Gorontalopost.co.id, GORONTALO — Pembangunan kantor baru Wali Kota Gorontalo di kawasan eks Terminal 42 Andalas mulai memasuki tahap awal. Pemerintah Kota Gorontalo memastikan proyek tersebut tidak hanya berorientasi pada pembangunan fasilitas pemerintahan, tetapi juga membuka ruang bagi keterlibatan masyarakat sekitar.
Tahapan awal dijadwalkan dimulai Jumat (14/8/2026), ditandai dengan pembongkaran sisa bangunan yang masih berada di kawasan eks Terminal 42 Andalas. Setelah itu, lokasi pembangunan akan dipagari sebagai bagian dari persiapan pekerjaan berikutnya.
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea mengatakan, pemagaran menjadi salah satu langkah awal untuk menunjukkan progres pembangunan kantor baru tersebut di lapangan. “Besok kita juga akan melakukan pemagaran agar sudah mulai terlihat progresnya,” kata Adhan saat meninjau lokasi, Kamis (13/8/2026).
Di balik persiapan fisik proyek, Pemkot Gorontalo juga menaruh perhatian pada manfaat ekonomi yang dapat dirasakan warga di sekitar lokasi. Masyarakat setempat akan diupayakan terlibat dalam pekerjaan-pekerjaan awal pembangunan.
Adhan mengatakan, potensi tenaga kerja yang berada di Kelurahan Tapa akan dimaksimalkan. Salah satunya melalui keterlibatan warga dalam pekerjaan pemagaran kawasan. “Untuk progres yang dimulai dari pembongkaran ini, kita upayakan untuk melibatkan warga sekitar. Potensi yang ada di Kelurahan Tapa pun kita akan maksimalkan,” ujarnya.
Untuk memastikan rencana tersebut berjalan, Adhan telah meminta Lurah Tapa melakukan pendataan terhadap warga yang memiliki potensi dan dapat dilibatkan dalam pekerjaan pemagaran.
Menurutnya, pelibatan masyarakat sejak tahap awal merupakan bagian dari upaya pemerintah agar proyek pembangunan kantor wali kota memberikan dampak langsung bagi lingkungan sekitar.
“Kita ingin dalam proses pembangunan ini memberdayakan masyarakat yang ada di sekitar sini. Supaya sejak awal pembangunan kantor ini sudah ada manfaatnya bagi masyarakat,” tandasnya.(adv)













Discussion about this post