gorontalopost.co.id- Musyawarah Daerah (Musda) V Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Gorontalo menetapkan Erwin Ismail sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Gorontalo periode 2026–2029. Penetapan tersebut berlangsung dalam Musda V yang digelar di Ballroom Fox Hotel Gorontalo, Ahad (5/7). Musda dihadiri jajaran pengurus DPP Partai Demokrat, di antaranya Sekretaris Jenderal Herman Khaeron, Wakil Sekretaris Jenderal Jansen Sitindaon, Ketua BPOKK DPP Partai Demokrat H. Ossy Dermawan serta sejumlah pengurus pusat dan kader Partai Demokrat dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Gorontalo.
“Selamat atas terpilihnya Erwinsyah Ismail sebagai Ketua Demokrat Gorontalo secara aklamasi,”ujar Ketua BPOKK DPP Partai Demokrat, H.Ossy Dermawan mengumumkan penetapan hasil Musda V Partai Demokrat.
Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Herman Khaeron, mengatakan, Musda menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penguatan struktur partai menghadapi agenda politik ke depan. Menurutnya, Demokrat tetap berkomitmen menjaga demokrasi dan memperkuat peran partai dalam pembangunan daerah maupun nasional.
Herman menilai Erwin Ismail masih layak memimpin Demokrat Gorontalo. Penilaian itu didasarkan pada dukungan mayoritas pemilik suara di tingkat DPC maupun struktur partai lainnya. “Kalau melihat suasana kebatinan para pemilik suara, Mas Erwin masih layak melanjutkan kepemimpinan. Tinggal melakukan perbaikan dan akselerasi organisasi agar target politik partai dapat tercapai,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, salah satu target besar Demokrat di Gorontalo adalah merebut satu kursi di DPR RI pada Pemilu 2029. Menurutnya, keberhasilan memperoleh kursi di Senayan akan memberikan efek berantai terhadap peningkatan perolehan kursi partai di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. “Kalau Demokrat berhasil memperoleh kursi DPR RI dari Gorontalo, maka otomatis akan memperkuat posisi partai di DPRD provinsi dan kabupaten/kota. Ini menjadi target yang akan kami perjuangkan bersama,” katanya.
Selain itu, Herman menegaskan Demokrat akan terus mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto melalui pengawalan berbagai program strategis hingga ke daerah. Seluruh kader diminta aktif menyukseskan program pemerintah sebagai bentuk kontribusi nyata kepada masyarakat.
Sementara itu, Erwin Ismail menyatakan siap menjalankan amanah partai untuk kembali memimpin Demokrat Gorontalo. Ia menegaskan seluruh kebijakan partai akan dijalankan sesuai konstitusi organisasi. “Demokrat akan tetap taat pada konstitusi partai. Apa yang diputuskan partai, itu yang kami laksanakan. Tujuannya tetap satu, mengabdi kepada masyarakat,” tegasnya.
Erwin juga mengaku telah menerima penugasan dari DPP Partai Demokrat untuk maju sebagai calon anggota DPR RI pada Pemilu 2029. Menurutnya, keputusan tersebut merupakan perintah partai yang harus dijalankan. “Saya diperintahkan maju ke DPR RI. Jawaban saya hanya satu, siap,” katanya.
Menurut Erwin, langkah tersebut bukan semata-mata kepentingan politik pribadi, melainkan membuka ruang lebih luas bagi generasi muda Gorontalo untuk tampil di tingkat nasional. Ia menilai anak muda harus berani mengambil kesempatan dalam panggung politik tanpa menunggu diberikan ruang oleh generasi sebelumnya. “Kalau anak muda tidak mulai sekarang, kapan lagi? Kesempatan itu harus diperjuangkan. Saya ingin menjadi contoh bahwa generasi muda Gorontalo juga mampu bersaing di tingkat nasional,” ujarnya.
Sebagai persiapan menghadapi Pemilu 2029, Demokrat Gorontalo akan memperkuat struktur organisasi hingga tingkat akar rumput. Konsolidasi internal disebut menjadi prioritas agar mesin partai semakin solid menghadapi kontestasi politik mendatang.
Selain memperkuat organisasi, Erwin mengatakan dirinya juga telah membangun investasi sosial melalui aktivitasnya selama menjadi anggota DPRD Provinsi Gorontalo. Modal tersebut, menurutnya, akan menjadi bekal untuk memperluas dukungan masyarakat. Ia juga menilai dinamika pembangunan nasional saat ini menuntut adanya wakil daerah yang mampu memperjuangkan kepentingan Gorontalo di tingkat pusat.
Karena itu, dirinya memilih fokus menuju DPR RI dibanding mengikuti kontestasi kepala daerah. “Kalau ingin memperjuangkan anggaran dan kepentingan Gorontalo lebih maksimal, maka harus berada di tingkat nasional. Itu yang menjadi pertimbangan saya maju ke DPR RI,” pungkasnya. (Tr-76)













Discussion about this post