gorontalopost.co.id – Puskesma Gentuma, Gorontalo Utara, terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih humanis dan responsif. Salah satunya dengan Inovasi Pojok Kasih Sayang, untuk memperkuat implementasi inovasi ini, Puskesmas Gentuma melakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Implementation Agreement (IA) bersama Program Studi Psikologi S1 Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo (UNG).
Kerja sama yang ditandatangani, Kamis (25/6), menjadi langkah awal kolaborasi antara layanan kesehatan primer dan institusi pendidikan dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Kegiatan penandatanganan tersebut dirangkaikan dengan Pelatihan Psychological First Aid (PFA) bagi tenaga Kesehatan di Puskesmas Gentuma.
Dokter sekaligus penggagas Inovasi Pojok Kasih Sayang, dr. Nia, menjelaskan bahwa kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat berbagai komponen inovasi yang selama ini telah berjalan, khususnya dalam aspek edukasi, literasi, pendampingan, serta pengembangan kapasitas sumber daya manusia.
Pojok Kasih Sayang hadir sebagai ruang yang mendorong masyarakat untuk memperoleh informasi, mengekspresikan perasaan, bertanya secara aman, serta mendapatkan dukungan yang dibutuhkan melalui pendekatan yang lebih humanis. Melalui kerja sama ini, Prodi Psikologi UNG akan berperan sebagai mitra akademik dalam pengembangan program, pemberian masukan ilmiah, pendampingan kegiatan, hingga keterlibatan mahasiswa dalam berbagai kegiatan pengabdian dan edukasi kepada masyarakat.
Ketua Program Studi Psikologi FIP UNG, Irvan Usman, S.Psi.,M.Psi menyampaikan apresiasinya terhadap inovasi yang dikembangkan Puskesmas Gentuma. Menurutnya, kolaborasi antara institusi pendidikan dan fasilitas pelayanan kesehatan merupakan langkah strategis untuk menghadirkan program yang lebih berdampak dan berkelanjutan.
Inovasi Pojok Kasih Sayang dikembangkan oleh Puskesmas Gentuma dan menjadi salah satu bentuk penguatan pelayanan yang sejalan dengan semangat program Puskesmas Surga Kasih Sayang di Kabupaten Gorontalo Utara. Inovasi ini menghadirkan sejumlah fitur, di antaranya LEPAS (Lembar Ekspresi Perasaan Saya), SELEBRASI (Surga kEcil Literasi hEBatkan geneRASI), Silent Question Box, Pesan Kasih Sayang, dan layanan konseling tindak lanjut.
Puskesmas Gentuma berharap kolaborasi ini dapat menjadi model sinergi antara dunia akademik dan pelayanan kesehatan dalam menghadirkan pelayanan yang lebih berkualitas, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Kolaborasi ini bukan sekadar penandatanganan dokumen kerja sama, tetapi komitmen bersama untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. (tro)














Discussion about this post