logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Headline

Malam Qunut, Tradisi Unik Berburu Kacang dan Pisang

Lukman Husain by Lukman Husain
Friday, 6 March 2026
in Headline
0
15 RAMADAN: Lapangan Batudaa, Kabupaten Gorontalo dipadati ribuan warga untuk berburu kacang dan pisang pada tradisi malam qunut, Kamis (5/3). Masyarakat setempat mengemasnya dalam bentuk festival. (foto: Aviva Dinanti Lambalano/ gorontalo post)

15 RAMADAN: Lapangan Batudaa, Kabupaten Gorontalo dipadati ribuan warga untuk berburu kacang dan pisang pada tradisi malam qunut, Kamis (5/3). Masyarakat setempat mengemasnya dalam bentuk festival. (foto: Aviva Dinanti Lambalano/ gorontalo post)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.co.id, BATUDAA –- Tradisi malam qunut atau malam ke 15 ramadan di Batudaa, Kabupaten Gorontalo terus terjaga. Kamis (5/3) malam, ribuan warga hadir di lapangan Batudaa, untuk menikmati tradisi yang sudah turun temurun dirayakan itu.

Belakangan oleh masyarakat setempat tradisi malam qunut, dikemas dalam bentuk festival sehingga lebih semarak. Kacang dan pisang tetap menjadi menu khas yang paling diburu dalam tradisi ini.

Sejak sore hingga malam hari, warga dari berbagai wilayah terlihat memadati area sekitar lapangan. Semakin ramai saat usai salat tarawih. Deretan pedagang berjejer di sepanjang jalan dan sekitar lokasi acara, menawarkan berbagai dagangan kepada pengunjung yang datang.

Meskipun banyak jenis makanan dijual, pisang dan kacang tanah tetap menjadi yang paling dicari oleh pengunjungt. Kedua komoditas ini telah lama identik dengan tradisi Malam Qunut dan menjadi bagian dari kebiasaan masyarakat setiap tahunnya.

Related Post

Non Subsidi, Harga BBM Naik, LPG Ikut Melambung

Gubernur – Wakil Gubernur Hadiri Rapat Konsolidasi UPT Kemendikdasmen di Gorontalo

Hari Pertama Ramadan, Center Point Dipadati Pemburu Takjil

Epistemologi dan Ontologi Sadaka: Analisis Historis, Teologis, dan Sosiokultural  

Tradisi ini muncul dari kebiasaan masyarakat setempat dimasa lampau. Dimana, setiap datang malam pertengahan ramadan, warga memiliki tradisi unik yakni mengisi bak air di masjid beramai-ramai, setelah itu berkumpul di lapangan bersama-sama dan menikmati cemilan sederhana berupa kacang dan pisang.

Ada pula yang mengisahkan tentang tradisi mandi malam usai tarawih bersama-sama di sumber air yang ada di wilayah itu. Tradisi ini dipercaya untuk penyucian diri. Rupanya, setiap tradisi tahunan ini menyedot animo masyarakat, sehingga terjadi antrian.

Nah disini, sembari menunggu, warga biasanya menikmati cemilan berupa kacang dan pisang. Seiring perkembangan waktu, tradisi malam qunut tersisa dengan menikmati cemilan kacang dan pisang bersama-sama.

Simon Erlam (56) memanfaatkan momentum ini untuk berjualan. Bahkan, dua hari sebelum hari puncak malam qunut, ia sudah buka lapak di kawasan lapangan batudaa, dengan dagangan utama kacang dan pisang. “Malam qunut orang biasanya mencari pisang dan kacang,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

Simon menjelaskan, harga kacang tanah yang dijual berkisar Rp25 ribu, sedangkan pisang dijual sekitar Rp20 ribu per ikat. Ia juga mengaku penjualan tahun ini terasa lebih ramai dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kalau tahun lalu musim hujan dan tempatnya becek, jadi orang agak susah datang. Tahun ini lebih ramai,” tambahnya. Hal serupa disampaikan pedagang lainnya, Izra Demanto (28).

Menurutnya, kondisi lokasi yang lebih nyaman membuat pengunjung lebih leluasa datang dan berbelanja. Sementara itu, salah satu pengunjung, Faipul (35), mengatakan dirinya membeli pisang dan kacang karena sudah menjadi kebiasaan masyarakat saat malam qunut.

“Memang sudah jadi tradisi. Sebenarnya di pasar juga ada, tapi karena tradisi jadi orang datang beli di sini,” katanya. Tradisi ini dengan sendirinya mengangkat perekonomian warga setempat.

Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, hadir langsung dalam festival Malam Qunut, semalam. Sofyan Puhi terlihat berkeliling area festival di tengah ramainya masyarakat yang memadati lapangan.

Ia menyempatkan diri menyapa warga serta para pedagang yang berjualan di sepanjang area kegiatan Dengan sikap ramah, Bupati Gorontalo itu juga berinteraksi langsung dengan masyarakat yang hadir, sekaligus melihat berbagai aktivitas yang berlangsung dalam Festival Qunut.

Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan bahwa Festival Qunut merupakan bagian dari kekayaan budaya daerah yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Gorontalo.

Menurutnya, ciri khas festival ini terlihat dari keberadaan pisang dan kacang tanah yang selalu menjadi sajian utama dalam kegiatan tersebut. Kedua makanan ini memiliki makna historis yang berkaitan dengan kebiasaan masyarakat pada masa lalu.

Ia menjelaskan, tradisi tersebut bermula dari masyarakat yang tinggal di wilayah pegunungan yang turun ke daerah Batudaa untuk mengisi bak air atau tempat wudu di masjid. Setelah melaksanakan salat Tarawih, masyarakat kemudian berkumpul di lapangan dan menikmati pisang serta kacang bersama-sama.

“Kegiatan ini sudah berlangsung sejak puluhan tahun lalu dan menjadi tradisi yang terus dilaksanakan oleh masyarakat hingga sekarang,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sofyan Puhi menambahkan bahwa saat ini pelaksanaan Festival Qunut tidak hanya berlangsung di Batudaa, tetapi juga mulai berkembang di beberapa wilayah lain seperti Limboto dan Tilango.

Meski demikian, Batudaa tetap menjadi pusat utama kegiatan tersebut. Pemerintah Kabupaten Gorontalo pun memberikan apresiasi kepada masyarakat yang terus menjaga dan melestarikan tradisi ini.

Ia berharap Festival Qunut dapat terus dipertahankan dan diwariskan kepada generasi muda sebagai bagian dari identitas budaya Gorontalo serta menjadi momentum mempererat kebersamaan masyarakat selama bulan Ramadan. (Mg-05)

Tags: Festival Kacang dan Pisangmalam qunutTradisi GorontaloTradisi Malam Qunut

Related Posts

Bahlil Lahadalia

Non Subsidi, Harga BBM Naik, LPG Ikut Melambung

Monday, 20 April 2026
Gubernur Gusnar Ismail bersama Wagub Idah Syahidah Rusli Habibie menghadiri rapat konsolidasi dengan UPT Kemendikdasmen di aula BPMP Provinsi Gorontalo, Jumat (17/4). (Foto : Haris/diskominfotik)

Gubernur – Wakil Gubernur Hadiri Rapat Konsolidasi UPT Kemendikdasmen di Gorontalo

Monday, 20 April 2026

Hari Pertama Ramadan, Center Point Dipadati Pemburu Takjil

Monday, 20 April 2026
Epistemologi dan Ontologi Sadaka: Analisis Historis, Teologis, dan Sosiokultural   

Epistemologi dan Ontologi Sadaka: Analisis Historis, Teologis, dan Sosiokultural  

Monday, 20 April 2026
Pelaksanaan Apel Ikrar Bebas Narkoba dan Handphone yang dilaksanakan dan diikuti oleh seluruh pegawai dilingkungan Lapas Perempuan Kelas III Gorontalo, Jum'at (17/4/2026). (F. Diyanti/Gorontalo Post)

Lapas Perempuan Gorontalo Gelar Apel Ikrar, Tegaskan Komitmen Bebas Narkoba dan Handphone ilegal

Friday, 17 April 2026
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail saat memimpin Rapim secara virtual melalui Zoom Meeting dari rumah jabatan gubernur, Rabu (15/4/2026). (Foto : Mila/diskominfotik)

Gubernur Gusnar Ismail Evaluasi Realisasi APBD Pemprov Gorontalo , Fisik dan Keuangan Lampaui Target, Lima OPD Realisasi Tertinggi

Friday, 17 April 2026
Next Post
DISTRIBUSI ENERGI: Pimpinan Pertamina Patra Niaga Sulawesi mengecek langsung dan memastikan kelancaran distribusi BBM di Gorontalo (foto: dok-pertamina patra niaga sulawesi)

Pemerintah Beri Jaminan, BBM Subsidi Tak Naik Sampai Lebaran

Discussion about this post

Rekomendasi

Basri Amin

Batas-Batas Pengobatan

Monday, 20 April 2026
Epistemologi dan Ontologi Sadaka: Analisis Historis, Teologis, dan Sosiokultural   

Epistemologi dan Ontologi Sadaka: Analisis Historis, Teologis, dan Sosiokultural  

Monday, 20 April 2026
Aulia Lahiya (19) bersama rekannya menampilkan atraksi ekstrim pada wahana tong setan, pasar malam hoya-hoya di taman Isimu, Kabupaten Gorontalo, Selasa (14/4) malam. (foto: aviva /mg/ gorontalo post)

Cerita Aulia Lahiya, Demi Cuan Uji Nyali di Wahana Tong Setan

Friday, 17 April 2026
Dua orang remaja meninggal dunia setelah menabrak sebuah mobil tronton yang terparkir di jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo.

Tabrak Tronton Dua Remaja Tewas, Hilang Kendali Saat Tronton Terparkir di Tepi Jalan

Monday, 20 April 2026

Pos Populer

  • Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pohuwato resmi melaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) dalam perkara dugaan pemalsuan surat kepada Kejaksaan Negeri Pohuwato, Senin (13/4/2026).

    Oknum ASN Diduga Palsukan Akta Kematian

    173 shares
    Share 69 Tweet 43
  • Putra Gorontalo Calon Wali Kota Jaksel

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Batas-Batas Pengobatan

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Epistemologi dan Ontologi Sadaka: Analisis Historis, Teologis, dan Sosiokultural  

    63 shares
    Share 25 Tweet 16
  • Viral Siswi SMP di Kabgor Di-bully, Orang Tua Pelaku Justeru Minta Proses Hukum

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.