Gorontalopost.id – Ratusan botol minuman keras (Miras) berbagai jenis serta ratusan liter Miras jenis Cap Tikus (CT), berhasil disita oleh jajaran Polres Gorontalo Kota, saat pelaksanaan Operasi Pekat Otanaha 2022, yang berlangsung sejak 22 Maret hingga 1 April 2022.
Dikatakan Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Suka Irawanto,S.I.K,M.Si, dalam operasi Pekat Otanaha 2022, pihaknya berhasil menyita ratusan botol Miras dan ratusan liter Miras jenis cap tikus. Diantaranya, 327 botol Bir Bintang, 4 botol Pinaraci, 12 botol bir hitam serta 255 liter Miras jenis Cap Tikus.
Tak hanya itu saja, ada kurang lebih 20 pasangan yang bukan suami istri, yang berhasil diamankan dibeberapa penginapan, home stay, kos-kosan hingga hotel yang ada di wilayah Kota Gorontalo.
“Ratusan botol dan liter Miras ini, sudah kami amankan dan kami sita, untuk diproses lebih lanjut. Sedangkan pasangan yang bukan suami istri, telah membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya, dan mereka pada saat itu sudah dijemput oleh keluarganya masing-masing.
Namun ketika kami dapatkan lagi, maka mereka akan diproses sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati bersama,” jelas Alumnus Akpol 2000 ini saat press realese, Jumat (01/04/2022) yang didampingi oleh Kabag Ops, Kompol Ryan Dodo Hutagalung,S.H,S.I.K dan Iptu Iwan M.F Kapojos,S.Tr.K.
Lebih lanjut kata mantan Kapolres Bone Bolango ini, pihanya mengucapkan terima kasih atas bantuan masyarakat, khususnya informasi yang diberikan saat Ops Pekat Otanaha.
Tentunya, diharapkan agar kedepannya informasi ini bisa terus diberikan, baik itu tentang peredaran Miras, serta gangguan Kamtibmas lainnya.
Mulai dari perjudian, aksi premanisme, penyalahgunaan narkoba dan lain sebagainya. Silahkan untuk menghubungi call center Polres Gorontalo Kota 082259904911, Facebook Tribrata Net, Twitter dan Humas Polres Gorontalo Kota.
“Meski sudah bukan gelaran operasi Pekat, kami harap agar masyarakat membantu menginformasikan aktifitas yang dapat mengganggu situasi Kamtibmas dimasing-masing wilayah.
Kami pastikan identitas pelapor akan kami sembunyikan dan laporan akan segera kami tindaklanjuti. Kami pun nantinya akan terus melakukan operasi, khususnya di bulan suci Ramadan, agar masyarakat yang menjalankan puasa selama bulan suci Ramadan, bisa fokus beribadah dan ibadah puasanya lancar,” tegas mantan Kasubdit Regident Dit Lantas Polda Gorontalo ini. (kif/ Mag-11/ Mag-12)












Discussion about this post