Gorontalopost.co.id, GORONTALO – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Gorontalo, Mansur Basir, mengungkapkan potensi besar ekonomi yang digerakkan oleh 221 ribu jemaah haji per tahun. Ia sekaligus mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Gorontalo untuk mengambil bagian dalam ekosistem tersebut.
“Haji itu harus membawa dampak pada peningkatan ekonomi. Nilainya sangat besar,” terang Mansur saat membuka kegiatan Konsolidasi Pengelolaan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah di Aula Muzdalifah, Asrama Haji Gorontalo, Sabtu (29/8).
Mansur menjelaskan bahwa sektor ekonomi haji sebelumnya belum banyak dilirik. Namun kini, Kemenhaj RI terus mendorong penguatan ekosistem tersebut agar manfaat ibadah haji dan umrah tidak hanya dirasakan oleh jemaah, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional dan kesejahteraan masyarakat.
Di hadapan para pelaku UMKM, ia menegaskan bahwa potensi besar ini harus dimanfaatkan secara maksimal. Dengan kuota nasional yang mencapai sekitar 221 ribu jemaah per tahun, estimasi perputaran biaya perjalanan ibadah haji dan umrah diproyeksikan menembus angka lebih dari Rp21 triliun.
“Kita bisa memanfaatkan ekosistem ekonomi haji ini melalui penyediaan perlengkapan ibadah khas daerah, seperti baju karawo, selendang, hingga upia karanji. Dengan jumlah sekitar 800 jemaah asal Gorontalo setiap tahunnya, kita bisa menghitung potensi keuntungan ekonomi yang dapat diserap oleh UMKM,” ujarnya. Lebih lanjut, Mansur menekankan bahwa besarnya potensi ini harus dikelola secara tepat agar perputaran uang tidak hanya berpusat di Arab Saudi.
Pemanfaatan produk lokal diharapkan mampu menjadi pendorong ekonomi nasional sekaligus penggerak roda ekonomi kerakyatan di Provinsi Gorontalo. Sebagai langkah konkret, Kanwil Kemenhaj Gorontalo saat ini gencar berkolaborasi dengan pelaku UMKM lokal guna mengoptimalkan serapan produk dari aktivitas ibadah para jemaah.
“Kabarkan kepada keluarga dan tetangga bahwa ibadah haji juga menggerakkan ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan bangsa serta kesejahteraan masyarakat di Provinsi Gorontalo,” pungkas Mansur.(hargo)














Discussion about this post