logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Headline

Indonesia (0) vs (2) Uzbekistan, Masih Ada Harapan ke Olimpiade

Lukman Husain by Lukman Husain
Tuesday, 30 April 2024
in Headline
0
UNTUK TIMNAS : Warga Gorontalo memadati kawasan simpang empat Kantor DPW Nasdem Gorontalo, untuk menyaksikan dan memberikan dukungan terhadap timnas Indonesia U-23 saat mengadapi tim Uzbekistan, Senin (29/4) malam. (foto : jitro paputungan / gorontalo post)

UNTUK TIMNAS : Warga Gorontalo memadati kawasan simpang empat Kantor DPW Nasdem Gorontalo, untuk menyaksikan dan memberikan dukungan terhadap timnas Indonesia U-23 saat mengadapi tim Uzbekistan, Senin (29/4) malam. (foto : jitro paputungan / gorontalo post)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.id, GORONTALO – Ribuan warga Gorontalo tumpah di simpang empat kompleks NasDem Tower, Kota Gorontalo, Senin (29/4) malam.

Mereka menyaksikan laga semi final Tim Nasional (timnas) Indonesia vs timnas Uzbekistan pada pertandingan Piala Asia U-23, melalui Screen LED berukuran jumbo yang terpasang di depan kantor DPW Nasdem Gorontalo itu.

Para pendukung Garuda Muda ini kompak berteriak gembira, saat timnas Indonesia berhasil membobol gawang Uzbekistan pada babak kedua.

Namun kegembiraan itu tiba-tiba pupus, setelah wasit, Shin Yinhao yang memimpin pertandingan membatalkan gol Indonesia itu, usai menyaksikan Video Assistant Referee (VAR).

Related Post

Non Subsidi, Harga BBM Naik, LPG Ikut Melambung

Gubernur – Wakil Gubernur Hadiri Rapat Konsolidasi UPT Kemendikdasmen di Gorontalo

Hari Pertama Ramadan, Center Point Dipadati Pemburu Takjil

Epistemologi dan Ontologi Sadaka: Analisis Historis, Teologis, dan Sosiokultural  

Diakhir pertandingan, skor 2-0 untuk kemenangan Uzbeksitan. Dengan hasil ini, memupuskan ambisi Garuda Muda melaju ke babak final.

Hanya saja, bukan hanya target final Piala Asia yang menjadi target anak asuh Shin Tae-yong ini, namun bagaimana Garuda Muda bisa berlaga di Olimpiade yang akan berlangsung di Paris, Prancis tahun ini. Kendati kandas ke babak final Piala Asia, namun Indonesia masih berpeluang besar meraih tiket ke Paris.

Sebetulnya, jika berhasil mengalahkan Uzbekistan tadi malam, maka timnas Garuda Muda bukan hanya meraih tiket final Piala Asia, Garuda Muda juga otomatis lolos ke Olimpiade Paris 2024.

Pada Olimpiade Paris, masih tersisa tiga slot jatah AFC. Tiga tempat itu, nantinya akan diisi oleh peringkat 1,2,3 Piala Asia U-23 tahun ini.

Indonesia masih berpeluang untuk meraih posisi ketiga, jika nanti memenangkan laga 3-4 Piala Asia. Bagaimana jika kalah juga di laga perebutan juara tiga? Peluang terakhir adalah memenangkan laga play off. Lawannya adalah peringkat 4 Piala Afrika U-23, Guinea.

Terakhir kali timnas Indonesia berlaga di Olimpiade adalah pada Olimpiade Melbourne 1956. Meskipun peluang untuk lolos ke Olimpiade 2024 masih terbuka, Pelatih Shin Tae-yong memiliki pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan, terutama terkait dengan masalah gol bunuh diri para pemainnya yang telah merugikan skuad Garuda Muda.

Dalam perjalanan mereka di Piala Asia U-23, Timnas Indonesia U-23 telah menjadi sorotan karena jumlah gol bunuh diri yang cukup tinggi.

Sebanyak tiga gol bunuh diri telah tercatat dalam pertandingan-pertandingan mereka. Pertama, Justin Hubner mencetak gol bunuh diri saat menghadapi Yordania, kemudian Komang Teguh ketika bersua dengan Korea Selatan, dan terakhir adalah Pratama Arhan dalam laga kontra Uzbekistan.

Keberadaan gol bunuh diri ini menjadi sebuah masalah yang tidak bisa diabaikan oleh Shin Tae-yong. Gol-gol tersebut tidak hanya merugikan secara langsung dalam perolehan skor, tetapi juga dapat memengaruhi mental dan kepercayaan diri para pemain.

Oleh karena itu, Shin Tae-yong perlu segera menemukan solusi untuk mengatasi masalah ini agar tidak terulang di pertandingan-pertandingan selanjutnya, termasuk dalam perebutan tempat ketiga. Tentu saja, penyelesaian masalah ini bukanlah hal yang mudah.

Shin Tae-yong dan staf pelatihnya perlu melakukan evaluasi mendalam terhadap performa pemain, terutama dalam hal konsentrasi dan ketepatan dalam mengantisipasi situasi di lapangan.

Latihan yang terfokus pada meningkatkan kemampuan bertahan dan komunikasi antarpemain juga menjadi kunci dalam mengurangi risiko terjadinya gol bunuh diri.

Selain itu, aspek mental juga harus diperhatikan dengan serius. Shin Tae-yong perlu memberikan dukungan dan motivasi ekstra kepada para pemain untuk mengatasi tekanan dan ketegangan yang mungkin muncul selama pertandingan.

Membangun kepercayaan diri yang kuat dan meningkatkan rasa percaya diri para pemain dapat membantu mengurangi kesalahan-kesalahan yang berujung pada gol bunuh diri.

Dalam perebutan tempat ketiga, Timnas Indonesia U-23 tidak hanya berjuang untuk meraih hasil yang memuaskan, tetapi juga untuk membuktikan bahwa mereka mampu belajar dari kesalahan dan mengatasi tantangan dengan cara yang lebih baik.

Meskipun telah menjadi tim yang paling banyak mencetak gol bunuh diri dalam turnamen ini, Timnas Indonesia U-23 masih memiliki kesempatan untuk membuktikan bahwa mereka bisa bangkit dan meraih prestasi yang gemilang. (tro/jp)

Tags: Indonesia vs UzbekistanKantor DPW Nasdem GorontaloPeluang Lolos Olimpiade Paris 2024Piala Asia U-23 2024 QatarTimnas Indonesia

Related Posts

Bahlil Lahadalia

Non Subsidi, Harga BBM Naik, LPG Ikut Melambung

Monday, 20 April 2026
Gubernur Gusnar Ismail bersama Wagub Idah Syahidah Rusli Habibie menghadiri rapat konsolidasi dengan UPT Kemendikdasmen di aula BPMP Provinsi Gorontalo, Jumat (17/4). (Foto : Haris/diskominfotik)

Gubernur – Wakil Gubernur Hadiri Rapat Konsolidasi UPT Kemendikdasmen di Gorontalo

Monday, 20 April 2026

Hari Pertama Ramadan, Center Point Dipadati Pemburu Takjil

Monday, 20 April 2026
Epistemologi dan Ontologi Sadaka: Analisis Historis, Teologis, dan Sosiokultural   

Epistemologi dan Ontologi Sadaka: Analisis Historis, Teologis, dan Sosiokultural  

Monday, 20 April 2026
Pelaksanaan Apel Ikrar Bebas Narkoba dan Handphone yang dilaksanakan dan diikuti oleh seluruh pegawai dilingkungan Lapas Perempuan Kelas III Gorontalo, Jum'at (17/4/2026). (F. Diyanti/Gorontalo Post)

Lapas Perempuan Gorontalo Gelar Apel Ikrar, Tegaskan Komitmen Bebas Narkoba dan Handphone ilegal

Friday, 17 April 2026
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail saat memimpin Rapim secara virtual melalui Zoom Meeting dari rumah jabatan gubernur, Rabu (15/4/2026). (Foto : Mila/diskominfotik)

Gubernur Gusnar Ismail Evaluasi Realisasi APBD Pemprov Gorontalo , Fisik dan Keuangan Lampaui Target, Lima OPD Realisasi Tertinggi

Friday, 17 April 2026
Next Post
MENUJU PILKADA : Politisi NasDem, Prof.Rustam Akili memasukan formulir pendaftaran calon Bupati Kabupaten Gorontalo pada sekretariat PKB Kabupaten Gorontalo, Senin (29/4). (foto : istimewa)

Pilkada Kabgor, Tiga Kandidat Cabup Berebut PKB

Discussion about this post

Rekomendasi

Basri Amin

Batas-Batas Pengobatan

Monday, 20 April 2026
Aulia Lahiya (19) bersama rekannya menampilkan atraksi ekstrim pada wahana tong setan, pasar malam hoya-hoya di taman Isimu, Kabupaten Gorontalo, Selasa (14/4) malam. (foto: aviva /mg/ gorontalo post)

Cerita Aulia Lahiya, Demi Cuan Uji Nyali di Wahana Tong Setan

Friday, 17 April 2026
Epistemologi dan Ontologi Sadaka: Analisis Historis, Teologis, dan Sosiokultural   

Epistemologi dan Ontologi Sadaka: Analisis Historis, Teologis, dan Sosiokultural  

Monday, 20 April 2026
Pendataan kuburan oleh Lurah Tapa Wirna S Pakaya yang disaksikan langsung oleh para ahli waris atau keluarga dari yang meninggal dunia. (Foto: Roy/Gorontalo Post).

Ahli Waris Protes Pekuburan Keluarga di Terminal 42 Dipindah ke TPU

Monday, 20 April 2026

Pos Populer

  • Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pohuwato resmi melaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) dalam perkara dugaan pemalsuan surat kepada Kejaksaan Negeri Pohuwato, Senin (13/4/2026).

    Oknum ASN Diduga Palsukan Akta Kematian

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Putra Gorontalo Calon Wali Kota Jaksel

    92 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Viral Siswi SMP di Kabgor Di-bully, Orang Tua Pelaku Justeru Minta Proses Hukum

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Batas-Batas Pengobatan

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Jadi Bos PETI Oknum Kades Dibui, Kerahkan Eskavator Keruk Material Tambang di Sungai Alamutu

    63 shares
    Share 25 Tweet 16
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.