logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Disway

Tamparan Mojtaba

Lukman Husain by Lukman Husain
Thursday, 12 March 2026
in Disway
0
Mojtaba Khamenei Diumumkan sebagai Pemimpin Tertinggi Iran yang Baru di Tengah Ketegangan Perang---dok. iMArabic

Mojtaba Khamenei Diumumkan sebagai Pemimpin Tertinggi Iran yang Baru di Tengah Ketegangan Perang---dok. iMArabic

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Oleh:
Dahlan Iskan

 

YANG terlibat perang IsAm–Iran, yang hancur perasaan kita semua. Orang Indonesia. Juga orang di banyak negara.

Kian keras Amerika Serikat menekan Iran kian keras sikap yang ditekan –kian dalam pula persoalan di dalam negeri kita.

Related Post

Da Yunhe

Halo Wani

Juara Dunia

Hidup QRIS

Pun kian tampak Amerika mencari Ayatollah yang pro padanya justru kian cepat terpilih Ayatollah yang paling anti Amerika: Ayatollah Mojtaba Khamenei. Ia putra kedua Ayatollah Ali Khamenei yang gugur di serangan hari pertama IsAm.

Begitu cepat Mojtaba terpilih sebagai pemimpin tertinggi Iran. Ia sudah terpilih menggantikan ayahnya tidak sampai 10 hari kemudian.

Padahal suasananya sangat tidak mungkin melaksanakan sidang dewan Ayatollah yang beranggotakan sekitar 80 orang itu. Israel-Amerika terus memonitor kapan sidang mereka dilaksanakan. Di mana. Begitu terdeteksi bom besar diluncurkan ke lokasi itu. Sekali bom sapu bersih.

Ternyata Israel-Amerika tidak bisa mendeteksinya. Atau, para Ayatollah itu punya cara khusus melaksanakan sidang. Pasti tidak lewat grup WA. Atau sejenisnya. Itu bisa langsung disadap. Jadi sasaran empuk.

Kalau saja Khamenei tidak gugur sebagai martir, belum tentu Mojtaba yang terpilih. Mojtaba belum mencapai tingkat setinggi Ayatollah lainnya.

Ia belum menjadi ”guru”. Belum juga menerbitkan semacam disertasi ijtihad fikih. Tapi kemartiran ayahnya telah lebih menyatukan sikap para Ayatollah di sana.

Itu seperti terang-terangan menampar muka Presiden Donald Trump di panggung dunia. Trump-lah yang memberinya gelar “kelas ringan”. Kini yang “kelas ringan” itu berani naik ring menantangnya.

Maka Israel-Amerika kembali punya buruan No 1 lagi: Ayatollah Mojtaba. Betapa sibuk intelijen mereka mencari tahu di mana posisi Mojtaba.

Inilah pemimpin baru yang langsung menghadapi risiko terbesar: di bom Israel-Amerika. Ia juga pemimpin baru yang menghadapi penurunan kekuatan persenjataan yang sangat drastis –pusat-pusat penyimpanan senjata Iran dihancurkan Israel-Amerika.

Saya sulit membayangkan bagaimana mekanisme komando ke bawah dalam situasi terus digempur dari udara seperti itu. Komunikasi seperti apa yang dijalankan. Adakah kembali ke zaman seperti perang gerilya dulu: komando sistem kurir.

Dari kurir ke kurir. Agar tidak termonitor. Pakai system kurir berantai. Kurir pertama yang membawa pesan hanya bisa bertemu kurir kedua. Kurir kedua bertemu kurir ketiga. Baru kurir ketiga yang bertemu penerima pesan.

Alangkah lambatnya sistem lama itu. Juga alangkah sulitnya cari kurir yang benar-benar bisa dipercaya.

Di zaman satelit, G5/6 dan AI ini dunia seperti telanjang. Betapa hebatnya Iran tetap bisa membalas serangan dalam keadaan seperti itu.

Tentu Mojtaba tidak akan hidup apa adanya seperti ayahnya. Pengamanan terhadap Mojtaba pasti istimewa. Sehari harus pindah berapa kali.

Itu pula yang dilakukan Imam Nasrullah, pemimpin tertinggi Hisbullah di Lebanon. Tapi akhirnya termonitor juga. Rumah tempat transitnya di Beirut dijatuhi bom sampai seberat 80 ton.

Sampai hari ini belum ada satu kali pun Mojtaba tampil. Belum juga menyampaikan pidato. Tidak ada juga potongan video yang beredar yang berisi pesan-pesan darinya. Tentu Mojtaba harus dijaga keras.

Kejadian yang menimpa ayahnya tidak boleh terulang. Juga yang menimpa pemimpin tertinggi Hisbullah, Imam Nasrullah, di Lebanon.

Tapi dunia pegitu telanjang. Sungguh rumit memikirkan itu. Padahal hidup kita sendiri sudah rumit. Kita kena serangan trisula ekonomi: rupiah merosot, bursa saham runtuh, dan harga minyak dunia menyentuh USD100 per barel –naik dari USD65.

Memang harga minyak sudah mulai turun. Harga kaget yang mencapai USD100 sudah reda. Tapi tidak ada yang busa menjamin tidak bergejolak lagi.

Itu bisa langsung mengancam keseimbangan fiskal kita. Dan itu juga telanjang: mudah dibaca oleh analis dan lembaga pemeringkat dunia. Menkeu Purbaya kini menghadapi ujian yang sebenarnya.

Yang meski –seperti yang diteorikannya– eksternal hanya memainkan 10 persen, kali ini yang 10 persen bisa memveto yang 90 persen.

Untung manusia hidup itu harus tetap hidup. Manusia hidup akan selalu mampu mencari jalan keluar dari berbagai kesulitan. Hanya sedikit yang tetap sulit. Lebih sedikit lagi yang semakin sulit.(*)

Tags: Catatan Harian DahlanDahlan IskanDiswayHarian Dahlanharian diswayTulisan Dahlan

Related Posts

Di depan rumah penulis buku Journey to the West.--

Da Yunhe

Friday, 24 April 2026
Wani Sabu saat menerima Lifetime Achievement Award di ajang Contact Center World 2025 di Bali.-Instagram Wani Sabu-

Halo Wani

Wednesday, 22 April 2026
Ilustrasi fitur-fitur di Halo BCA.--

Juara Dunia

Tuesday, 21 April 2026
Ilustrasi penggunaan QRIS di Tiongkok yang banyak membantu WNI.-Dibuat dengan bantuan AI-

Hidup QRIS

Monday, 20 April 2026
Salah seorang jurnalis asing mengabadikan gambar sebuah kerusakan akibat serangan udara AS yang menyasar sebuah perkampungan di wilayah Fardis, Barat kota Tehran, Iran.-Vahid Salemi-Association Press

Yossi Cohen

Friday, 17 April 2026
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terjaring OTT KPK, dengan total kekayaan tercatat Rp20,3 miliar.--Instagram gatutsunu

Tulung Agung

Thursday, 16 April 2026
Next Post
Keren! DAW Edukasi Safety Riding di SMKN 1 Limboto, Siswa Antusias

Keren! DAW Edukasi Safety Riding di SMKN 1 Limboto, Siswa Antusias

Discussion about this post

Rekomendasi

Basri Amin

Generasi (Perempuan) Gorontalo

Thursday, 30 April 2026
Basri Amin

Batas-Batas Pengobatan

Monday, 20 April 2026
Sumurung Pandapotan Simaremare

Kejati Gorontalo, Sumurung Gantikan Riyono

Tuesday, 14 April 2026

Resmi Dilantik, BPD APPMI Gorontalo Siap Kembangkan Dunia Mode Gorontalo

Wednesday, 29 April 2026

Pos Populer

  • Ilustrasi--

    Sentuh Rp 17.301/USD, Rupiah Makin Terpuruk

    558 shares
    Share 223 Tweet 140
  • Penjual Kosmetik Ilegal Ditangkap, Petugas Sita 1.819 Item Skin Care Tanpa Ijin Edar

    743 shares
    Share 297 Tweet 186
  • Lonjakan Kunjungan Botubarani Picu Kekhawatiran

    763 shares
    Share 305 Tweet 191
  • Pelantikan Pengurus APPINKA Gorontalo Periode 2026–2031, Dorong Inovasi Karawo ke Tingkat Nasional

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Epistemologi dan Ontologi Sadaka: Analisis Historis, Teologis, dan Sosiokultural  

    194 shares
    Share 78 Tweet 49
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.