal kaitannya dengan RBT alias RBS.

RBT (atau RBS)  memang sudah diperiksa kejaksaan agung. Dua hari lalu. Saat saya masih di Chaozhou, pinggiran utara Guangdong.

Menurut media RBS diperiksa di kejaksaan agung sampai 13 jam. Tapi tidak ada berita bahwa RBS langsung ditahan.

Di medsos beredar luas bahwa RBS adalah pemilik sebenarnya PT RBT. Perusahaan inilah yang bekerja sama dengan BUMN PT Timah di Bangka.

Tapi RBS selalu menolak rumor itu. Tidak ada bukti. Di akta perusahaan PT RBT dia tidak tercatat sebagai pemegang saham. Juga bukan komisaris. Apalagi direksi. Namanya, secara hukum, bersih dari kaitan dengan perusahaan.

Maka Moeis adalah orang yang akan menentukan apakah PT RBT memang benar-benar miliknya sendiri. Bukan milik seorang proxy.

Kalau Moeis berani ”mati sendirian” seperti itu kejaksaan akan sulit. Harus bekerja lebih keras. Agar Moeis jangan mau mati sendirian.

Ada tokoh yang akan terus memata-matai  kasus ini. Agar jangan berhenti di tengah jalan.

Ia adalah Boyamin Saiman. Boyamin akan terus mengawasi dari dekat. Anda sudah tahu Boyamin. Asal  Solo. Pejuang dari Solo. Ia seorang pengacara yang berhasil membina anak sulungnya memenangkan  gugatan di MK: soal umur calon Wapres. Yang membuat Gibran bisa maju sebagai Cawapres.

Boyamin sudah menyomasi kejaksaan agung: agar perkara korupsi timah tidak  berhenti di tengah jalan.

Saya sudah komunikasi panjang dengan Boyamin. Jarak jauh. Belum bisa saya tulis hari ini. Toh Disway diharapkan masih akan terbit lagi besok pagi. (*)

Tags: Catatan Harian DahlanDahlan IskanDiswayHarian Dahlanharian diswayTulisan Dahlan

Related Posts

--

Kenari Tua

Wednesday, 20 May 2026
Ilustrasi pala di Pulau Rhun, pulau yang sempat "ditukar guling" dengan Pulau Manhattan di Amerika.--

Rumah Pala

Monday, 18 May 2026
Pulau Rhun vs Pulau Manhattan.--

New Rhun

Monday, 18 May 2026
Tuntutan Tinggi

Tuntutan Tinggi

Friday, 15 May 2026
Guncangan Transisi

Guncangan Transisi

Thursday, 14 May 2026
--

Tahu Digigit

Wednesday, 13 May 2026
Next Post
Suasana bazar Ramadan yang digelar Kodim 1304 Gorontalo, Rabu (3/4/2024). (Foto: Prokopim)

Bazar Ramadan TNI Bermanfaat untuk Warga

Discussion about this post

Rekomendasi

Tim Stamarena Polri mendatangi Polres Pohuwato untuk melakukan asistensi penilaian serta evaluasi pembangunan Zona Integritas menuju wilayah bebas dari korupsi (WBK) tahun 2026.

ZI WBK 2026, Tim Stamarena Polri Datangi Polres Pohuwato

Wednesday, 20 May 2026
Seorang pemuda asal Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), berhasil diamankan oleh personel Satuan Narkotika Polres Pohuwato atas dugaan penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

Lagi, Pengedar Narkoba Ditangkap

Wednesday, 20 May 2026
Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Sofian Ibrahim, saat mendatangi lokasi tanah longsor yang terjadi di ruas Jalan Sapta Marga, Kelurahan Botu, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo, Selasa (19/5). (Foto: Natharahman/ Gorontalo Post)

Longsor Tutup Akses ke Kantor Gubernur, BPBD Gerak Cepat, Warga Diminta Waspada

Wednesday, 20 May 2026
Umar Karim

IPERA Jangan Peras Penambang Lokal, Umar: Besaran Iuran Hampir Sama Royalti IUP

Wednesday, 20 May 2026

Pos Populer

  • Penertiban PETI di Desa Batu Kramat Kecamatan Paguyaman Kabupaten Boalemo, Gorontalo Rabu (14/5/2026). (Foto: Roy/Gorontalo Post).

    Picu Kerusakan Lingkungan Kian Parah, Penambang Liar Paguyaman Diburu Polisi

    35 shares
    Share 14 Tweet 9
  • 73 Rumah Di Desa Olimohulo Asparaga Tergenang, Banjir Langganan Perlu Penangan Serius

    29 shares
    Share 12 Tweet 7
  • Aplikasi Halo Stroke, Masyarakat Dipermudah Mengakses Informasi Kesehatan

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Tuntutan Tinggi

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • ZI WBK 2026, Tim Stamarena Polri Datangi Polres Pohuwato

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.