logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Ekonomi Bisnis

Kemarau, Petani Rica Gagal Panen

Lukman Husain by Lukman Husain
Friday, 3 November 2023
in Ekonomi Bisnis, Headline
0
Petani rica di Desa Omayuwa, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato saat menyiram tanaman, Selasa (31/10). (Foto Aas Ome)

Petani rica di Desa Omayuwa, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato saat menyiram tanaman, Selasa (31/10). (Foto Aas Ome)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.id, GORONTALO – Musim kemarau yang berkepanjangan membuat petani cabe rawit alias rica di Desa Omayuwa, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato was-was akan hasil panennya.

Beni dqn Sarco, petani yang diwawancarai Gorontalo Post mengatakan musim kemarau yang sudah berkepanjangan membuat pohon rica mati sehingga harus kembali menanam pohon cabai baru.

Bukan hanya milik mereka, tetapi pohon rica milik petani lain yang berada di sekitar kebun merekapun mati dan tak lagi berbuah.

Lanjut Beni, dampak kemarau ini membuat para petani berinisiatif menyiram tanaman cabai seminggu dua kali dengan menggunakan mesin pemompa air.

Related Post

Wow! Bazar Emas di Pegadaian ‘Biawu’, Saatnya Investasi Emas dengan Harga Terjangkau dan Bisa Dicicil

Sempat Disegel Warga, Kantor Desa Toto Utara Sudah Buka Kembali

Wagub Idah Syahidah Sampaikan Rancangan KUA-PPAS Perubahan 2026 ke DPRD

Perkuat Distribusi B50 di Sulawesi, Pertamina Operasikan Ship to Ship Kolonodale

Sebab jika tidak disiram tanam rica ini akan gagal panen karena hujan tak kunjung turun.

Hal ini dilakukan agar hasil panen bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari, sebab hanya dari cabailah petani memperoleh pendapatan per minggunya.

Sarco istri dari Beni juga mengatakan setelah mereka melakukan penyiraman terhadap tanaman rica, selanjutnya proses pupuk dilakukan terhadap tanaman tersebut dengan menggunakan pupuk ponska.

Proses penyiraman tanaman sebenarnya bisa dilakukan setiap hari, namun ekonomi yang menurun, Beni hanya bisa melakukan penyiraman tanaman cabai sebanyak dua kali dalam seminggu.

Sebab sekali melakukan penyiraman mereka harus menyiapkan Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan harga Rp100 ribu sampai Rp150 ribu untuk sekali siram saja.(MG02/dan)

Tags: Ekonomi BisnisGagal Penenmusim kemarauPetani Rica

Related Posts

Wagub Idah Syahidah Sampaikan Rancangan KUA-PPAS Perubahan 2026 ke DPRD

Wagub Idah Syahidah Sampaikan Rancangan KUA-PPAS Perubahan 2026 ke DPRD

Tuesday, 28 July 2026
Wow! Bazar Emas di Pegadaian ‘Biawu’, Saatnya Investasi Emas dengan Harga Terjangkau dan Bisa Dicicil

Wow! Bazar Emas di Pegadaian ‘Biawu’, Saatnya Investasi Emas dengan Harga Terjangkau dan Bisa Dicicil

Tuesday, 28 July 2026
Sempat Disegel Warga, Kantor Desa Toto Utara Sudah Buka Kembali

Sempat Disegel Warga, Kantor Desa Toto Utara Sudah Buka Kembali

Tuesday, 28 July 2026
Perkuat Distribusi B50 di Sulawesi, Pertamina Operasikan Ship to Ship Kolonodale

Perkuat Distribusi B50 di Sulawesi, Pertamina Operasikan Ship to Ship Kolonodale

Monday, 27 July 2026
Kades Toto Utara, Tolak Keinginan Bupati, Dicopot

Kades Toto Utara, Tolak Keinginan Bupati, Dicopot

Monday, 27 July 2026
11 WNA Ditemukan Selamat, Satu Awak Kapal Masih Hilang di Teluk Tomini

11 WNA Ditemukan Selamat, Satu Awak Kapal Masih Hilang di Teluk Tomini

Saturday, 25 July 2026
Next Post
Penetapan tersangka oknum ASN Kota Gorontalo inisial RAG oleh penyidik Polres Gorontalo Kota belum lama ini. (Foto: dok)

Sanksi Tersangka Oknum ASN Kota Menunggu Putusan Inkrah

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 27 Juli 2026

Rekomendasi

Independensi Habibie

Independensi Habibie

Tuesday, 28 July 2026
Pelaku Pencurian di Rumah Kos Dibekuk

Pelaku Pencurian di Rumah Kos Dibekuk

Tuesday, 28 July 2026
Penanganan Konflik Tambang Batu Gergaji Disorot

Penanganan Konflik Tambang Batu Gergaji Disorot

Tuesday, 28 July 2026
Polusi Pabrik Tahu Makan Korban, Seorang Bocah Dilarikan ke RSAS Akibat Sesak Napas

Polusi Pabrik Tahu Makan Korban, Seorang Bocah Dilarikan ke RSAS Akibat Sesak Napas

Tuesday, 28 July 2026

Pos Populer

  • Wujudkan Kebiasaan Sadar Lalu Lintas Usia Dini, BPTD Kelas II Gorontalo Gandeng Guru TK/PAUD

    Wujudkan Kebiasaan Sadar Lalu Lintas Usia Dini, BPTD Kelas II Gorontalo Gandeng Guru TK/PAUD

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Independensi Habibie

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Kota yang Terluka

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • AHM Technical Skill Contest 2026, PT DAW Utus Dua Wakil Terbaik

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Kasus Penganiayaan Guru Dua Tahun Mandek. Kasatreskrim Pastikan Pekan Ini Berkasnya ke Kejaksaan

    35 shares
    Share 14 Tweet 9
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.