Gorontalopost.co.id — Pemerintah Provinsi Gorontalo terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat demi mendorong percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN) di wilayah Gorontalo. Langkah taktis dari Gubernur Gusnar mengemuka dalam Rapat Koordinasi strategis yang digelar di Kantor Kementerian ATR/BPN pada Selasa 20 Oktober 2026.
Pembahasan utama dalam pertemuan itu adalah sertifikasi lahan eks hak guna usaha (HGU) untuk Proyek Strategis Nasional (PSN) di Desa Tolongio, Kabupaten Gorontalo Utara, yang ditargetkan rampung pada pekan pertama Desember 2026.
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) meminta seluruh tahapan penyelesaian lahan tersebut dipercepat sesuai jadwal. Target itu ditegaskan Wakil Menteri ATR/BPN Ossy Dermawan dalam rapat bersama Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail di Jakarta, Selasa (20/10/2026).
Ossy meminta Kantor Wilayah ATR/BPN Provinsi Gorontalo menuntaskan proses sertifikasi secara terukur sesuai linimasa yang telah ditetapkan. Penyelesaian lahan Tolongio menjadi salah satu fokus pembahasan karena prosesnya telah berlangsung cukup lama.
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Gusnar juga melaporkan progres pembangunan Bendungan Bulango Ulu yang telah mencapai 98 persen. Ia meminta dukungan percepatan pembebasan lahan, khususnya pada area yang berasal dari lahan eks transmigrasi, untuk mendukung penyelesaian proyek tersebut.
Pertemuan itu membahas percepatan penyelesaian persoalan pertanahan yang berkaitan dengan proyek strategis di Gorontalo. Pemprov Gorontalo berharap proses sertifikasi dan pembebasan lahan dapat segera dituntaskan agar pembangunan berjalan sesuai target dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat. (tro/*)











Discussion about this post