Gorontalopost.co.id, BONE BOLANGO -– Kebakaran lahan dan hutan (Karhutla) terus terjadi di wilayah Bone Bolango. Kali ini Karhutla terjdi di Desa Butu, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango, Senin (21/9/2026).
Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, api pertama kali terlihat sekitar pukul 11.15 WITA. Personel Dit Samapta Polda Gorontalo kemudian diterjunkan untuk memberikan perbantuan setelah menerima permintaan backup dari Damkar Provinsi Gorontalo.
Personel Dit Samapta tiba di lokasi sekitar pukul 15.45 WITA dan langsung berkoordinasi dengan Damkar Provinsi Gorontalo, BPBD, Polsek Tilongkabila, TNI serta masyarakat. Pemadaman dilakukan pada dua titik, termasuk area di belakang Kampus 4 Universitas Negeri Gorontalo (UNG).
Kobaran api di titik kedua berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.00 WITA. Tim kemudian melakukan pendinginan dan pemeriksaan untuk memastikan tidak ada bara maupun titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali. Penanganan dinyatakan selesai pada pukul 17.30 WITA.
Dalam penanganan tersebut, sebanyak 23 personel Dit Samapta Polda Gorontalo bersama unsur Damkar, BPBD, TNI, Polsek Tilongkabila dan Satpam Kampus 4 UNG terlibat. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Hanya saja tanaman bambu dan pohon jati, semuanya hangus terbakar.
Berkat sinergi seluruh unsur, api berhasil dikendalikan sehingga tidak merambat ke pepohonan dan dedaunan kering lainnya, terutama area yang mengarah ke permukiman warga. Sementara penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan.
Sebelumnya pula, telah terjadi kebakaran lahan di Desa Dumbaya Bulan, Kecamatan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango, Minggu (20/9/2026) malam. Kebakaran diketahui sekitar pukul 21.00 Wita saat personel melaksanakan patroli di wilayah Kecamatan Suwawa Timur.
Petugas mendapati kobaran api yang membakar lahan seluas sekitar 150 meter persegi. Tim yang dipimpin Kanit Tipidter Polres Bone Bolango IPDA Zulfikar Nasution Hamzah bersama warga, langsung melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya. Sekitar pukul 23.00 Wita, api berhasil dipadamkan.
Petugas kemudian melakukan pengecekan dan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala. Dugaan sementara, kebakaran dipicu sisa rumput atau material kering dari kebakaran sebelumnya yang kembali menyala akibat tertiup angin.
Kapolres Bone Bolango melalui Kanit Tipidter, IPDA Zulfikar Nasution Hamzah mengatakan, pihaknya mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah maupun lahan secara sembarangan, khususnya saat membuka lahan, guna mencegah kebakaran meluas.
“Pencegahan kebakaran merupakan tanggung jawab bersama. Masyarakat diharapkan segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani dengan cepat,” harapnya saat memimpin tim Karhutla. (kif)













Discussion about this post