logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
Pemkot Gorontalo

Home Disway

Transformasi Ngambek

Lukman Husain by Lukman Husain
Friday, 23 January 2026
in Disway
0
Direktur RSUD dr Iskak Tulungagung, dr Supriyanto SpB saat meraih medali emas rumah sakit terbaik di dunia di ajang IHF Award 2019. -Humas RSUD Tulungagung-

Direktur RSUD dr Iskak Tulungagung, dr Supriyanto SpB saat meraih medali emas rumah sakit terbaik di dunia di ajang IHF Award 2019. -Humas RSUD Tulungagung-

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Oleh:
Dahlan Iskan

PEMIMPIN transformasional tidak boleh ngambek. Boleh. Setengahnya saja. Pun dokter Supriyanto, si perumus HWW —hospital without wall— saat dalam proses mengubah RSUD Tulungagung. Ia sempat setengah ngambek. Tidak hanya satu kali.

Misalnya saat usulan perubahan ditolak Bupati Tulungagung. Itu usulan soal sistem honorarium dokter di sana. Dianggap tidak adil sama sekali. Kalau itu besar kecilnya gaji dokter hanya didasarkan umur dan masa pengabdian. Pokoknya lebih tua gajinya lebih besar.

Akhirnya ia pilih mengutamakan praktik sebagai ahli bedah.

Memang itu bisa lebih banyak dapat uang. Tapi tidak bisa memuaskan jiwa pengabdiannya.

Related Post

Hady Alan

Belah Tiga

HWW

Pati Madiun

Ia pun membentuk tim dokter. Yang senior diminta di depan. Mereka menghadap bupati secara berombongan.

Ide perubahan itu tetap ditolak.

Mereka pun ngambek berjamaah. Ups…agak ngambek. Semua dokter itu minta berhenti. Harus pula dapat persetujuan bupati.

Sambil menunggu respons bupati itulah mereka bekerja sekadar memenuhi kewajiban. Pimpinan RS pun kosong.

Para dokter itu juga ingin Supriyanto diangkat jadi kepala rumah sakit. Juga ditolak.

Di tengah ngambeknya para dokter itulah bupati mau menemui mereka. Tapi tidak mau mengangkat Supriyanto jadi pimpinan mereka. Bupati memilih dokter yang lebih senior. Si senior tidak mau.

Akhirnya Supriyanto merayu si senior: agar mau saja menerima jabatan itu. Si senior akhirnya mau dengan syarat: Supriyanto yang lebih banyak menjalankannya.

Mereka bersetuju.

Itulah awal perubahan. Sistem penggajian dokter diubah. Tidak lagi berdasar panjangnya masa pengabdian tapi berdasar peran, beban kerja, dan prestasi.

Dengan cara itu ternyata bukan saja pendapatan dokter yang naik. Pendapatan rumah sakit pun drastis. Rumah sakit jadi punya kemampuan memperbaiki penghasilan perawat dan menambah peralatan.

Ketika Supriyanto sudah menjadi direktur, ia pernah ngambek lagi. Gara-gara rumah sakit dianggap sudah sudah punya uang jadilah sasaran: dicurigai ada korupsi di dalamnya. Rumah sakitnya digerebek APH. Sehari penuh.

Dokter Supriyanto seperti frustrasi. Sudah kerja keras. Sudah menciptakan sistem agar tidak ada penyelewengan. Sudah berhasil memperbaiki rumah sakit sampai jadi terbaik di Indonesia. Masih juga dituduh korupsi.

Supriyanto pilih “menghilang”. Kalau masuk kantor ia takut waktunya habis untuk melayani APH.

Soal APH ia serahkan ke wakil direktur. Ia hanya berpesan: buka saja semuanya. Jangan ada yang ditutupi. Mereka tidak akan menemukan penyelewengan apa pun.

Akhirnya diketahui: pimpinan APH setempat, kala itu, hanya minta jatah sejumlah uang.

Seorang wartawan setempat bersimpati kepada Supriyanto. Ia viralkan peristiwa penggerebekan itu. Heboh. Sampai menteri kesehatan kala itu kaget. Sang menteri pernah ke RSUD itu. Pujian diberikan setinggi langit. Kok ada masalah.

Supriyanto pun akhirnya terbebas dari urusan APH. Ia semangat lagi memajukan rumah sakit daerah itu.

Pun para pemimpin transformasional tidak lepas dari frustrasi. Bedanya: mereka tahu ngambek hanya sebagai taktik. Misi tidak boleh berubah. Tetap teguh memegang keinginan untuk maju –lewat perubahan besar.

Kini Supriyanto menjabat dirut RSCM Jakarta yang begitu raksasa. Baru dua tahun. Proses menjadikan RSCM sebagai HWW baru tercapai 30 persen. Hambatan pasti banyak. Tapi kali ini ia dapat dukungan penuh atasannya: Menteri Kesehatan Budi Sadikin.

Bahkan Supriyanto adalah tenaga ahli menkes. Mereka satu ide. Termasuk dalam hal sistem pendidikan dokter spesialis: hospital base. Bukan university base.

“Ide hospital base datang dari Anda?” tanya saya.

“Tidak. Ide sama-sama. Kan hospital base lebih baik. Dokter bisa sekolah tanpa harus meninggalkan tugasnya. Bisa sekolah sambil tetap dapat gaji,” kata Supriyanto yang hari ini dinobatkan sebagai doktor ilmu manajemen kesehatan di Unair Surabaya.

Ngambek adalah salah satu sifat manusia. Dokter itu manusia. Hanya ngambeknya yang beda.(*)

Tags: Catatan Harian DahlanDahlan IskanDiswayHarian Dahlanharian diswayTulisan Dahlan

Related Posts

--

Hady Alan

Monday, 26 January 2026
Belah Tiga

Belah Tiga

Saturday, 24 January 2026
---

HWW

Thursday, 22 January 2026
--

Pati Madiun

Wednesday, 21 January 2026
--

Point 100

Tuesday, 20 January 2026
Zohran Mamdani saat mengumumkan kebijakan barunya, kali ini soal ojek online di New York.--

Omon Kenyataan

Monday, 19 January 2026
Next Post
AKP Dr. Hi. I. Brandes, S.Pd.I., M.Si., M.M., M.K.M., CPHR., CBA., CPM., C.PS., C.GMC., C.TMP., C.HL., C.MTr., CGHR. Dipercaya menjadi kepala terminal untuk pemberangkatan jamaah haji tahun ini.

Pemberangkatan Haji 2026, Perwira Gorontalo Dipercaya Jadi Kepala Terminal

Discussion about this post

Rekomendasi

Oknum bandar togel yang dibekuk Dit Reskrimum Polda Gorontalo pada Kamis, (22/1/2026).

Bandar Togel Lintas Negara Dibekuk, Dua Hari Diintai, Dibekuk di Pohuwato

Monday, 26 January 2026
Aparat kepolisian Polda Gorontalo saat merazia sejumlah remaja yang berpesta miras di tempat umum.

Pesta Miras di Tempat Umum Dipidana, Tambah Denda Rp 10 Juta Kategori II

Friday, 23 January 2026
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail pada Musyawarah Besar IX Lamahu yang digelar di Menara Imperium, Rasuna Said, Jakarta, (25/1).

Gubernur Gusnar Ismail Hadiri Musyawarah Besar ke IX Lamahu Jakarta, Mopolanggato Huyula, Gotong Royong Jalan Gorontalo Maju

Monday, 26 January 2026
Basri Amin

Gesekan “Ruang Hidup” di Kota-Kota Kita

Monday, 26 January 2026

Pos Populer

  • Kantor Kejari Kabupaten Gorontalo.

    Dugaan Gratifikasi dan Korupsi KMP, Tiga Jam Kadispora Kabgor Diperiksa Kejaksaaan

    205 shares
    Share 82 Tweet 51
  • Pemberangkatan Haji 2026, Perwira Gorontalo Dipercaya Jadi Kepala Terminal

    86 shares
    Share 34 Tweet 22
  • Dugaan Maladministrasi Pertanahan, Adhan Murka Segera Surati Presiden

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
  • PAW Aleg Deprov, Mendagri Terbitkan SK Dedy Hamzah

    60 shares
    Share 24 Tweet 15
  • Pesta Miras di Tempat Umum Dipidana, Tambah Denda Rp 10 Juta Kategori II

    37 shares
    Share 15 Tweet 9
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.