Gorontalopost.id – Adanya 14 Proyek yang didanai oleh dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) mandek dan terpaksa putus kontrak, tak lantas membuat Pemerintah berdiam diri. Proyek-proyek yang harusnya selesai di tahun 2022 dengan total anggaran mencapai Rp25miliar itu coba diselamatkan Pemkab, agar bisa dituntaskan pembangunannya di 2023 ini.
Bupati Gorontalo Prof DR Ir Nelson Pomalingo menegaskan sesuainya namanya program PEN dikhususkan untuk membantu mempercepat pemulihan ekonomi pasca pandemi, karena itu Pemkab berupaya dana yang bersumber dari pinjaman daerah ini tetap bisa terserap maksimal untuk membiayai program yang sudah dicanangkan.
“Alhamdulillah proyek dana PEN yang putus kontrak kita koordinasikan dengan pihak PT. SMI sebagai penyedia dana dan mendapat respons baik untuk sisa dana kita maksimalkan lagi pekerjaan yang putus kontrak tersebut,” Kata Nelson saat di wawancarai usai Rapat Pimpinan, Rabu, (01/02/2023).
Lanjut Nelson, untuk sisa anggaran yang putus kontrak itu bisa di gunakan bahkan saat ini pihaknya akan berusaha Sisa Hasil Tender (SHT) akan dikembalikan.
“Saat ini kita menyelesaikan dulu yang putus kontrak, dan untuk yang SHT itu harus dikembalikan dan kami akan upayakan itu,”ungkapnya. (Nat)












Discussion about this post