Gorontalopost.id, GORONTALO – Dalam upaya meningkatkan pengawasan terhadap peredaran pangan, khususnya di bulan Ramadan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kota Gorontalo telah menggelar serangkaian pengujian sampel makanan takjil di sekitar Jln Madura, dan Jln Kalimantan (Kalimadu), Kota Gorontalo.
Kepala BPOM Kota Gorontalo, Stepanus Simon Sesa, melalui Ketua Tim Infokom, Muindar, menjelaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memastikan bahwa produk yang disediakan kepada masyarakat tidak mengandung bahan berbahaya yang dapat membahayakan kesehatan.
“Dalam bulan Ramadhan, permintaan akan pangan meningkat, dan kami dari BPOM hadir untuk memastikan bahwa produk yang tersedia aman dari bahan berbahaya,” ujar Muindar saat diwawancarai oleh awak media. Rabu, (3/4/2024)
Muindar menambahkan bahwa dalam pengujian tersebut, fokus utama adalah untuk mendeteksi adanya penyalahgunaan bahan berbahaya pada pangan, seperti formalin, borax, dan pewarna makanan.
“Kami memeriksa apakah ada indikasi penggunaan bahan berbahaya yang sering disalahgunakan pada pangan, seperti formalin, borax, dan pewarna makanan,” tambahnya.
Meskipun demikian, Muindar menyatakan bahwa hingga saat ini, BPOM belum menemukan produk yang terindikasi menggunakan bahan berbahaya. Namun, ia menegaskan pentingnya menjaga ketelitian dalam pengawasan demi keamanan konsumen.
“Alhamdulillah, hingga minggu terakhir ini kami belum menemukan penggunaan bahan berbahaya pada makanan. Meskipun begitu, kami akan terus melakukan pengawasan dan memberikan edukasi kepada masyarakat untuk memastikan keamanan konsumen,” ungkapnya.
Muindar juga menegaskan bahwa langkah selanjutnya adalah mempertahankan pengawasan yang ketat terhadap peredaran pangan di Kota Gorontalo. Dia menekankan bahwa kelalaian dalam pengawasan dapat mengakibatkan munculnya makanan yang mengandung bahan berbahaya.
“Kami akan tetap melanjutkan pengawasan seperti ini, karena jika kita lengah, mungkin saja akan ditemukan makanan yang mengandung bahan berbahaya,” ujar Muindar.
Diharapkan langkah-langkah ini dapat memastikan bahwa makanan yang dikonsumsi oleh masyarakat selama bulan Ramadhan dan seterusnya adalah aman dan berkualitas tinggi. Muindar juga menekankan pentingnya kesadaran pedagang dalam menggunakan bahan makanan dan kecerdasan pembeli dalam memilih makanan. (mg-11)











Discussion about this post