Gorontalopost.co.id, GORONTALO – Prevalensi diabetes yang cenderung meningkat perlu mendapatkan perhatian dan penanganan yang serius karena sifatnya “silentkiller”. Penyakit diabetes mellitus (DM) memiliki efek yang berpotensi merugikan pengembangan system kesehatan dan ekonomi, baik secara langsung yakni DM dan kepatuhan diet berkaitan dengan biaya perawatan kesehatan serta kehilangan waktu dan kecacatan bekerja.
Prevalensi penyakit diabetes melitus terus mengalami peningkatan sehingga pendekatan intervensi pencegahan lebih dini pada kelompok berisiko menjadi penting untuk dilakukan. Salah satu langkah yang cukup strategis untuk mencegah perkembangan diabetes melitus pada masyarakat adalah melalui pemberdayaan Masyarakat melalui kelompok ibu–ibu dasawisma dengan memberikan edukasi, pelatihan identifikasi faktor risiko diabetes melitus melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) serta dengan pembuatan kebun percontohan di pekarangan rumah sebagai upaya peningkatan ketersediaan sumber sayur–sayuran yang mudah dijangkau oleh kelompok Masyarakat.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan skema program pengembangan desa mitra (PPDM) memiliki mitra yakni Desa Tabumela Kecamatan Tilango Kabupaten Gorontalo. Tujuan kegiatan pengabdian Masyarakat ini adalah meningkatan pengetahuan dan keterampilan pada kelompok ibu–ibu dasawisma desa mitra tentang GERMAS, pengukuran porsi anjuran konsumsi sayur dan buah, keterampilan pengukuran faktor risiko diabetes melitus yang meliputi pengukuran status gizi dengan menimbang berat badan dan tinggi badan untuk menghitung indeks massa tubuh, pengukuran tekanan darah, glukosa darah dan kolesterol untuk mendeteksi faktor risiko diabetes melitus, meningkatan konsumsi sayur dan buah serta ketersediaan sayur–sayuran yang mudah dijangkau oleh Masyarakat melalui pembentukan kebun percontohan dengan memanfaatkan halaman pekarangan rumah dan meningkatan partisipasi Masyarakat dalam melakukan pemeriksaan kesehatan yang diselenggaran oleh Puskesmas Tilango baik dalam program kegiatan Pusbindu maupun pada kegiatan prolanis yang diselenggarakan oleh Puskesmas setiap bulan.
Tim pengabdian Masyarakat yang terdiri dari dosen dan mahasiswa Poltekkes Kemenkes Gorontalo melakukan kegiatan edukasi tentang GERMAS dan edukasi tentang pemanfaatan lahan pekarangan, pelatihan kelompok dasawisma dalam pengukuran faktor risiko diabetes mellitus mencakup penimbangan berat badan, tinggi badan, lingkar perut, pemeriksaan tekanan darah, pengukuran kolesterol dan glukosa darah serta praktik perhitungan status gizi menggukan indeks massa tubuh.
Kegiatan edukasi dan pelatihandi lakukan di Gedung Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKMB) Desa Tabumela, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo. Kegiatan dihadiri oleh Kepala Puskesmas Tilango, Petugas Pukesmas Tenaga Ahli Nutrisionis, Kepala Desa, Kepala Dusun, Kader Kesehatan dan 20 orang kelompok dasawisma.
Kepala Desa Tabulema menyambut baik kegiatan yang dilakukan oleh tim dari Poltekkes Kemenkes Gorontalo dalam sambutan menyampaikan “semoga kegiatan ini dapat turut membantu pemerintah sehingga dapat meningkatkan derajat Kesehatan Masyarakat” disampaikan pada saat pembukaan kegiatan edukasi gizi dan pelatihan pengukuran faktor risiko diabetes mellitus.
Penyampaian bahan paparan edukasi GERMAS dilakukan oleh ketua tim Pengabmas, Nuryan, dari Poltekkes Kemenkes Gorontalo, menggunakan bahan power point, selain itu untuk mendukung penyampaian materi edukasi dan lembar kerja praktik pengukuran faktor risiko disertasi dengan modul edukasi.
Sementara kegiatan praktik pengukuran faktor risiko diabetes mellitus dilakukan oleh mahasiswa didampingi oleh dosen tim pengabdian Masyarakat dari Politeknik Kesehatan Gorontalo dan petugas kesehatan Puskesmas Tilango. Hasil kegiatan edukasi GERMAS menunjukkan terjadi peningkatan peningkatan pengetahuan kelompok Dasawisma setelah edukasi gizi hingga 70% dan semua peserta telah mampu mengukur status gizi dengan menggunakan indikator indeks massa tubuh (100%).
Kegiatan pengabdian Masyarakat ini diharapkan memberikan manfaat nyata kepada Masyarakat dalam penerapan gaya hidup sehat sesuai pesan GERMAS untuk meningkatkan status Kesehatan dan mencegah penyakit diabetes mellitus. (adv)














Discussion about this post