Gorontalopost.co.id, GORONTALO — Oknum dosen di salah satu perguruan tinggi ternama di Gorontalo berinisial NIW menyerahkan diri ke Mapolresta Gorontalo Kota setelah dilaporkan dua mahasiswinya atas dugaan pelecehan seksual saat bimbingan skripsi.
Kasubsi Penmas Humas Polresta Gorontalo Kota, Ipda Aristia Gani, mengatakan NIW mendatangi kantor polisi pada Selasa malam setelah kasus tersebut mencuat dan situasi di kampus memanas.
“Korban berjumlah dua orang, berinisial GG dan SA. Terduga pelaku sudah kami amankan di Mapolresta sejak Selasa malam,” ujar Aristia, Rabu (21/10). Menurut Aristia, dalam pemeriksaan awal, NIW bersikap kooperatif dan mengakui perbuatannya. Polisi masih mendalami kasus tersebut untuk menentukan proses hukum selanjutnya.
Dugaan pelecehan itu terjadi di salah satu ruang jurusan di lingkungan kampus ketika kedua korban mendatangi NIW untuk berkonsultasi mengenai skripsi.Kasus ini terungkap setelah salah seorang korban menghubungi rekannya, F, melalui telepon dalam kondisi menangis dan ketakutan.
Korban mengadukan dugaan tindakan tidak pantas yang dialaminya saat bimbingan. Mendapat laporan tersebut, F langsung menuju kampus dan menemui kedua korban. F kemudian mendatangi ruangan NIW untuk meminta klarifikasi.
Dalam pertemuan itu, NIW disebut tidak membantah perbuatannya dan sempat meminta maaf. Namun, kedua korban menolak ajakan untuk bertemu kembali karena merasa takut dan tidak nyaman.
Saat ini, kasus dugaan pelecehan seksual tersebut ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Gorontalo Kota untuk proses hukum lebih lanjut. (tha)













Discussion about this post