Gorontalopost.co.id, GORONTALO — Masyarakat Pulau Dudepo, Kecamatan Anggrek, Gorontalo Utara, tidak lama lagi menikmati listrik PLN. Infrastrukturnya kini sedang dikebut PLN UID Suluttenggo, dengan memasang Saluran Kabel Laut Tegangan Menengah (SKLTM) 20 Kv, sepanjanga 1,95 KM dari Desa Ilangata ke Pulau Dudepo. Progres pemasangan kabel bawah laut ini, dipantau langsung Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie, Selasa (7/7).
General Manager PT PLN (Persero) UID Suluttenggo Usman Bangun, menjelaskan, pembangunan kabel listrik bawah laut merupakan bagian dari komitmen PLN dalam meningkatkan pemerataan elektrifikasi hingga ke wilayah kepulauan dan daerah terluar. Kabel sepanjang sekitar 1,95 kilometer itu akan menyalurkan pasokan listrik dari Sistem Kelistrikkan Sulutgo menuju Pulau Dudepo.
“Hingga saat ini progres fisik pembangunan telah mencapai 65,68 persen. Pekerjaan kini memasuki tahap penggelaran kabel bawah laut dari titik pendaratan di Desa Ilangata menuju Pulau Dudepo. Secara keseluruhan proyek masih berjalan sesuai rencana atau on track dan kami optimistis dapat diselesaikan sesuai target,”ujar Usman.

Menurutnya, proses pemasangan kabel bawah laut memiliki tingkat kesulitan yang tinggi karena dipengaruhi kondisi pasang surut air laut, arah angin, dan cuaca. Karena itu, seluruh tahapan pekerjaan, mulai dari perizinan, pengadaan material, mobilisasi peralatan hingga penyiapan personel, dipersiapkan secara matang dengan mengutamakan aspek keselamatan kerja.
Usman menambahkan, kehadiran infrastruktur tersebut diharapkan menjadi tonggak penting dalam meningkatkan rasio elektrifikasi di Gorontalo Utara sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi, pendidikan, pelayanan publik, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Pulau Dudepo.
Sementara itu, Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie berharap proses pemasangan kabel bawah laut dapat berjalan lancar hingga selesai sesuai target.Idah mengatakan, pemasangan kabel listrik bawah laut menuju Pulau Dudepo menjadi yang pertama di Sulawesi.
Proyek yang berlokasi di Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara itu diharapkan mampu melayani sekitar 390 kepala keluarga atau kurang lebih 1.400 jiwa. Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan tersebut merupakan hasil sinergi berbagai pihak, termasuk dukungan Pemerintah Provinsi Gorontalo, PLN, Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara, serta perjuangan Anggota DPR RI Komisi XII Rusli Habibie dalam mengawal program kelistrikan bagi masyarakat Gorontalo.
“Tadi disampaikan Pak Usman Bangun bahwa akhir bulan ini pekerjaan ditargetkan selesai. Artinya, pada Agustus listrik sudah menyala. Insya Allah, saat peringatan 17 Agustus nanti Pulau Dudepo benar-benar sudah terang. Inilah harapan yang selama ini dinantikan masyarakat,” ujarnya. (tro)














Discussion about this post