Gorontalopost.co.id, ANGGREK — Mimpi masyarakat pulau Dudepo, Kecamatan Anggrek, Gorontalo Utara untuk bisa menikmati listrik PLN, akhirnya terwujud tepat di bulan kemerdekaan RI. Senin (3/8) kemarin, PLN secara resmi menyalakan jaringan listrik Dudepo, dihadiri anggota komisi XII DPR Rusli Habibie, dan Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah.
Pembangunan jaringan listrik pulau Dudepo bukan perkara mudah, PLN harus mengadakan jaringan listrik bawah laut sepanjang 1,95 kilometer, dan menghabiskan anggaran hampir Rp 100 Miliar.
“Penduduk disini (Dudepo) hanya 400an jiwa. Sedangkan anggaran yang dibutuhkan sangat besar. Bukan persoalan baiyanya, tapi ini adalah bentuk keadilan negara untuk seluruh masyarakat, termasuk yang ada di pulau Dudepo,”ujar anggota DPR RI Rusli Habibie.
Mantan Gubernur Gorontalo ini menyebut, listrik PLN di Dudepo menjadi PR yang terus ia suarakan di DPR RI, hingga akhirnya beroleh respon pemerintah, terwujud tepat di bulan kemerdekaan tahun ini.
“Hari ini hari bersejarah bagi Desa Dudepo. Ini hadiah untuk masyarakat pada HUT ke-81 Republik Indonesia. Mudah-mudahan tanggal 3 Agustus 2026 akan selalu diingat sebagai hari ketika listrik mulai dinikmati masyarakat Dudepo, bukan hanya hari ini tetapi hingga puluhan tahun ke depan,” ujar Rusli.
Anggota fraksi Golkar ini juga turut mengingatkan agar proses pemeliharaan jaringan tetap memperhatikan hak masyarakat, khususnya apabila terdapat pohon milik warga yang harus ditebang untuk kepentingan jaringan listrik. Ia meminta PT PLN dan pemerintah memastikan setiap proses dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memperjuangkan hadirnya listrik di Pulau Dudepo. Ia mengaku bangga karena impian masyarakat selama ini akhirnya menjadi kenyataan.
“Alhamdulillah, penantian panjang masyarakat Dudepo yang mengidam-idamkan listrik akhirnya terwujud. Atas nama Pemerintah dan masyarakat Gorontalo Utara kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Rusli Habibie atas perjuangannya yang luar biasa,”ungkap Thariq.
Masyarakat juga memperoleh Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) berupa meteran listrik gratis kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya pemerintah memperluas akses energi yang merata dan berkeadilan di Provinsi Gorontalo. (tro)














Discussion about this post