logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Persepsi

Kurangnya Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Karakter Anak Usia Dini

Jitro Paputungan by Jitro Paputungan
Sunday, 17 December 2023
in Persepsi
0
Kurangnya Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Karakter Anak Usia Dini

Aktivitas pendidikan islam bagi anak usia dini. (foto :dok/penulis)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Related Post

Pertumbuhan Ekonomi Melesat Menuju Proses Crowding Out

TGR, Kini Mengikat dan Didahulukan

Sehat yang Sesat

Tambang Emas Pohuwato, Berkah atau Kutukan Sumber Daya Alam? Dari Enclave Ekonomi ke Pengukit Pertanian dan UMKM

Oleh :
Dea Prananda,
Dewi Fitriani,
Elvian Bakari,
Mia Nur Ara,
Sri Rawanti S.Pd., M.Pd

Pendidikan adalah suatu proses untuk meningkatkan kecerdasaan, keterampilan, pemahaman serta untuk menciptakan karakter yang baik sejak usia dini.

Dalam artikel ini penulis membahas tentang pendidikan agama Islam bagi anak usia dini. Pendidikan agama islam ini memiliki peran penting dalam membentuk karakter seseorang, karena pendidikan agama islam mengajarkan tentang nilai-nilai moral, etika, dan prinsip-prinsip untuk menjalani kehidupan yang baik. Ini juga membantu dalam mengembangkan kesadaran spiritual, empati, keadilan, dan ketaatan kepada Tuhan serta sesama manusia.

Nilai-nilai agama yang diajarkan pada anak usia dini dapat membentuk karakter anak hingga dewasa. Pendidikan agama menciptakan fondasi yang kuat untuk pembentukan kepribadian dan moralitas seumur hidup.

Muhaimin (2012), memberikan  pandangannya  mengenai  pendidikan  Islam, menurutnya pendidikan Islam merupakan pendidikan yang berdasarkan nilai-nilai ajaran Islam atau sistem  pendidikan  yang  Islami,  yakni  pendidikan  yang  dipahami, dikembangkan dan disusun  dari ajaran serta nilai-nilai fundamental yang terkandung dalam sumber dasarnya yaitu Al-Qur’an dan As-Sunnah. Dalam pengertian ini pendidikan Islam dapat berupa sebuah pemikiran atau teori pendidikan yang  didasarkan dan dikembangkan  dari  sumber-sumber  dasar  yaitu  Al-Qur’an  dan  As-Sunnah.

Namun faktanya, kami mahasiswa jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Gorontalo melihat masih banyak orang tua yang kurang pengetahuan tentang ilmu  agama yang sangat penting untuk membentuk karakter anak usia dini.

Orang tua kurang memberikan pemahaman dan contoh yang baik dalam praktik agama kepada anak-anak mereka. Meskipun menyekolahkan di sekolah agama, mereka tidak mendorong anak-anak untuk mengintegrasikan ajaran tersebut ke dalam kehidupan sehari-hari, seperti melaksanakan sholat, mengaji, membaca doa sebelum makan, dan menerapkan kewajiban agama dalam aktivitas harian.

Fakta ini sering kami temukan dalam lingkungan masyarakat dimana orang tua  sering membiarkan anak-anaknya tidak melakukan kewajiban mereka sebagai umat muslim karena mereka dianggap masih sangat kecil, padahal hal tersebut sangat penting dalam menstimulasi anak sejak usia dini untuk membentuk karakter anak.

Kurang adanya suri teladan yang baik merupakan salah satu kesalahan pengembangan pendidikan agama dan karakter pada anak usia dini. Selain figur guru orang tua juga merupakan figur yang paling penting untuk mengembangkan karakter anak. Selain hal diatas ada beberapa kesalahan dalam mengembangkan pendidikan agama dan karaker pada anak usia dini, yaitu:

  • Dilingkungan masyarakat tertentu kurang tertanamnya jiwa agama pada setiap individu.
  • Kurang stabilnya keadaan emosi sosial, ekonomi, dan keamanan dilingkungan masyarakat.
  • Orang tua kurang mempunyai kesadaran akan pendidikan agama bagi anak.
  • Anak berada dalam suasana lingkungan masyarakat yang kurang baik.

Jadi pendidikam agama sangat penting untuk membentuk karakter anak usia dini, serta kita sebagai orang tua dan guru harus memberikan pengetahuan dan juga membantu menstimulasi anak untuk membentuk karakter yang lebih baik.  (*)

Penulis adalah mahasiswa dan dosen pengampuh pada jurusan pendidikan guru pendidikan anak usia dini, UNG

Tags: Paudpendidikan agama islampersepsiPG PAUDUNG

Related Posts

Muh. Amier Arham

Pertumbuhan Ekonomi Melesat Menuju Proses Crowding Out

Thursday, 4 June 2026
Yusran Lapananda

TGR, Kini Mengikat dan Didahulukan

Tuesday, 26 May 2026
Basri Amin

Sehat yang Sesat

Monday, 25 May 2026
Tambang Emas Pohuwato, Berkah atau Kutukan Sumber Daya Alam?  Dari Enclave Ekonomi ke Pengukit Pertanian dan UMKM

Tambang Emas Pohuwato, Berkah atau Kutukan Sumber Daya Alam? Dari Enclave Ekonomi ke Pengukit Pertanian dan UMKM

Saturday, 23 May 2026
Optimalisasi Manajemen SDM Pendidikan: Mitigasi Burnout Tenaga Pendidik di Tengah Arus Digitalisasi

Optimalisasi Manajemen SDM Pendidikan: Mitigasi Burnout Tenaga Pendidik di Tengah Arus Digitalisasi

Saturday, 23 May 2026
Transformasi Manajemen Sekolah di Era Kecerdasan Buatan

Transformasi Manajemen Sekolah di Era Kecerdasan Buatan

Saturday, 23 May 2026
Next Post
Menggali Potensi Sistem Kelembagaan PAUD di Indonesia Menuju Pendidikan Anak Usia Dini yang Inklusivitas dan Kualitas yang Lebih Baik 

Menggali Potensi Sistem Kelembagaan PAUD di Indonesia Menuju Pendidikan Anak Usia Dini yang Inklusivitas dan Kualitas yang Lebih Baik 

Discussion about this post

Rekomendasi

Pembukaan SPMB tahun 2026 tingkat Kota Gorontalo oleh Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, Rabu (3/6/2026). (Foto: Prokopim)

SPMB Kota Gorontalo Dimulai, Adhan Tekankan Hapus Stigma Sekolah Favorit

Thursday, 4 June 2026
Muh. Amier Arham

Pertumbuhan Ekonomi Melesat Menuju Proses Crowding Out

Thursday, 4 June 2026
Rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo terkait NTP Gorontalo yang dipublikasikan pada 2 Juni 2026. (foto: tangkapan layar)

NTP Gorontalo Turun 3,06 Persen, Terdalam Diantara Provinsi di KTI

Thursday, 4 June 2026
Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H., menerima audiensi Wakil Ketua LPSK.

Kapolda Gorontalo Dukung Perlindungan Saksi-Korban

Thursday, 4 June 2026

Pos Populer

  • Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail semeja bersama para gubernur se sulawesi, dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dalam kegiatan apresiasi Pemerintah Daerah di Kendari, Sulawesi Tenggara, baru-baru ini. (Foto : Istimewa)

    Gusnar Temui YSK Bahas Kredit ASN Pemkot, Pemotongan Gaji ASN Tetap Melalui Debit Otomatis

    48 shares
    Share 19 Tweet 12
  • Peringati Hari Lahir Pancasila, BRI BO Gorontalo Gelar Upacara, Tekankan Komitmen Melayani

    45 shares
    Share 18 Tweet 11
  • SPMB Kota Gorontalo Dimulai, Adhan Tekankan Hapus Stigma Sekolah Favorit

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Pertumbuhan Ekonomi Melesat Menuju Proses Crowding Out

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • NTP Gorontalo Turun 3,06 Persen, Terdalam Diantara Provinsi di KTI

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.