Gorontalopost.id, GORONTALO – Sebanyak 169 warga Kota Gorontalo yang menjadi korban longsor mendapatkan bantuan bahan pokok dari pemerintah daerah setempat. 169 warga ini, tersebar di delapan kelurahan yang terletak di tiga kecamatan.
Yakni, Kecamatan Dumbo Raya, yang terdiri dari Kelurahan Talumolo, Leato Selatan, Leato Utara, dan Botu. Selanjutnya di Kecamatan Hulonthalangi. Bantuan disalurkan ke Kelurahan Donggala, Tenda dan Tanjung Kramat, serta Kecamatan Kota Barat, yakni di Kelurahan Tenilo. Bantuan disalurkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Gorontalo pada Rabu (7/8/2024).
“Iya, hari ini, kami mulai menyalurkan bantuan untuk korban bencana longsor di delapan kelurahan yang ada di wilayah Kecamatan Dumbo Raya, Kota Barat dan Hulonthalangi. Bantuan tersebut, kami serahkan kepada lurah masing-masing,” kata Kepala BPBD Mahmud Saad Kiay Baderan.
Diungkapkannya, bantuan yang disalurkan berjumlah 169 paket bahan pokok. Setiap paket, ungkap Mahmud, berisi 5 kg beras premium, gula pasir, ikan kaleng, susu, dan biskuit empat jenis.
Mahmud menambahkan, bantuan untuk korban longsor merupakan instruksi dari penjabat (Pj) Wali Kota Gorontalo, Ismail Madjid dan Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Gorontalo, Deddy Kadullah pada pelaksanaan rapat evaluasi penanganan bencana dan penyaluran bantuan untuk korban bencana.
“Ini (Pendistribusian) bantuan merupakan perintah dari Pak Pj Wali Kota dan Pak Pj Sekda,” tutur Mahmud sembari berharap agar bantuan yang disalurkan dapat dimaksimalkan dengan baik.
Masih kata Mahmud, penyaluran bahan pokok kepada korban longsor dilaksanakan bersamaan dengan pendistribusian alat penanganan bencana berupa skop, argo, linggis dan cangkul.
“Penerimanya itu ada 14 kelurahan. Yakni, Tenda, Tenilo, Donggala, Leato Selatan, Leato Utara, Botu, Talumolo, Tanjung Kramat, Pohe, Siendeng, Lekobalo, Pilolodaa, Dembe dan Buliide,” pungkas Mahmud.(rwf)













Discussion about this post