logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
Pemkot Gorontalo

Biomasa
Home Disway

Petir Ngambek

Lukman Husain by Lukman Husain
Friday, 27 February 2026
in Disway
0
dr Joao Angelo De Sousa Mota --

dr Joao Angelo De Sousa Mota --

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Oleh:
Dahlan Iskan

 

SIAPA yang bilang ngambek itu tidak penting? Ngambek itu childish? Tidak dewasa? Tidak profesional?

Joao Mota sudah membuktikan: Ngambek adalah senjata yang ampuh. Nama lengkapnya Joao Angelo de Sousa Mota. Terbukti setelah sukses menggunakan senjata ngambeknya, Joao mendapat apa pun yang ia inginkan. Bahkan yang tidak ia inginkan.

Related Post

Serangan Fajar

Bela Khamenei

Tujuan IsAm

Krisis Bahlil

Tentu tidak semua cara ngambek bisa berhasil. Istri saya pernah ngambek tidak mau makan. Saya pura-pura tidak tahu kalau dia ngambek. Akhirnya dia malu-malu makan sendiri.

Joao termasuk orang yang pintar: ngambeknya lewat media. Alasan ngambeknya pun melankolis: ia mengaku sejak kecil diajari moral yang tinggi di agamanya. Harus memegang amanah. Juga harus menjadi orang yang penuh tanggung jawab.

Timor Timur, tempat Joao lahir dan dibesarkan, memang daerah yang amat agamis –ibarat Aceh untuk Islam. Di daerah itu ia saling kenal dengan Prabowo Subianto –saat anggota Kopassus itu bertugas di sana. Lalu bersahabat.

Setelah Timor Timur merdeka menjadi Timor Leste, Joao menjadi pengusaha di Timor Barat, Nusa Tenggara Timur. Ia bergerak di bidang pertanian. Ia memiliki lahan luas yang ditanami banyak jenis hasil bumi.

Ketika Prabowo terpilih menjadi presiden, Joao mendapat jabatan direktur utama PT Agrinas Pangan Nusantara. Perusahaan itu asalnya BUMN Karya. Yakni PT Yodya Karya. Labanya di tahun 2020 mencapai Rp 30 miliar –setelah kena Covid 19.

Ketika BUMN menjadi Danantara, PT Agrinas Pengan Nusantara menjadi anak perusahaannya. Tapi punya anak terlalu banyak juga repot. PT Agrinas Pangan Nusantara diindukkan ke PT Biro Klasifikasi Indonesia. BKI-lah yang jadi anak Danantara –Agrinas Pengan Nusantara jadi cucunya.

Sebenarnya saya ingin menuliskan Agrinas saja. Biar singkat dan sederhana. Tapi Danantara punya beberapa PT Agrinas. Maka saya harus bersabar untuk selalu menulis panjang namanya: PT Agrinas Pangan Nusantara.

Sedang Agrinas yang satunya mendapat tugas menangani kebun sawit hasil sitaan negara. Luasnya 2,5 juta hektare. Di banyak lokasi. Sebagian belum ada sawitnya.

Saya memuji perubahan BUMN Karya menjadi PT Agrinas Pangan Nusantara. Harus ada BUMN pangan yang besar dan kuat. Toh masih ada empat BUMN Karya lainnya. Yang besar-besar. Adhi Karya, Wijaya Karya, Hutama Karya, dan PP.

Pujian itu kini menjadi ujian bagi saya. Dan saya tidak lulus. Ternyata saya salah. Tahu bahwa itu salah baru dua hari lalu.

PT Agrinas Pangan Nusantara ternyata tidak hanya menjadi jelmaan Yodya Karya. Ternyata ada satu yayasan yang ikut melebur ke dalamnya. Yakni salah satu yayasan di bawah Kementerian Pertahanan.

Saya bukan saja tidak lulus. Saya ternyata juga kuper: belum pernah mendengar ada satu perusahaan hasil merger antara PT dan yayasan.

Maka saya pikir ulang: mungkin bentuknya bukan merger. Mungkin saja yayasan itu ingin membubarkan diri. Lalu menghibahkan seluruh asetnya ke PT Agrinas Pangan Nusantara.

Anda sudah tahu: yayasan itu kalau bubar (atau dibubarkan) memang tidak boleh membagi kekayaannya ke pengurus, anggota, atau ke swasta. Kekayaan itu harus diserahkan ke negara.

Mungkin Agrinas Pangan Nusantara dianggap memenuhi syarat mewakili negara. Toh perushaan itu 100 persen milik negara.

Rasanya itu jalan yang baik. Di masa lalu banyak angkatan memiliki yayasan bisnis. Sejak reformasi yang seperti itu tidak boleh lagi. Tapi bahwa jalan keluarnya lewat penyatuan ke perusahaan milik negara baru dengar sekali ini.

Setelah diangkat menjadi dirut PT Agrinas Pengan Nusantara, Joao mengirim rencana kerja ke Danantara. Saya tidak tahu apa saja rencana kerjanya. Tahu-tahu tersiar berita besar: Joao mengundurkan diri.

Ia merasa tidak amanah. Tidak bertanggung jawab. Menjadi dirut tidak kerja apa-apa. Sudah enam bulan menganggur. Tidak ada rencana kerja yang sudah disetujui. Ia pilih mundur.

Bahwa ia secara terbuka mengumumkan sikapnya itu, mungkin karena ia merasa itulah satu-satunya cara curhat ke Presiden Prabowo. Tentu ia ingin mengadukan nasibnya itu langsung ke Prabowo.

Ia mungkin tidak menemukan jalan menuju istana. Juga tidak etis, masak dirut anak perusahaan menghadap presiden. Kan bisa secara pribadi? Mungkin ia juga tidak menemukan jalan menuju Hambalang.

Maka ia putuskan: ngambek lewat media saja.

Ampuh.

Tukang khayal seperti Anda mungkin bisa berimajinasi apa saja yang terjadi setelah Presiden Prabowo tahu soal heboh pengunduran diri itu. Tentu presiden tidak bisa seperti saya yang pura-pura tidak tahu bahwa istri sedang ngambek. Pun mungkin saja istrinya dulu tidak pernah ngambek.

Yang jelas, akhirnya Joao dipertahankan sebagai dirut PT Agrinas Pangan Nusantara. Bahkan mendapat pekerjaan yang luar biasa: menangani pengadaan seluruh bangunan kantor, gudang, dan gerai Koperasi Desa Merah Putih se-Indonesia.

Termasuk pengadaan kendaraan truk, pikap dan akhirnya nanti setiap koperasi harus dilengkapi sepeda motor (simak Dismorning 26 Februari 2026 di channel YouTube DI’s Way). Satu truk, satu pikap, satu sepeda motor. Sungguh peluang bisnis baru.

Saya pun akhir tahu: PT Agrinas Pangan Nusantara memang punya hubungan hukum dengan Koperasi Desa Merah Putih. Berarti bahwa Joao membeli mobil pikap sebanyak 105.000 dari India itu atas penugasan koperasi.

Maka ilmu manajemen dan bisnis harus memperbaiki teori-teorinya: mengapa selama ini tidak mengajarkan teori ngambek dalam literaturnya.(*)

Tags: Catatan Harian DahlanDahlan IskanDiswayHarian Dahlanharian diswayTulisan Dahlan

Related Posts

--

Serangan Fajar

Friday, 6 March 2026
--

Bela Khamenei

Friday, 6 March 2026
Ilustrasi strategi perang Israel-Amerika dalam menyerang Iran.--

Tujuan IsAm

Wednesday, 4 March 2026
Ilustrasi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan potensi krisis listrik dampak dari perang Israel vs Iran.--

Krisis Bahlil

Wednesday, 4 March 2026
Ilustrasi Joao Angelo de Sousa Mota dan misi besarnya untuk Koperasi Desa Merah Putih.--

Petir Agrinas

Monday, 2 March 2026
Ilustrasi penyerangan Israel-Amerika Serikat ke Iran.--

Bom Suci

Monday, 2 March 2026
Next Post
Kapolres Pohuwato, AKBP H. Busroni,S.I.K.,M.H. saat menyampaikan khotbah jumat di Masjid Baiturrahim Pohuwato.

Kapolres Pohuwato Ajak Masyarakat Tidak Merusak Lingkungan

Discussion about this post

Rekomendasi

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Gorontalo, Maruly Pardede, saat memberikan keterangan pers. Rabu (04/02), di Mapolda Gorontalo.(Foto: Natharahman/ Gorontalo Post)

Polda Gorontalo: Transaksi Emas Tambang Ilegal Bisa Berujung Bui 5 Tahun

Thursday, 5 March 2026
Prof. Eduart Wolok

Studi Dokter Spesialis so Ada di UNG

Wednesday, 4 March 2026
Lapak pasar murah milik PT PG Gorontalo diserbu warga dengan penjualan gula murah Rp 16.000/kg. (Foto: Roy/Gorontalo Post).

Pabrik Gula Gorontalo Jual Gula Murah Stabilkan Harga Pasar

Friday, 6 March 2026
Buyer Jepang Tinjau Langsung Operasional PT Biomasa Jaya Abadi di Pohuwato

Audiensi Strategis: Investor Jepang Gali Informasi Legalitas dan Dampak Sosial PT BJA

Wednesday, 4 March 2026

Pos Populer

  • Prof. Eduart Wolok

    Studi Dokter Spesialis so Ada di UNG

    80 shares
    Share 32 Tweet 20
  • 10 Karyawan Perusahaan di Pohuwato Positif Narkoba

    60 shares
    Share 24 Tweet 15
  • Audiensi Strategis: Investor Jepang Gali Informasi Legalitas dan Dampak Sosial PT BJA

    56 shares
    Share 22 Tweet 14
  • Menjembatani Visi-Misi Kepala Daerah dan Kerja Birokrasi

    55 shares
    Share 22 Tweet 14
  • Polda Gorontalo: Transaksi Emas Tambang Ilegal Bisa Berujung Bui 5 Tahun

    35 shares
    Share 14 Tweet 9
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.