gorontalopost.co.id— Hulondha Art and Craft Festival (Harfest) 2026 yang digagas Bank Indonesia (BI) Provinsi Gorontalo, melibatkan lebih dari 200 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). ‘Pesta’ UMKM Gorontalo ini menargetkan transaksi bisnis hingga Rp4,2 miliar, melalui pertemuan pelaku UMKM dengan buyer, off-taker, aggregator, reseller hingga jaringan ritel.
Target tersebut menjadi salah satu fokus utama penyelenggaraan Harfest 2026 yang dirangkaikan dengan Gorontalo Karnaval Karawo (GKK), berlangsung mulai hari ini, Jumat (11/9) hingga Ahad (13/9) di Grand Palace Convention Center (GPCC) Kota Gorontalo.
Selain transaksi penjualan, business matching pembiayaan ditargetkan mencapai Rp550 juta melalui keterlibatan perbankan dan lembaga pembiayaan. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo Bambang Satya Permana mengatakan, HARFEST dirancang agar UMKM tidak berhenti pada aktivitas pameran, tetapi mendapat akses langsung ke pasar dan pembiayaan. “Melalui HARFEST, kami ingin membuka ruang yang lebih luas agar UMKM dapat meningkatkan kualitas dan inovasi produk, bertemu buyer besar dan konsumen ritel, memperoleh akses pembiayaan, memanfaatkan digitalisasi, serta membangun jejaring usaha yang berkelanjutan,” ujarnya.
Yang dibidik juga bukan hanya pasar lokal. Business matching akan mempertemukan UMKM dengan buyer untuk kebutuhan pasar luar daerah hingga peluang ekspor. Aktivitas perdagangan itu akan berjalan beriringan dengan pameran UMKM, festival kuliner, showcase Karawo, pameran olahan kopi, seminar, kompetisi kreatif dan Karawo fashion show.
Transaksi selama festival juga didorong menggunakan QRIS untuk memperluas pembayaran digital dan memudahkan konsumen berbelanja produk UMKM. Selain Harfest, GKK menjadi mesin penggerak kunjungan. Masuknya kembali GKK dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) membuka peluang festival menarik lebih banyak pengunjung sekaligus memperbesar potensi belanja terhadap produk lokal. Dengan skema itu, panggung budaya tidak berhenti pada pertunjukan. Arus pengunjung diarahkan menjadi arus transaksi bagi UMKM, pelaku ekonomi kreatif dan sektor pariwisata Gorontalo. (tro)














Discussion about this post