Gorontalopost.co.id, KWANDANG — Sebagai seorang sahabat, Lukum Diko mengingatkan kepada Bupati dan Wakil Bupati Gorut, untuk dapat melaksanakan kedisiplinan dan juga janji-janji politik selama memimpin daerah ini. “Ada kata pepatah, sahabat yang berani itu adalah sahabat yang berani menyampaikan ada cabai di gigi temannya” ungkapnya.
Lukum mengatakan bupati dan wakil bupati saat ini dibawah pohon beringin, kalau kemarin bupati ada di bawah pohon tomat, hari ini ada di bawah pohon beringin. Kata orang Gorontalo, pohon beringin merupakan pohon Luluo, banyak jinnyq dan jin tersebut adalah rakyat.
“Sehingga jika bupati tidak komitmen tentang disiplin tentang janji yang dijanjikan selama kampanye dan yang pasti jin-jin ini akan mengganggu pak Bupati selama lima tahun kedepan” tegas Lukum.
Untuk itu komitmen dan disiplin pimpinan daerah saat ini perlu diapresiasi, salah satunya terkait dengan rencana pelaksanaan Motabi Kambungu yang digagas lagi, walaupun pada saat dilaksanakan beberapa tahun kemarin ada yang suka dan ada juga yang tidak. “Ini patut didorong, dan awal Motabi Kambungi di Dudepo. Kalau ada OPD yang tidak mau menyebrang berarti tidak mendengar pak bupati” ujarnya.
Kegiatan Motabi Kambungu ini cocok kata Lukum dan pihaknya akan melihat sampai sejauh mana kedisiplinan bupati. “Ini kenapa kami angkat karena kami ingin rohnya Rusli Habibie ada di tubuhnya Pak Thoriq Modanggu. Karena Pak Rusli itu kalau dia berkunjung orang sakit jadi sehat, semua ikut, dan ini semua disaksikan oleh semua OPD pak Bupati oleh anggota DPRD juga” tandasnya. (abk)












Discussion about this post