logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Headline

Power Fund Series IPOT Fund: Inovasi Revolusioner dan Berkeadilan Indo Primier untuk Investasi Reksa Dana Indonesia

Lukman Husain by Lukman Husain
Tuesday, 16 July 2024
in Headline
0
Power Fund Series IPOT Fund: Inovasi Revolusioner dan Berkeadilan Indo Primier untuk Investasi Reksa Dana Indonesia
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Oleh:
Suhendro Boroma
Jurnalis

 

SEPEKAN lalu (8/7/2024), PT Indo Primier Sekuritas (IPS) meluncurkan Power Fund Series (PFS) di Main Hall PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta. Sebuah inovasi revolusioner IPS di IPOT Fund dengan fitur-fitur unik dan kreatif untuk mewujudkan keadilan sosial di dunia investasi reksa dana saham dan reksa dana Exchange Tranded Fund (ETF) di Indonesia.

“Ini sejarah penting bagi pasar modal Indonesia,” kata Direktur Pengembangan PT BEI Jeffry Hendrik saat peluncuran produk ini.  “Kami meminta maaf karena setelah 22 tahun (berdirinya IPS),  baru memberikan solusi yang relevan bagi seluruh kalangan masyarakat terlepas dari latar belakangnya,” ujar Moleonoto The, Dirut PT IPS.

Related Post

Gusnar-Idah Pimpin Rapat Evaluasi Persiapan PENAS XVII Gorontalo

In Memoriam Mohammad Kilat Wartabone, Pendiri Pondasi Bone Bolango

Pertamina Kirim 400 Liter BBM Biosolar untuk Penanganan Bencana Banjir Gorut

Persiapan Temu Jurnalis Gorontalo Hampir Rampung, Capai 80 Persen

Para investor reksa dana saham dan reksa dana EFT selama ini merasakan kurangnya transparansi portofolio,  pencairan dana butuh 3-7 hari, dan  harga yang terpaku di akhir hari dan transaksi yang terjadi di akhir hari juga.

Power Fund Series di IPOT Fund menjawab kelemahan reksa dana saham dan reksa dana EFT. Investor dapat memanfaatkan harga real-time sesuai momentum pasar untuk mendapatkan harga terbaik. Berbeda dengan reksa dana saham pada umumnya yang harganya mengacu hanya di akhir hari.

PFS memberikan fleksibilitas dengan solusi multi opsi. Investor dapat melakukan transaksi pada dan setelah jam operasional bursa. Jika ingin memanfaatkan harga real-time, dapat bertransaksi sesuai jam operasional bursa. Juga, masih dapat bertransaksi setelah jam bursa dengan mengacu ke harga akhir hari.

Keunggulan lain, komposisi portofolio dijamin transparan 100%. Investor menjadi tenang dan nyaman karena dapat mengetahui dengan pasti apa yang diinvestasikan. Untuk pencairan dana hanya dua hari, dibanding pada ‘reksa dana konvesional’ yang butuh 3-7 hari.

PFS merupakan reksa dana EFT terpadu yang memberikan kesempatan dan hak yang sama bagi semua kalangan dan segala lapisan umur. Di tahun 2007, untuk dapat melakukan transaksi di pasar modal, seorang investor harus membeli satu keranjang (basket) saham yang mencakup 10.000.000 unit. Ketentuan ini hanya memungkinkan investor kelas atas yang mampu bertransaksi di bursa saham.

Pada 2011 aturan itu diperbaharui, dengan menurunkan cakupan dalam satu basket (saham) menjadi 100.000 unit. Kalangan kelas menengah sudah mampu dan punya akses melakukan jual beli saham di pasar modal.

Pada 6 Januari 2024, BEI membuat aturan baru tentang satuan lot saham: 1 lot setara 100 lembar saham, dari sebelumnya 1 lot setara 500 lembar saham. Dalam konteks ETF, 1 basket setara 1.000 lot, setara 100.000 unit atau lembar saham.

Senin 8 Juli 2024, IPS meluncurkan inovasi revolusioner: transaksi di Power Fund Series IPOT Fund cukup 1 unit. “Inovasi ini bertujuan memberi kesempatan dan akses seluas-luasnya bagi semua kalangan dan membawa keadilan sosial bagi seluruh investor reksadana di tanah air,’’ tutur Moleonoto.

Dengan berbagai keunggulan tersebut, PFS merupakan solusi inovatif dan revolusioner di dunia investasi reksa dana saham dan reksa dana EFT.  “Power Fund Series merupakan inovasi yang pertama di dunia yang dirancang untuk memudahkan investor dari berbagai kalangan,’’ kata Moleonoto.

Sejalan dengan misi IPS sejak awal berdiri, yakni memastikan aksesibilitas dan kebebasan penggunaan yang optimal, Moleonoto melanjutkan, “PFS memberikan dampak positif yang signifikan terhadap industri investasi di Indonesia.”

Untuk melayani investor mendapatkan berbagai kemudahan bertransaksi dan meraup keuntungan di PFS, IPS menggandeng Indo Premier Investment Management (IPIM) dan akan meluncurkan tiga belas produk, termasuk Premier ETF IDX LQ-45, Premier ETF PEFINDO i-Grade dan Premier ETF FTSE Indonesia ESG, yang kini dapat ditemukan di IPOT Fund dalam aplikasi IPOT.

Supaya dampak yang dihasilkan semakin luas, IPS  tengah mempersiapkan kerja sama dengan berbagai mitra seperti bank dan manajer investasi. Fitur-fitur inovatif di IPS  diimplementasikan khusus di IPOT Fund untuk memastikan agar investor kecil di Indonesia mendapatkan akses yang sama terhadap produk investasi, harga, dan kepastian jual beli yang setara dengan investor besar.

Dengan berbagai keunggulan yang inovatif dan bersifat revolusioner tersebut, PFS IPOT Fund sangat memikat banyak kalangan. Pun memiliki prospek yang sangat besar, sekaligus amat berpeluang membuka pangsa pasar di dunia investasi reksa dana saham dan reksa dana EFT di Indonesia.

Data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) yang dirilis Februari 2024 menyebutkan, investor di pasar modal mencapai 12.457.223, dan hingga April 2024 sebanyak 12,78 juta. Untuk di reksa dana sejumlah 11.729.622, saham & surat berharga lainnya 5.436.546, dan di SBN 1.033.590 investor.

KSEI merinci, di kelompuk umur (KU) sampai dengan 30 tahun yang berinvestasi di reksa dana mencapai 6,59 juta investor, KU 31-40 berjumlah 2,78 juta, KU 41-50 sebanyak 1,36 juta, dan di KU 51-60 dan lebih dari 60 tahun masing-masing berjumlah 653.340 dan 334.678 investor.

Total kelompok usia produktif (30-60 tahun) yang berinvestasi di reksa dana berjumlah 11,38 juta investor dengan aset mencapai Rp103,06 triliun. Ini mencakup 64,71% dari total aset reksa dana untuk semua kelompok umur yang mencapai Rp159,27 triliun.

Kepemilikan aset reksa dana untuk kelompok umur sampai dengan 30 tahun mencapai 9,55%, di KU 31-40 tahun mencakup 13,72%, untuk KU 41-50 17,60%, dan di KU 51-60 dan 60 tahun ke atas masing-masing 23,83% dan 35,30%. Makin tinggi KU, makin dominan kepemilikan asetnya. Situasi yang menunjukkan masih terdapat disparitas antara KU mudah dan KU tua dalam kepemilikan aset di bursa saham Indoesia.

Investor Reksa Dana (S-Invest) dan Saham & Surat Berharga lainnya (C-Best) di kelompok usia (KU) sampai dengan 30 tahun mencakup 56,15% dari total investor di bursa saham, dengan total aset masing-masing Rp15,21 triliuan dan Rp35,81 triliun. Di KU 31-40 mencakup 23,71% dengan total aset mencapai Rp21,85 triliun dan 93,90 triliun. Untuk KU 41-50 tahun mencakup 11,61%, total aset mencapai Rp28,04 triliun dan Rp153,73 triliun.

Di KU 51-60 tahun dan 60 tahun ke atas, masing-masing mencapai 5,57% dan 2,93% dari total investor di S-Invest dan C-Best. Total aset investor di KU 51-60 dan lebih dari 60 tahun untuk S-Invest mencapai Rp37,96 triliun dan Rp56,21 triliun. Untuk KU 51-60 dan lebih dari 60 tahun total aset C-Best mencapai 220,35 triliun dan 874,33 triliun.

Mayoritas (97,08%) investor reksa dana di BEI, mencakup 11.39 juta investor berasal dari dalam negeri, sisanya 2,92% investor asing. Untuk C-Best, investor lokal mencakup 58,69% atau 3.19 juta investor, asing 41,31%.

Data BPS 2023, penduduk Indonesia yang berusia 15-39 tahun mencapai 66,9 juta, KU 30-39 tahun berjumlah 43,5 juta, KU 40-49 tahun sebanyak 39,5 juta, KU 50-59 tahun dan lebih dari 60 tahun masing-masing berjumlah 31,3 juta dan 31,2 juta. Total penduduk usia produktif mencapai 181,2 juta.

Terdapat potensi investor dalam negeri sebanyak 169,81 juta untuk reksa dana, dan 178,01 juta untuk saham dan surat berharga lainnya. Sebuah peluang pasar yang sangat besar jika dilihat saat ini tercatat 11.387.117 investor lokal di reksa dana, baru 6,29% dari total penduduk produktif Indonesia di tahun 2023.

Prospek PFS IPOT Fund untuk menjaring investor di kelas menengah Indonesia (Bank Dunia: pengeluaran Rp1,2 juta – Rp6 juta/bulan, atau ADB di tahun 2010 pengeluaran US$2-20 per hari) juga terbuka sangat lebar. Diperkirakan, kelas menengah mencapai 53,6 juta, sekitar 20% dari total penduduk. Pemerintah menargetkan kelompok kelas menengah di Indonesia meningkat menjadi 38% pada lima tahun mendatang.

Untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045,kelas menengah diproyeksikan mencapai 80% dari total penduduk. Ini menjadi salah satu prasyarat agar Idonesia bisa menggunakan bonus demografi dan keluar dari jebakan perangkap kelas menengah (middle income trap).

Semuanya memberi gambaran, pangsa pasar yang sangat besar  dan prospek PFS IPOT Fund amat cerah di Indonesia. Sebagai produk inovatif yang revolusioner, kita berharap PFS IPOT Fund membawa lompatan besar dalam industri investasi di tanah air. Sekaligus menjadi sarana yang efektif untuk redistribusi kepemilikan aset di pasar modal dan terciptanya bursa saham yang inklusif, berkeadilan dan membawa kemakmuran bagi rakyat Indonesia.***

Tags: IPOT FundPower Fund SeriesPT Bursa Efek IndonesiaPT Indo Primier SekuritasReksa Dana Exchange Tranded Fund

Related Posts

Rapat persiapan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Aula Rumah Jabatan Gubernur, Jumat (5/6/2026). (Foto : Valen)

Gusnar-Idah Pimpin Rapat Evaluasi Persiapan PENAS XVII Gorontalo

Monday, 8 June 2026
Mohammad Kilat Wartabone Semasa Hidup

In Memoriam Mohammad Kilat Wartabone, Pendiri Pondasi Bone Bolango

Monday, 8 June 2026
Pertamina Kirim 400 Liter BBM Biosolar untuk Penanganan Bencana Banjir Gorut

Pertamina Kirim 400 Liter BBM Biosolar untuk Penanganan Bencana Banjir Gorut

Saturday, 6 June 2026
Persiapan Temu Jurnalis Gorontalo Hampir Rampung, Capai 80 Persen

Persiapan Temu Jurnalis Gorontalo Hampir Rampung, Capai 80 Persen

Friday, 5 June 2026
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea disambut para guru saat membuka SPMB tahun 2026 tingkat Kota Gorontalo, Rabu (3/6). (foto: istimewa)

Wali Kota Gorontalo Siap Pasang Badan untuk Guru, Adhan: Jangan Lagi Ada Kriminalisasi

Thursday, 4 June 2026
Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Gorontalo, Arie Suwandani. (F. Istimewa)

Gaji 13 Cair Hari Ini, Rp 120,59 M Dikucurkan DJPb Gorontalo

Tuesday, 2 June 2026
Next Post
Suasana sekolah pesisir di Desa Olimoo'o, Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupatan Gorontalo, Ahad (14/7). (Foto: Dok. KKN UNG-UGM 2024 untuk GP).

Mahasiswa KKN Ajak Siswa Balajar di Alam

Discussion about this post

Rekomendasi

Basri Amin

Pancasila Jangan di “Bibir” Saja

Monday, 8 June 2026
Gubernur Gusnar Ismail pada peresmian Gorontalo menjadi tuan rumah Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan. (foto: dok-pemprov)

PENAS Gorontalo Kamar Hotel Full Booking

Monday, 8 June 2026
Polsek Wonosari bergerak cepat menangani peristiwa meninggalnya seorang masyarakat yang diakibatkan tersengat aliran listrik.

Warga Wonosari Tewas Tersengat Listrik

Monday, 8 June 2026
Rapat persiapan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Aula Rumah Jabatan Gubernur, Jumat (5/6/2026). (Foto : Valen)

Gusnar-Idah Pimpin Rapat Evaluasi Persiapan PENAS XVII Gorontalo

Monday, 8 June 2026

Pos Populer

  • Basri Amin

    Pancasila Jangan di “Bibir” Saja

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • PENAS Gorontalo Kamar Hotel Full Booking

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Warga Wonosari Tewas Tersengat Listrik

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Gusnar-Idah Pimpin Rapat Evaluasi Persiapan PENAS XVII Gorontalo

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • In Memoriam Mohammad Kilat Wartabone, Pendiri Pondasi Bone Bolango

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.