logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Headline

Tanpa Kampanye, PSU Rawan Money Politik

Lukman Husain by Lukman Husain
Monday, 1 July 2024
in Headline
0
AW Thalib

AW Thalib

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.id, GORONTALO – Penyelenggaraan pemungutan suara ulang (PSU) dapil VI DPRD Provinsi Gorontalo, diperkirakan akan diwarnai berbagai persoalan krusial. Baik sebelum hari pencoblosan maupun setelah pencoblosan. Salah satunya adalah maraknya praktek jual beli suara atau money politik.

Kekhawatiran ini disampaikan Ketua Komisi I Deprov Gorontalo, AW Thalib, kepada Gorontalo Post, tadi malam (30/6). “Salah satu kekhawatiran kami soal praktek money politik bakal marak dan bisa jadi akan lebih parah dari Pileg pada Februari lalu,” ungkapnya.

Ada beberapa alasan yang mendasari argumentasi itu. Pertama penyelenggaraan PSU tanpa kampanye. Menurut AW Thalib, jeda antara Pileg dengan PSU beberapa bulan. Sehingga diperkirakan banyak masyarakat yang sudah lupa dengan figur Caleg yang disodorkan oleh partai politik.

“Jangankan Caleg baru yang menjadi pengganti untuk pemenuhan kuota 30 persen keterwakilan perempuan. Caleg lama yang mencalonkan diri waktu Pileg Februari lalu pasti banyak yang sudah lupa dengan mereka,” ungkapnya.

Related Post

Jokowi Pamerkan Ijazah di Pengadilan, Roy Suryo Tertawa: “Palsu Kok!”

Wagub Idah Syahidah RH Apresiasi Hadirnya Layanan Samsat di Pasar Murah

Lama Profesor

Diadukan ke Kemendagri, Adhan: Ada yang Tidak Sesuai Fakta

Situasi ini membuka ruang yang seluas-luasnya terhadap praktek money politik. Sebab money politik bisa menjadi satu-satunya cara bagi para Caleg untuk menggalang suara masyarakat. “Kalau tidak money politik lalu cara apa yang bisa dilakukan caleg untuk menarik simpati masyarakat. Saat Pileg Februari lalu saja yang ada masa kampanye toh money politik tetap marak,” urainya.

Alasan kedua adalah belajar dari penyelenggaraan PSU di Kabupaten Gorontalo yang sudah selesai. AW Thalib mengatakan, sudah jadi pembicaraan umum baik di kalangan politisi maupun masyarakat, bahwa penyelenggaraan PSU satu TPS di Kabupaten Gorontalo diwarnai politik uang.

“Ini sudah jadi pembicaraan umum, satu suara bisa sampai seharga Rp 1 juta. Kalau di Kabgor saja dengan satu TPS yang menyelenggarakan PSU bisa seperti itu, bagaimana dengan PSU menyeluruh di dapil VI yang mencakup dua kabupaten. Yaitu Boalemo dan Pohuwato,” tambahnya.

Dia mengungkapkan, untuk meredam praktek money politik tentu harus memaksimalkan pengawasan utamanya oleh aparat Bawaslu. “Tapi saya agak pesimis praktek money politik bisa diredam maksimal. Karena aparat pengawas terbatas.

Money politik bisa diredam dengan cara luar biasa. Tapi cara luar biasa membutuhkan dana ekstra. Sementara honorarium untuk aparat pengawas mungkin nominalnya sama dengan penyelenggaraan Pileg Februari lalu,” tambahnya.

Rawan Gugatan

Selain menyorot potensi money politik, AW Thalib juga mengkhawatirkan penyelenggaraan PSU akan melahirkan banyak gugatan. Misalnya penyelenggaraan PSU tanpa kampanye. AW Thalib mengungkapkan, kendati tak ada kampanye, tapi para Caleg memanfaatkan media sosial untuk kampanye. “Ini bisa jadi celah gugatan dari para caleg yang kalah,” ungkapnya.

Hal lainnya soal penggantian Caleg untuk pemenuhan kuota 30 persen. Menurut AW Thalib, Caleg baru itu tidak melalui tahapan penetapan daftar calon sementara (DCS). Sehingga tak ada proses uji publik.

“Ini juga bisa jadi celah gugatan. Karena caleg lama melalui proses uji publik,” ungkapnya. Belum lagi potensi gugatan dari caleg yang akan diganti. Karena Caleg yang diganti itu telah melalui proses penetapan daftar calon tetap (DCT). “Bisa saja mereka melayangkan gugatan,” tambahnya.

Dengan banyaknya celah gugatan, menurut AW Thalib, bukan tidak mungkin penyelenggaraan PSU akan berujung lagi dengan PSU. “Bukan tidak mungkin PSU akan diulang kembali kalau gugatan itu diterima,” tambahnya.

Pada pekan lalu, Komisi I Deprov Gorontalo telah mendatangi KPU Provinsi, KPU Boalemo dan KPU Pohuwato untuk mengecek kesiapan penyelenggaraan PSU. Menurut AW Thalib, pada pertemuan dengan Komisi I, KPU telah memastikan kesiapannya untuk penyelenggaraan PSU.

“Jadi KPU menyatakan sudah siap menyelenggarakan PSU pada 13 Juli mendatang. PPK dan PPS sudah dibentuk. Jadi mereka adalah petugas di Pilkada. Jadi kerjanya double. Menyelenggarakan PSU dan Pilkada,” pungkasnya. (rmb)

Tags: AW ThalibKetua Komisi I Deprov GorontaloMoney PolitikPemungutan Suara UlangPSU Dapil VI DPRD Provinsi Gorontalo

Related Posts

Lama Profesor

Friday, 6 November 2026
Wagub Idah Syahidah RH Apresiasi Hadirnya Layanan Samsat di Pasar Murah

Wagub Idah Syahidah RH Apresiasi Hadirnya Layanan Samsat di Pasar Murah

Friday, 6 November 2026
Jokowi Pamerkan Ijazah di Pengadilan, Roy Suryo Tertawa: “Palsu Kok!”

Jokowi Pamerkan Ijazah di Pengadilan, Roy Suryo Tertawa: “Palsu Kok!”

Friday, 6 November 2026
Diadukan ke Kemendagri, Adhan: Ada yang Tidak Sesuai Fakta

Diadukan ke Kemendagri, Adhan: Ada yang Tidak Sesuai Fakta

Tuesday, 3 November 2026
Wagub Idah Syahidah RH Tutup Kemah Satya Tunas di Kabupaten Gorontalo

Wagub Idah Syahidah RH Tutup Kemah Satya Tunas di Kabupaten Gorontalo

Monday, 2 November 2026
Dugaan Korupsi Video Wall, Giliran HHN Ditahan Kejati

Dugaan Korupsi Video Wall, Giliran HHN Ditahan Kejati

Monday, 2 November 2026
Next Post
-

Humor Gagap

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 30 Juli 2026

Rekomendasi

HK Cs Dilapor ke Polda, Terkait Dugaan Perusakan Fasilitas Perusahaan

HK Cs Dilapor ke Polda, Terkait Dugaan Perusakan Fasilitas Perusahaan

Thursday, 5 November 2026
Wagub Idah Syahidah RH Apresiasi Hadirnya Layanan Samsat di Pasar Murah

Wagub Idah Syahidah RH Apresiasi Hadirnya Layanan Samsat di Pasar Murah

Friday, 6 November 2026
Pendidikan, Dana BOP Bulan Ini Dicairkan

Pendidikan, Dana BOP Bulan Ini Dicairkan

Wednesday, 23 February 2022
Ridwan Monoarfa

Demokrasi dan Kemanusiaan: Ketika Suara Rakyat Mengoreksi Kekuasaan

Friday, 6 November 2026

Pos Populer

  • HK Cs Dilapor ke Polda, Terkait Dugaan Perusakan Fasilitas Perusahaan

    HK Cs Dilapor ke Polda, Terkait Dugaan Perusakan Fasilitas Perusahaan

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Kalender “Literasi” Gorontalo 

    59 shares
    Share 24 Tweet 15
  • Mantan Aleg Deprov Diamankan Polda, Terkait Dugaan Pemalsuan Surat di Pertambangan Pohuwato

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Penambang Ilegal Saripi Tebar Teror, Rusak Fasilitas Pabrik Gula, Karyawan Resah dan Ketakutan

    81 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Buron Kasus SPBE Boalemo Diciduk di Jakarta

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 4 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.