Gorontalopost.co.id, GORONTALO — Presiden Prabowo Subianto menargetkan swesembada untuk semua sektor pangan, dimana penggerak utamanya adalah petani dan nelayan. Terkait dengan itu, pemerintah memberi perhatian penuh untuk urusan pertanian.
“Saya hadiri Penas XVII ini, saya menemui kelompok petani, kelompok nelayan termasuk penyuluh pertanian. Saya berkesempatan bisa dialog. Ada banyak hal yang harus kita syukuri, tapi ada banyak juga harus kita benahi. Tentu saja swasembada, NTP Petani naik, pupuk bukan hanya tersedia tapi harganya juga terjangkau. Dan tentunya kita sudah tak impor lagi, yang menjadi komitmen besar bapak Presiden,”ujar Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) RI, Sudaryono, saat menghadiri Kopdar Tani dan Nelayan dalam rangkaian Penas Petani dan Nelayan XVII, di Aula Universitas Gorontalo, Selasa (23/6).
Menurutnya, komitmen Presiden untuk swasembada pangan mulai terwujud, seperti pemerintah tidak perlu lagi impor pangan, seperti beras, jagung dan gula. “Itu kita syukuri, sembari kita juga secara perlahan kita perbaiki apa yang memang harus kita perbaiki. Misalnya bagaimana membangun pertanian yang baik. Capaian-capaian ini bukan akhir dari tugas dan tanggungjawab kita kepada bangsa dan negara,” terangnya.
Ia mengatakan, Presiden Prabowo telah berkomitmen untuk membangun swasembada bukan hanya bagian dari ekonomi, tapi menjadi bagian dari ketahanan dan kedaulatan bangsa.
APRESIASI PENAS
Wamentan yang akrab disapa Mas Dar itu mengapresiasi suksesnya pelaksanaan Penas petani dan nelayan di Gorontalo. Keberhasilan itu, membuat Kementerian Pertanian siap berkolaborasi dan mengucurkan sejumlah anggaran dan program pertanian untuk Gorontalo.
“Kalau butuh program pertanian, apapun itu kami siap kasih. Apalagi bawang putih, Pak Gubernur. Kami targetkan dalam jangka waktu 3, 4 sampai lima tahun kedepan sudah swasembada,”ujarnya. “Kalau di Gorontalo ada lahan tinggi, Pak Gubernur tolong infokan ke kami. Kami siap bantu, tidak banyak luas lahannya Pak Gubernur, hanya sekitar 100.000 hektare,”tambah Mas Dar. (tro)












Discussion about this post