logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Headline

DITEKAN ISRAEL Mengungsi, Warga Gaza Kibarkan Bendera Putih

Lukman Husain by Lukman Husain
Thursday, 9 November 2023
in Headline
0
Warga Gaza mengungsi ke wilayah selatan sembari mengibarkan bendera putih. (REUTERS/AHMED ZAKOT)

Warga Gaza mengungsi ke wilayah selatan sembari mengibarkan bendera putih. (REUTERS/AHMED ZAKOT)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.id, KOTA GAZA – Warga Palestina di Gaza, berbondong-bondong jalan saat evakuasi dari Gaza Utara ke Selatan.

Mereka sambil mengibarkan bendera putih dan menunjukan identitas, hal itu mengikuti perintah tentara Israel, agar mereka bisa jalan.

Dalam video yang dirilis Pasukan Pertahanan Israel (IDF) pada Selasa (7/11), warga sipil yang terdiri dari anak-anak, perempuan, dan orang lanjut usia terlihat memegang kartu identitas mereka dan bendera putih sambil berjalan dalam jeda empat jam yang diberikan militer Tel Aviv.

Mereka melewati Jalan Salah Eddin, satu dari dua jalan raya utama di Gaza yang menghubungkan utara dan selatan daerah kantong itu.

Related Post

Gubernur Gusnar Ismail Evaluasi Program Prioritas Presiden di Gorontalo, Realisasi Capai 93,09 Persen, Serapan Anggaran Rp 670,74 Miliar

Hendak Dipasok ke Tambang Ilegal, 30,1 Ton Solar Bersubsidi Diamankan Polisi

Lolos dari Gorontalo, Polda Metro Jaya Amankan 54 Ton Batu Hitam, Lima Orang Ditangkap

Gubernur Gusnar Ismail Temui Wamen ATR/BPN Ossy Dermawan

“Saya membawa ID saya karena saya diberi tahu akan aman, saya tidak tahu apakah saya akan diizinkan masuk atau tiba di selatan,” kata Wedad Al-Ghoul, yang membawa putranya berjalan 8 hingga 9 kilometer atau sekitar 5 mil dari rumahnya di pesisir Gaza, kepada CNN.

Ola al-Ghul, perempuan warga Gaza yang turut mengungsi, juga mengaku merasakan kengerian saat mereka diminta berjalan di antara jenazah yang bergelimpangan dan pasukan Israel yang bersiap menggempur kapan saja.

“Itu sangat menakutkan. Kami mengangkat tangan kami dan terus berjalan. Ada begitu banyak dari kami yang memegang bendera putih,” katanya kepada AFP.

Amira al-Sakani juga mengaku melihat “mayat para martir, beberapa berkeping-keping” saat dirinya berjalan kaki dari pusat Gaza ke selatan.

Sambil menggendong anak-anaknya, ia tak tahu bahwa perjalanan untuk evakuasi akan sejauh dan semengerikan itu.

“Kami menginginkan perdamaian, cukup sudah. Kami lelah. Kami ingin masa depan yang bahagia,” tutur dia.

Mayoritas dari 2,4 juta warga Gaza telah kehilangan tempat tinggal akibat agresi Israel sejak diluncurkan 7 Oktober lalu. Menurut PBB, sekitar 1,5 juta orang melarikan diri imbas agresi.

Lebih dari 10.300 warga Palestina tewas hingga Selasa (7/11). Sebanyak 4.200 di antaranya merupakan anak-anak.

Haitham Noureddine mengatakan kepada AFP bahwa dia berjalan empat kilometer bersama ibu dan kerabatnya sampai mereka tiba di kamp pengungsian Bureij selatan.

Sambil memegang tongkat, Hatim Abu Riash mengungkapkan ketakutannya saat berjalan melewati pasukan Israel.

“Di sebelah tentara, di samping senjata, di samping tank dan pesawat udara. Itu benar-benar mengerikan,” ucap dia, yang melarikan diri dari kamp pengungsian Jabalia.

Jabalia adalah kamp yang terus menjadi target serangan Israel sejak konflik pecah.

“Kami bukan teroris. Kami warga sipil. Kami ingin hidup dengan tenang,” tambahnya.

Penderitaan warga Gaza pada faktanya tidak berakhir meski mereka mengevakuasikan diri ke tengah maupun selatan.

Pasalnya, fasilitas di tempat pengungsian sangat terbatas dan berbagai penyakit merajalela.

Dalam satu kasus, badan bantuan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) melaporkan bahwa lebih dari 600 orang berbagi satu toilet saja.

Terdapat pula ribuan kasus penyakit pernapasan akut, infeksi kulit, diare, hingga cacar air, di saat warga kesulitan mengakses air bersih dan obat-obatan. (blq/bac/net)

Tags: GazaIsraelKonflik gazapalestina

Related Posts

Gubernur Gusnar Ismail Evaluasi Program Prioritas Presiden di Gorontalo, Realisasi Capai 93,09 Persen, Serapan Anggaran Rp 670,74 Miliar

Gubernur Gusnar Ismail Evaluasi Program Prioritas Presiden di Gorontalo, Realisasi Capai 93,09 Persen, Serapan Anggaran Rp 670,74 Miliar

Tuesday, 27 October 2026
Hendak Dipasok ke Tambang Ilegal, 30,1 Ton Solar Bersubsidi Diamankan Polisi

Hendak Dipasok ke Tambang Ilegal, 30,1 Ton Solar Bersubsidi Diamankan Polisi

Tuesday, 27 October 2026
Lolos dari Gorontalo, Polda Metro Jaya Amankan 54 Ton Batu Hitam, Lima Orang Ditangkap

Lolos dari Gorontalo, Polda Metro Jaya Amankan 54 Ton Batu Hitam, Lima Orang Ditangkap

Saturday, 24 October 2026
Gubernur Gusnar Ismail Temui Wamen ATR/BPN Ossy Dermawan

Gubernur Gusnar Ismail Temui Wamen ATR/BPN Ossy Dermawan

Thursday, 22 October 2026
Gedung PN Suwawa Ludes Terbakar

Gedung PN Suwawa Ludes Terbakar

Thursday, 22 October 2026
Inovasi Pemkot dan BTN: Kartu AIR Belajar Pantau Kehadiran dan Dorong Budaya Menabung

Gubernur Minta Klarifikasi Soal Demo ASN, Adhan: Saya Bukan Bawahannya

Wednesday, 21 October 2026
Next Post
Ditemani istrinya, Luhut mengungkapkan kondisinya saat ini yang tengah menjalani recovery di RS Singapura. -Tangkapan layar instagram@luhut.pandjaitan-

Luhut Presiden

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 30 Juli 2026

Rekomendasi

Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi (Bukan) Kewajiban Negara

Vietnam Melompat ke Depan, Indonesia Melompat di Tempat

Tuesday, 27 October 2026
Basri Amin

Generasi Penerus dan Generasi “Terus-Menerus”

Monday, 26 October 2026
Hendak Dipasok ke Tambang Ilegal, 30,1 Ton Solar Bersubsidi Diamankan Polisi

Hendak Dipasok ke Tambang Ilegal, 30,1 Ton Solar Bersubsidi Diamankan Polisi

Tuesday, 27 October 2026
Muhammad Firdaus AF

Sinergi Daerah Kunci Stabilitas Harga Pangan

Wednesday, 28 October 2026

Pos Populer

  • Akui Lecehkan Dua Mahasiswi Bimbingan Sikripsi, Oknum Dosen Serahkan Diri ke Polisi

    Akui Lecehkan Dua Mahasiswi Bimbingan Sikripsi, Oknum Dosen Serahkan Diri ke Polisi

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Generasi Penerus dan Generasi “Terus-Menerus”

    74 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Lolos dari Gorontalo, Polda Metro Jaya Amankan 54 Ton Batu Hitam, Lima Orang Ditangkap

    74 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Demo Jilid II Membayangi Polda, Wakapolda Pasang Kuda-Kuda, Ingatkan Personel Tetap Humanis

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Vietnam Melompat ke Depan, Indonesia Melompat di Tempat

    43 shares
    Share 17 Tweet 11
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 4 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.