gorontalopost.co.id — Rupiah tak lagi sekadar uang yang mereka gunakan untuk membeli jajanan. Di SDN 7 Bone, Desa Ilohuuwa, Kecamatan Bone, anak-anak mulai mengenal lebih dekat mata uang negaranya lewat cara yang menyenangkan. Rasa penasaran terlihat ketika para siswa mengikuti program POLOPALO (Program Literasi Rupiah Menyapa Pelosok Gorontalo) dan TNT (Traveling & Teacher) yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Gorontalo bersama Komunitas 1000 Guru Gorontalo, Sabtu (26/9).
Di sekolah yang berada di wilayah pelosok itu, siswa diajak mengenali Rupiah sekaligus memahami pentingnya Cinta, Bangga dan Paham Rupiah sejak usia dini. Bagi anak-anak, kegiatan tersebut bukan sekadar pelajaran tambahan. Kehadiran BI dan Komunitas 1000 Guru membuka pengalaman baru yang membawa pengetahuan tentang Rupiah langsung ke ruang belajar mereka.
Kepala SDN 7 Bone, Hantiman Ruchban, mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, kesempatan seperti ini penting bagi siswa di daerah pelosok untuk mendapatkan pengalaman dan pengetahuan yang lebih luas. “Kami sebagai pihak sekolah sangat berterima kasih atas kunjungan dan perhatian yang diberikan kepada sekolah kami yang berada di pelosok,” ujar Hantiman.
Ia berharap kegiatan tersebut menjadi pemacu bagi guru untuk terus menghadirkan pengalaman belajar yang lebih beragam bagi siswa. “Walaupun berada di pelosok, kami berharap anak-anak kami bisa beradaptasi dan berkembang seperti anak-anak yang berada di perkotaan,” katanya. Melalui kegiatan itu, Rupiah diperkenalkan bukan hanya sebagai alat pembayaran, tetapi bagian dari pengetahuan kebangsaan yang dikenalkan sejak bangku sekolah dasar. (tro)














Discussion about this post