Gorontalopost.co.id, MAKASSAR — Manajemen Pertamina turun langsung mengecek kesiapan Aviation Fuel Terminal (AFT) Hasanuddin untuk memastikan fasilitas dan operasional penyaluran avtur tetap andal bagi penerbangan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.
Pengecekan dilakukan melalui Management Walk Through (MWT) di AFT Hasanuddin, Kamis (3/9), dengan meninjau langsung fasilitas operasional, sarana pendukung, hingga proses pengendalian kualitas (Quality Control/QC). Peninjauan melibatkan jajaran manajemen PT Pertamina (Persero), Subholding Downstream, Asset Management, dan Procurement.
Direktur Penunjang Bisnis Pertamina M. Erry Sugiharto turut melihat kondisi aset dan operasional di lapangan. Erry mengatakan pengecekan langsung diperlukan untuk melihat kondisi fasilitas sekaligus mengidentifikasi kebutuhan perbaikan yang dapat memengaruhi keandalan operasional avtur.
“Kami ingin memastikan fasilitas dan aset yang mendukung operasional avtur memiliki keandalan yang baik dan dikelola dengan standar yang konsisten,” ujar Erry. Menurut dia, keandalan fasilitas harus berjalan seiring dengan keselamatan dan kualitas dalam seluruh proses operasional, termasuk pengelolaan aset dan kesiapan personel.
Aviation Fuel Terminal Manager Hasanuddin Andreas Yanuar Arinawan mengatakan tim AFT Hasanuddin akan menindaklanjuti hasil peninjauan dan arahan manajemen, terutama terkait kesiapan fasilitas dan proses operasional.
“Keandalan pasokan avtur dan keselamatan operasional merupakan prioritas. Seluruh proses, mulai dari penerimaan, penyimpanan, pengendalian kualitas hingga pelayanan kepada pelanggan, kami jalankan sesuai standar dan prosedur yang berlaku,” katanya.
AFT Hasanuddin memasok kebutuhan avtur bagi penerbangan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, salah satu simpul utama konektivitas udara Indonesia Timur. Karena itu, keandalan fasilitas avtur menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran penerbangan yang menopang mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi antardaerah.
Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Lilik Hardiyanto mengatakan hasil MWT akan menjadi bahan evaluasi lintas fungsi untuk menjaga kesiapan fasilitas dan layanan avtur.
“Keandalan pasokan avtur menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung kelancaran operasional penerbangan,” ujar Lilik. Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi selanjutnya akan menindaklanjuti hasil peninjauan melalui evaluasi dan koordinasi lintas fungsi, dengan fokus pada keandalan aset, keselamatan, kualitas produk, serta kesiapan operasional AFT Hasanuddin. (tro)













Discussion about this post