Gorontalopost.co.id, GORONTALO –- Tantangan berat akibat disrupsi digital dan masifnya kehadiran Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) di industri media menjadi sorotan utama Ahli Pers Dewan Pers, Agoez Perdana, saat menyampaikan sambutan pada pada pelantikan dan pengukuhan Pengurus Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Wilayah Gorontalo periode 2026-2030.
Prosesi pelantikan yang dipimpin langsung oleh Agoez Perdana selaku perwakilan Pengurus Nasional AMSI tersebut berlangsung khidmat di Wombohe Jurnalis, Jalan Taman Hiburan II, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, pada Jumat (12/6).
Dalam forum yang dihadiri unsur pemerintah daerah, TNI/Polri. serta puluhan jurnalis Gorontalo tersebut, ia mengingatkan bahwa lanskap industri media siber saat ini telah berubah secara fundamental.
Menurut Agoez, jika di masa lalu persaingan antar-media siber hanya berfokus pada perang memperebutkan algoritma halaman pertama mesin pencari seperti Google untuk mendulang trafik, kini situasinya jauh lebih rumit.
Platform global dan kehadiran AI dinilai kerap memanfaatkan konten berita yang diproduksi oleh jurnalis demi komersialisasi sepihak, tanpa adanya kompensasi atau pembagian royalti yang sepadan.
Menyikapi ancaman disrupsi nyata tersebut, Agoez membeberkan bahwa Dewan Pers bersama para pemangku kepentingan saat ini tengah berjuang keras di Jakarta untuk menggolkan regulasi perlindungan karya jurnalistik lewat Rancangan Undang-Undang (RUU) Hak Cipta.
Regulasi ini nantinya akan memastikan bahwa setiap konten berita yang diproduksi dengan susah payah oleh media lokal memiliki lisensi sah yang wajib dibayar oleh platform digital global yang menggunakannya.
Selain ancaman AI, pria yang juga menjabat sebagai Pengurus Nasional AMSI ini turut mewanti-wanti jajaran pengurus yang baru dilantik mengenai fenomena homeless media atau media tanpa rumah mandiri yang tumbuh subur di media sosial.
Ia menilai kehadiran homeless media ini bak pisau bermata dua; di satu sisi bisa menjadi mitra kolaborasi yang strategis, namun di sisi lain berpotensi menjadi kompetitor berat yang menggerogoti ekosistem informasi dan bisnis media siber resmi.
Melalui momentum pelantikan ini, Agoez menaruh harapan besar agar pengurus AMSI Gorontalo periode 2026-2030 mampu menjadi garda terdepan dalam menavigasi anggotanya menghadapi badai digital tersebut.
Komitmen yang kuat untuk mengawal ekosistem media siber yang sehat, tangguh, dan berkelanjutan di bumi Gorontalo selama empat tahun ke depan menjadi misi utama yang harus segera dikonkritkan. (tro)












Discussion about this post