gorontalopost.co.id – Delapan tahun perjalanan Warga Amal di Kota Gorontalo menjadi momentum untuk memperkuat kembali semangat berbagi dan pengabdian kepada masyarakat. Rangkaian perayaan sewindu Warga Amal resmi dibuka di Warkop Amal, Jalan HB Jassin, Kelurahan Limba B, Kota Gorontalo. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, bersama sejumlah pimpinan dan pejabat lintas lembaga.
Kehadiran Adhan menjadi bentuk perhatian Pemerintah Kota Gorontalo terhadap keberadaan Warga Amal yang selama delapan tahun tidak hanya berkembang sebagai komunitas, tetapi juga menjalankan aktivitas yang berkaitan dengan kepentingan sosial dan keagamaan.
Dalam kegiatan tersebut, Adhan tampak duduk bersama sejumlah tokoh dan pejabat yang hadir dalam pembukaan rangkaian perayaan. Owner Warkop Amal, Haji Ramli Anwar, menyampaikan apresiasi atas kehadiran sekaligus dukungan yang selama ini diberikan Pemerintah Kota Gorontalo. Menurut Ramli, salah satu bentuk dukungan tersebut adalah kebijakan pembebasan pajak restoran bagi Warkop Amal yang diberlakukan di masa kepemimpinan Adhan Dambea.
Ia menjelaskan, kebijakan tersebut berkaitan dengan fungsi sosial Warkop Amal. Keuntungan usaha tersebut, kata Ramli, sepenuhnya dimanfaatkan untuk mendukung operasional Pondok Pesantren Al-Islam di Desa Pentadio Timur, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo. “Dukungan pemerintah ini sangat berarti bagi kami, terutama dalam menjaga keberlangsungan kegiatan Warkop Amal yang memang diarahkan untuk kepentingan sosial dan keagamaan,” ujar Ramli.
Ia pun berharap dukungan tersebut dapat menjadi bagian dari amal kebaikan bagi Wali Kota Adhan Dambea. Sebagai bentuk penghargaan, Ramli kemudian menyerahkan cenderamata kepada Adhan berupa kaus bertuliskan “Warga Amal”. Bagi Pemerintah Kota Gorontalo, keberadaan kegiatan seperti Warga Amal menjadi bagian dari potensi kekuatan sosial masyarakat yang patut mendapat perhatian. Terlebih, aktivitas yang dijalankan tidak semata berorientasi pada usaha, tetapi juga diarahkan untuk mendukung pendidikan dan kegiatan keagamaan.
Kehadiran Adhan dalam momentum sewindu Warga Amal sekaligus menunjukkan komitmen Pemkot Gorontalo untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan masyarakat, termasuk kelompok dan pelaku usaha yang memberikan kontribusi nyata bagi kepentingan sosial.
Delapan tahun perjalanan Warga Amal pun diharapkan tidak berhenti sebagai perayaan, tetapi menjadi momentum untuk memperluas manfaat dan memperkuat semangat berbagi di tengah masyarakat.(adv)














Discussion about this post