logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Headline

PETI di Paguyaman Merajalela, 25 Lokasi Beroperasi, Penambang Tak Takut Polisi

Lukman Husain by Lukman Husain
Wednesday, 16 July 2025
in Headline
0
Kondisi kerusakan lahan perkebunan Karet milik PT Pabrik Gula Gorontalo yang rusak akibat tambang ilegal di wilayah Desa Batu Kramat Paguyaman Kabupaten Boalemo. (Foto: Roy/Gorontalo Post)

Kondisi kerusakan lahan perkebunan Karet milik PT Pabrik Gula Gorontalo yang rusak akibat tambang ilegal di wilayah Desa Batu Kramat Paguyaman Kabupaten Boalemo. (Foto: Roy/Gorontalo Post)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.co.id, GORONTALO — Mati satu tumbuh seribu. Seperti itulah kondisi Pertambangan Emas Ilegal (PETI) di wilayah Kabupaten Boalemo saat ini. Buktinya, belum sebulan tiga lokasi tambang di Desa Saripi dan Desa Batu Kramat Kecamatan Paguyaman, Boalemo ditertibkan aparat gabungan dari Polres Boalemo dan Polsek Paguyaman. Namun, saat ini, PETI di wilayah itu justru kian menjamur dan merajalela.

Pantauan Gorontalo Post, Selasa (15/7/2025), di Desa Saripi yang awalnya hanya satu lokasi PETI beroperasi, namun saat justru bertambah banyak. Ada sekitar 25 titik lokasi PETI yang baru beroperasi. PETI itu ada yang sudah sepekan beroperasi, ada juga yang baru tiga hari. Setiap lokasi dipasang bendera berlambang APRI (Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia) RMC (Responsible Mining Comunity). Sebagian besar lokasi PETI itu berada di dalam perkebunan tebu Pabrik Gula Gorontalo.

Disaat Gorontalo Post sedang menelusuri lokasi PETI yang lain, berpapasan dengan sejumlah mobil pick up yang mengangkut alat pertambangan yang lain seperti selang, mesin alkon, dompleng yang akan dipasang di titik yang lain. Kuat dugaan bahwa lokasi PETI ini akan terus bertambah tidak hanya 25 titik saja melainkan lebih dari itu jika tidak ada tindakan cepat dari aparat kepolisian. Yusuf Gani salah satu penambang saat ditemui wartawan koran ini mengungkapkan, bahwa timnnya baru tiga hari beroperasi.

Lokasi PETI yang baru beroperasi di perkebunan Tebu milik PT Pabrik Gula Gorontalo Desa Saripi Kecamatan Paguyaman Kabupaten Boalemo. (Foto: Roy/Gorontalo Post)
Lokasi PETI yang baru beroperasi di perkebunan Tebu milik PT Pabrik Gula Gorontalo Desa Saripi Kecamatan Paguyaman Kabupaten Boalemo. (Foto: Roy/Gorontalo Post)

Penambangan kata Yusuf menggunakan sistem Dompleng, yakni tanah digali menggunakan linggis, sekop kemudian disemprot menggunakan air tegangan tinggi. Gerusan tanah yang disemprot kemudian disedot menggunakan mesin alkon atau penyedot air dan selanjutnya dialirkan ke papan dompleng atau penampung butiran emas. Untuk pembagiannya (pecah kongsi) yakni 15 persen untuk pengurus APRI. Sisannya untuk buruh tambang serta pemilik alat tambang.

Related Post

Lapas Perempuan Gorontalo Gelar Apel Ikrar, Tegaskan Komitmen Bebas Narkoba dan Handphone ilegal

Gubernur Gusnar Ismail Evaluasi Realisasi APBD Pemprov Gorontalo , Fisik dan Keuangan Lampaui Target, Lima OPD Realisasi Tertinggi

Polda Gorontalo Limpahkan Kasus Pelanggaran Hak Cipta ke Kejaksaan, Ka Kuhu Diangkut Mobil Tahanan

Semarak HBP ke-62, PIPAS LPP Gorontalo Ikut Donor Darah

Ketika disinggung mengea mereka beroperasi di kawasan perkebunan tebu yang berstatus Hak Guna Usaha (HGU) PT Pabrik Gula Gorontalo. Yusuf mengaku terkait pengoperasian PETI di lokasi tersebut, semuannya diurus oleh seseorang bernama Taufik selaku Ketua APRI Kabupaten Boalemo. “Untuk perizinan sampai kami bisa beroperasi disini semua diurus pak Taufik, kami ini tidak tahu apa-apa hanya sebagai pekerja saja. Silahkan langsung tanyakan saja ke pak Taufik mengenai hal itu,”kata Yusuf.

Menjamurnya lokasi PETI di wilayah Paguyaman ini mengindikasikan bahwa para pelaku PETI nampaknya sudah tidak takut lagi polisi. Buktinya, meski telah beberapa kali ditertibkan bahkan diancam akan diproses hukum, namun hal itu tidak membuat efek jera bagi para pelaku PETI. Bahkan, hingga saat ini, lokasi PETI di Desa Batu Kramat yang katanya sudah berhenti total, justru masih bebas beroperasi.

Lokasi PETI yang baru baru bersiap dioperasikan di perkebunan Tebu milik PT PG Gorontalo Desa Saripi Kecamatan Paguyaman Kabupaten Boalemo ditertibkan oleh pihak security perusahaan dan melibatkan aparat TNI Babinsa dua tiga hari yang lalu. (Foto: Roy/Gorontalo Post)
Lokasi PETI yang baru baru bersiap dioperasikan di perkebunan Tebu milik PT PG Gorontalo Desa Saripi Kecamatan Paguyaman Kabupaten Boalemo ditertibkan oleh pihak security perusahaan dan melibatkan aparat TNI Babinsa dua tiga hari yang lalu. (Foto: Roy/Gorontalo Post)

Bahkan, wilayah penambangan di lokasi itu kian meluas. Akibat PETI di wilayah Paguyaman ini, selain merusak lingkungan sekitar, juga menjadi penyebab erosi dan banjir di wilayah perkampungan Desa Mekar Jaya hingga Desa Harapan, Wonosari. Bahkan, sedimen yang ditimbulkan oleh PETI juga menutup embung-embung yang ada di wilayah itu.

Manager Publik Relation PT. PG Gorontalo mengakui tambang ilegal di lokasi perkebunan Tebu dan Karet PT PG Gorontalo makin merajalela. “Ya, semakin hari makin bertambah, bahkan lokasi yang ditambang sudah mencapai hampir 30 titik, dan kita liat masih ada juga peralatan yang diangkut mobil sebagai persiapan untuk lokasi PETI yang baru. Kami khwatir PETI ini akan terus bertambah dan bahkan tidak terbendung lagi seperti air yang mengalir deras,”kata Marthen.

Dijelaskan Marthen,
sudah beberapa kali PETI itu ditertibkan oleh Polres Boalemo dan Polsek setempat, namun empat hari belakangan ini malah makin bertambah, dan bahkan sudah terang-terangan merusak tanaman tebu dan tanaman karet. “Mereka menambang di bagian alur dengan memanfaatkan saluran-saluran air serta embung yang dibuat oleh pihak Pabrik Gula. Ini tentu sangat merusak dan merugikan pihak perusahaan,”ungkap Marthen.

Para pelaku PETI diakui Marthen sudah terang-terangan memasang bendera berlambang APRI RMC. Dan pihak perusahaan sudah sudah menyurat ke Polres Boalemo untuk kesekian kalinnya, sudah beberapa tindasan ke Polda, Dinas Pertambangan, Dinas Lingkungan Hidup, namun sampai sekarang belum ada tindakan nyata dari instansi terkait selain dari Polres Boalemo yang kerap melakukan penertiban meskipun pada akhirnya masih banyak PETI yang beroperasi.

“Karena ini tidak ada efek jera bagi para pelaku PETI, maka kami akan menempuh jalur hukum dengan melaporkan hal ini secara pidana pengrusakan dan penyerobotan lahan dan akan mengawal masalah ini hingga ke pengadilan. Kami sudah memiliki cukup bukti yang kuat selain dokumen tanah, juga bukti-bukti foto dan vidio aktivitas PETI yang merusak lahan kami,”tutup Marthen.

Kapolres Boalemo, AKBP Sigit Rahayudi,S.I.K saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya secepatnya akan tindak lanjuti laporan perihal PETI di Desa Batu Kramat dan Saripi tersebut. “Sudah beberapa kali kami lakukan penertiban,dan pasti akan kami tertibkan kembali semua sesegera mungkin. Terkait bendera APRI saya akan cabut semua,”janji Kapolres dengan tegas.(roy)

Tags: Kabupaten BoalemoPertambangan Emas IlegalPertambangan Emas Tanpa IzinPETI di PaguyamanPETI Merajalela

Related Posts

Pelaksanaan Apel Ikrar Bebas Narkoba dan Handphone yang dilaksanakan dan diikuti oleh seluruh pegawai dilingkungan Lapas Perempuan Kelas III Gorontalo, Jum'at (17/4/2026). (F. Diyanti/Gorontalo Post)

Lapas Perempuan Gorontalo Gelar Apel Ikrar, Tegaskan Komitmen Bebas Narkoba dan Handphone ilegal

Friday, 17 April 2026
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail saat memimpin Rapim secara virtual melalui Zoom Meeting dari rumah jabatan gubernur, Rabu (15/4/2026). (Foto : Mila/diskominfotik)

Gubernur Gusnar Ismail Evaluasi Realisasi APBD Pemprov Gorontalo , Fisik dan Keuangan Lampaui Target, Lima OPD Realisasi Tertinggi

Friday, 17 April 2026
Polda Gorontalo Limpahkan Kasus Pelanggaran Hak Cipta ke Kejaksaan, Ka Kuhu Diangkut Mobil Tahanan

Polda Gorontalo Limpahkan Kasus Pelanggaran Hak Cipta ke Kejaksaan, Ka Kuhu Diangkut Mobil Tahanan

Thursday, 16 April 2026
PIPAS LPP Gorontalo saat mengikuti kegiatan donor darah dalam rangka Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 di Kanwil Ditjenpas Gorontalo, Kamis (16/4/2026). (F. Istimewa)

Semarak HBP ke-62, PIPAS LPP Gorontalo Ikut Donor Darah

Thursday, 16 April 2026
Pelaksanaan Musrenbang Kota Gorontalo yang berlangsung di halaman kantor Wali Kota Gorontalo, Rabu (15/4) malam. (foto: vanni ashari/mg/gorontalo post)

Dari Pelaksanaan Musrenbang Pemerintah Kota Gorontalo, Target Ekonomi Tumbuh 5,8 Persen, Kemiskinan Menyusut 5,22 Persen

Thursday, 16 April 2026
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Gorontalo Tri Mayudin(Foto : Lidya/Gorontalo Post)

Layanan BPJS Kesehatan, Gorontalo Didominasi Pasien Hipertensi

Thursday, 16 April 2026
Next Post
Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat BIMA-Kemendiktisaintek, Program AIR-MBR Tingkatkan Kapasitas Masyarakat Kelurahan Bugis 

Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat BIMA-Kemendiktisaintek, Program AIR-MBR Tingkatkan Kapasitas Masyarakat Kelurahan Bugis 

Discussion about this post

Rekomendasi

Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pohuwato resmi melaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) dalam perkara dugaan pemalsuan surat kepada Kejaksaan Negeri Pohuwato, Senin (13/4/2026).

Oknum ASN Diduga Palsukan Akta Kematian

Thursday, 16 April 2026
Polda Gorontalo Limpahkan Kasus Pelanggaran Hak Cipta ke Kejaksaan, Ka Kuhu Diangkut Mobil Tahanan

Polda Gorontalo Limpahkan Kasus Pelanggaran Hak Cipta ke Kejaksaan, Ka Kuhu Diangkut Mobil Tahanan

Thursday, 16 April 2026
Penahanan Oknum Kepala Desa di salah satu desa di Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato berinisial KR.

Oknum Kades di Pohuwato Dibui, Diduga Jadi Pemodal PETI Buntulia

Thursday, 16 April 2026
Oknum Kades di Pohuwato saat diperiksa sebagai tersangka, dan dilakukan penahanan terkait dengan dugaan aktivitas PETI. (foto: istimewa)

Jadi Bos PETI Oknum Kades Dibui, Kerahkan Eskavator Keruk Material Tambang di Sungai Alamutu

Wednesday, 15 April 2026

Pos Populer

  • Basri Amin

    Profesi-Profesi Hebat

    123 shares
    Share 49 Tweet 31
  • Oknum ASN Diduga Palsukan Akta Kematian

    77 shares
    Share 31 Tweet 19
  • Putra Gorontalo Calon Wali Kota Jaksel

    89 shares
    Share 36 Tweet 22
  • Edan! di Halte Kampus UNG, Pria Ini Pamerkan ‘Anunya’ di Hadapan Mahasiswi

    40 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Oknum Pegawai BSG Bobol Brankas, Kerugian Rp 13,1 Miliar, Termasuk Kuras Rekening Dormant

    42 shares
    Share 17 Tweet 11
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.